Hingga November 2024, SAR Timika Tangani 25 Kejadian di Mimika

Ahmad

Rabu, 20 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pencarian korban oleh Tim SAR. (Foto: Istimewa/Humas SAR Timika)

Ilustrasi pencarian korban oleh Tim SAR. (Foto: Istimewa/Humas SAR Timika)

MIMIKA – Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika mencatat, sejak Januari hingga November 2024 telah terjadi 25 kejadian di Kabupaten Mimika.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y. Batlajery menerangkan, adapun jumlah kecelakaan tersebut, 19 diantaranya merupakan kecelakaan laut, 1 bencana dan 5 kondisi membahayakan manusia (KMM).

“Untuk kecelakaan pesawat puji Tuhan tahun ini tidak ada dan kita berharap tidak ada terus,” terang Charles, Selasa (19/11/2024).

“Yang kelima kecelakaan dengan penanganan khusus, ini di Mimika relatif tidak ada. Ini adanya di kota-kota besar seperti Jakarta yang menggunakan transportasi MRT LRT dan lain-lain,” tambahnya.

Dari jumlah kejadian di atas, kata Charles jumlah korban yang selamat sebanyak 245 orang. Kemudian, jumlah korban meninggal dunia 9 orang dan jumlah korban yang hilang 12 orang.

Dengan jumlah tersebut, maka total korban yang ditangani oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika sebanyak 286 orang.

Charles mengatakan, atas hal tersebut di atas maka kantor Pencarian dan Pertolongan Timika akan terus meningkatkan koordinasi antar instansi yang berpotensi SAR serta pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Dinkes Mimika Serahkan 10 Armada Transportasi untuk Sejumlah Puskesmas

Pihaknya juga akan terus memperkuat kinerja potensi pencarian dan pertolongan dengan potensi SAR yang terkoordinasi dan berkelanjutan.

“Kita tingkatkan sinergitas dalam memberikan pelayanan SAR di wilayah Kabupaten Mimika,” katanya.

“Kami menambahkan bahwa Basarnas atau Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika tidak mengenal wilayah administratif tapi berdasarkan tingkat kecelakaan,” pungkasnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Mimika Gandeng Litbang Kompas Gelar Kajian Kinerja dan Kepuasan Publik
Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi
Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga
Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat
Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal
Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi
Realisasi Anggaran Mimika Capai 50,11 Persen: BPKAD Ingatkan Kualitas Proyek dan Keterlambatan OPD
Gerbang Emas Mimika, Bupati Dorong UMKM dan Perluasan Lapangan Kerja

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:34 WIT

Pemkab Mimika Gandeng Litbang Kompas Gelar Kajian Kinerja dan Kepuasan Publik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:13 WIT

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:11 WIT

Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIT

Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal

Berita Terbaru

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kesehatan

Generasi Muda Mimika di Tengah Bayang-Bayang Bahaya HIV-AIDS

Selasa, 3 Nov 2026 - 17:30 WIT

Korban saat tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. (Foto: Polsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin)

Hukrim

ASN Korban Penikaman di Ilaga Puncak Dirujuk ke Makassar

Senin, 2 Nov 2026 - 20:59 WIT

Korban penikaman di Ilaga, Kabupaten Puncak. (Foto: Satgas ODC)

Peristiwa

Seorang ASN Ditikam OTK di Ilaga Puncak

Senin, 2 Nov 2026 - 20:50 WIT