80 Saksi Beri Keterangan Dibakarnya Dua Kantor Distrik di Fakfak

Jumat, 25 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi.

MANOKWARI – Situasi di Kabupaten Fakfak, Papua Barat dipastikan mulai kondusif dalam sepuluh hari usai dibakarnya Kantor Distrik Kramomongga pada Selasa (15/8/2023) malam lalu dan Kantor Distrik Fakfak Tengah, Jumat (18/8/2023) pagi oleh orang tidak dikenal (OTK).

Pengungkapan atas kasus dibakarnya kedua kantor distrik itu dipastikan masih berlanjut.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi, mengatakan Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, telah meminta Wakapolda Papua Barat, Brigjen Pol Patrige Rudolf Renwarin, dan Direktur Kriminal Umum Polda Papua Barat, Kombes Pol Novia Jaya dan Tim Laboratorium Forensik untuk bertolak ke Fakfak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim Labfor kita sudah lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” kata Adam Erwindi saat ditemui di Kawasan Sowi Gunung, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Jumat (25/8/2023).

Baca Juga :  Persiapan KPU Mimika Jelang Pendaftaran Paslon Bupati dan Wakil Bupati

Adam menambahkan Kapolres Fakfak, AKBP Hendriyana, menyebut ada 80 saksi yang sudah diperiksa dan akan dikembangkan.

“Beliau berharap mohon waktu. Nanti disampaikan hasilnya. Mudah-mudahan bisa membuat titik terang,” kata Adam.

Adam menyatakan, hasil pemeriksaan saksi sudah mengarah kepada pelaku pembakaran.

“Informasi dari Kapolres Fakfak seperti itu. Beliau memohon waktu. Beberapa hari lagi akan dilaksanakan rilis,” tuturnya.

Akan tetapi, Adam menyampaikan bahwa saat ini polisi juga masih mendalami adakah kelompok tertentu maupun motif dendam pribadi dalam pembakaran kedua kantor distrik itu. Polisi juga mendalami adakah keterkaitan antara dua kejadian dibakarnya kantor distrik.

Adam mengatakan, awalnya sebagian saksi takut memberikan keterangan. Namun, sampai 80 orang dimintai keterangan, menurutnya telah ada keberanian mengungkap informasi dibakarnya kedua kantor distrik.

“Memang ada kemungkinan seperti itu (diancam). Makanya mereka takut memberikan informasi. Itu (diancam) setelah kejadian, tapi sekarang masyarakat sudah mulai beri informasi,” terangnya.

Baca Juga :  Dandim 1710/Mimika: Tak Ada Anggota Kodim Jadi Korban Kebakaran di Sentra Pendidikan

Walaupun begitu, Adam meminta masyarakat di sekitar lokasi kejadian agar berani memberikan keterangan. Sebab, ada sejumlah masyarakat yang masih enggan memberikan keterangan karena takut.

“Silakan memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Kita jamin kerahasiaannya pelapor itu sehingga tidak akan diketahui bahwa dia telah memberikan informasi itu,” jelas Adam.

Sementara itu, Adam memastikan polisi sudah mengantongi sejumlah barang bukti. Namun, diakuinya itu belum dapat diungkapkan saat ini.

“Tunggu rilis resmi saja baru disampaikan,” ungkapnya.

Adam berharap rilis resmi atas dibakarnya dua kantor distrik terungkap sebelum satu pekan ke depan.

Kata Adam, kondusifnya situasi di Distrik Kramomongga dan Distrik Fakfak Tengah ditandai dengan dua kegiatan masyarakat yakni pentas seni dan karnaval yang dibuka langsung Bupati Fakfak, Untung Tamsil.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT

Suasana di sekitar lokasi kejadian saat dikerumuni warga setempat dan polisi pada Sabtu malam, 12 September 2026. (Foto: Polres Mimika)

Hukrim

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:14 WIT