Home / DPR

MRP Papua Tengah Tekankan Transparansi Kerja Pansel DPRK Mimika

Ahmad

Sabtu, 19 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak. (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak. (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

MIMIKA – Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah menekankan transparansi kerja Panitia Seleksi (Pansel) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika pada semua tahapan.

Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak mengatakan, Pansel tak boleh bekerja secara diam-diam dan harus melaksanakan semua tahapan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia meminta agar dalam kesempatan ini, Pansel DPRK Mimika dapat mengakomodir putra-putri Orang Asli Papua (OAP) khususnya dua suku besar Mimika, yakni Amungme dan Kamoro.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agustinus juga mendesak agar Pansel maupun pihak-pihak manapun yang terkait menutup ruang-ruang tersebut.

Baca Juga :  Pasukan Palopo dan Pong Intan Squad di Mimika Dukung AIYE

Agustinus menjelaskan, desakan ini dilayangkan karena pada tahapan sosialisasi, Pansel menyampaikan bahwa masing-masing lembaga adat dapat mengusulkan masing-masing calon sebanyak 3 orang.

Sehingga, ia meminta agar kebijakan tersebut tidak perlu diberlakukan dan siapapun yang ingin berpartisipasi dalam DPRK jalur otonomi khusus (Otsus) dapat mendaftarkan diri.

“Orang Amungme dan Kamoro masyarakat asli di sini sudah urus persyaratan dan lembaga adat yang berdiri di kabupaten ini sudah memberikan rekomendasi masing-masing sehingga saya sampaikan agar memberikan peluang supaya mereka yang sudah urus persyaratan mereka harus mendaftar,” kata Agustinus, saat ditemui di Hotel Cenderawasih 66, Sabtu (19/10/2024).

Baca Juga :  Pleno Pengundian Nomor Urut Paslon Nduga: Namia-Obed 1, Dinard-Yoas 2

“Mau lolos dan tidak itu bukan soal tapi mereka barus terlibat,” katanya menambahkan.

Agustinus menyebutkan, jika tahapan ini dilakukan secara tertutup maka akan ada dampak negatif yang terjadi. Sebab, masyarakat tentunya tidak akan menerima dan ini akan menjadi masalah.

Ia menilai, jika hal ini dilakukan secara tertutup maka dapat dipastikan bahwa ada unsur kepentingan di dalamnya.

“Jangan sampai orang-orang yang punya potensi dan bisa bekerja membangun daerah malah dikorbankan. Oleh karena itu harus terbuka,” pungkasnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fraksi Gerakan Bersatu Desak Pemkab Mimika Wajibkan Perusahaan Prioritaskan OAP
Fraksi Eme Neme Yauware Desak Puskesmas 24 Jam dan Soroti Krisis Air Bersih di Mimika
DPRK Mimika Maklumi Ketidakhadiran Bupati, Berharap Hadir pada Sidang LKPJ Berikutnya
DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif
Rencana Penerapan Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Perlu Kajian yang Matang
SPBU SP 2 Disanksi, DPRK Mimika Wanti-wanti Penimbunan Pertalite
DPRK Mimika Usulkan Perda Pendidikan, Jamin Kelanjutan Kuliah Lulusan SMA
Dorong Kampung Nelayan Merah Putih di Poumako Mimika, John Gobay Soroti Krisis BBM

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:48 WIT

Fraksi Gerakan Bersatu Desak Pemkab Mimika Wajibkan Perusahaan Prioritaskan OAP

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:42 WIT

Fraksi Eme Neme Yauware Desak Puskesmas 24 Jam dan Soroti Krisis Air Bersih di Mimika

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:16 WIT

DPRK Mimika Maklumi Ketidakhadiran Bupati, Berharap Hadir pada Sidang LKPJ Berikutnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:07 WIT

DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:07 WIT

Rencana Penerapan Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Perlu Kajian yang Matang

Berita Terbaru