Arus Mudik Nataru, Pelni Angkut 1.600-an Orang Keluar Timika

Endy Langobelen

Jumat, 13 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kapal Pelni berlabuh di Pelabuhan Poumako, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Pelni Cabang Timika)

Ilustrasi kapal Pelni berlabuh di Pelabuhan Poumako, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Pelni Cabang Timika)

MIMIKA – Dalam masa arus mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), terdata sebanyak 1.600-an orang keluar dari Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menggunakan kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).

Hal itu disampaikan Kepala Pelni Cabang Timika, Rahmansyah Chaidir, saat diwawancarai melalui telpon WhatsApp, Jumat (13/12/20224) siang.

Rahmansyah mengatakan bahwa pelayanan kapal Pelni untuk arus mudik telah dimulai sejak 2 Desember 2024 dan puncaknya pada 12 Desember 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada 2 Desember 2024, jumlah penumpang yang naik dari Timika sekitar 675 orang. Sedangkan pada puncak arus mudik kemarin itu hampir seribu orang, sekitar 975 orang. Jadi, total kurang lebih 1.600-an orang yang mudik tahun ini,” ujarnya.

Dari jumlah yang ada, tujuan keberangkatan paling banyak menuju Kota Tual, Provinsi Maluku, yakni sebanyak 700-orang.

Baca Juga :  Honorer Mimika Ditekankan Rajin Berkantor dan Tidak Selingkuh

Lebih lanjut dikatakan jika dibandingkan dengan tahun 2023 lalu, jumlah penumpang yang mudik saat ini tidak begitu mengalami peningkatan yang signifikan.

“Kalau perbandingan jumlah penumpang mudik dengan tahun lalu, tidak terlalu signifikan tapi kalau arus balik ini, saya perkirakan itu naik 10 persen. Arus balik ini pasti paling banyak. Kita akan hitung jumlahnya dari tanggal 25 Desember 2024 sampai 16 Januari 2025,” katanya.

Rahmansyah menyampaikan, dalam massa arus mudik dan arus balik Nataru kali ini, pihaknya menyediakan empat kapal untuk melayani masyarakat. Keempat kapal itu yakni KM Tatamailau, KM Sirimau, KM Leuser, kapal perintis KM Sabuk Nusantara 75.

“KM Sirimau dan Leuser kita hitung arus balik saja. Sirimau nanti tiba di Pelabuhan Poumako Timika tanggal 25 Desember 2024,” tuturnya.

Baca Juga :  Freeport dan Masyarakat Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Mimika

Berkaitan dengan arus balik, dia mengimbau kepada masyarakat untuk membeli tiket melalui aplikasi Pelni yang tersedia di Play Store.

“Untuk calon-calon penumpang belilah tiket dari jauh-jauh hari. Silakan booking tiket di aplikasi Pelni mobile atau bisa juga ke Kantor Pelni. Kantor buka dari Senin sampai Sabtu,” tuturnya.

Di samping itu, Rahmansyah juga menyampaikan bahwa selama masa arus mudik maupun arus balik, kondisi gelombang laut masih memungkinkan bagi kapal PT Pelni untuk berlayar.

“Sesuai informasi dari BMKG, kemarin itu yang di-warning untuk kapal-kapal kecil saja, seperti kapal nelayan, kapal kargo atau LCT itu yang beresiko. Tinggi gelombang kan 1,2 meter sampai 2 meter, jadi untuk kapal kita yang besar alhamdulillah tidak terlalu berpengaruh,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Pelni Timika Pastikan Tiket Kapal Aman Selama Libur Sekolah 2026

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Berita Terbaru

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 melakukan olah TKP kasus pembakaran di Jalan Paradiso, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Peristiwa

Warung Kopi Dibakar Dini Hari di Yahukimo

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:12 WIT