Dua Kelompok Warga Bertikai di Jalan Baru Timika Sepakat Tak Lanjut Perang

Ahmad

Jumat, 27 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha, didampingi Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf. M. Slamet Wijaya, melakukan pertemuan dengan salah satu kelompok, di ruang Ops Polri Polres Mimika, Kamis (26/12/2024) malam, (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha, didampingi Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf. M. Slamet Wijaya, melakukan pertemuan dengan salah satu kelompok, di ruang Ops Polri Polres Mimika, Kamis (26/12/2024) malam, (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

MIMIKA – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mimika, AKBP I Komang Budiartha, mengatakan dua kelompok warga yang terlibat pertikaian di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada 25 Desember 2024 lalu telah bersepakat agar masalah tersebut tidak dilanjutkan.

Hal itu disepakati setelah otoritas keamanan di Kabupaten Mimika melakukan pertemuan dengan kedua belah pihak di Kantor Pelayanan Polres Mimika pada Kamis (26/12/2024) malam.

Dalam pertemuan itu, Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha didampingi Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf. M. Slamet Wijaya memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak secara bergantian untuk mencari jalan keluar atas persoalan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi, untuk kejadian yang terjadi belakangan ini kedua belah pihak sebenarnya tidak menginginkan ada perang lanjutan,” kata Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha saat ditemui Kamis malam.

Baca Juga :  Kronologi Warga Mimika Temukan Mayat saat Mancing

“Kami sudah panggil perwakilan-perwakilan semua dan menyepakati (peraga) tidak dilanjutkan. Tapi kita masih mengikuti adat dari pihak atas. Jadi, besok akan dilakukan tanda tangan kesepakatan kepada seluruh kelompoknya di lapangan,” ujarnya menambahkan.

Kapolres menegaskan, pertikaian ini bukanlah perang suku. Para pihak yang bertikai masih memiliki ikatan kekeluargaan, satu marga yaitu Dolame.

Nantinya, para pihak akan melakukan penandatanganan pernyataan di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan C Heatubun, pada Jumat 27 Desember 2024.

Penandatanganan tersebut dimaksudkan agar pihak keluarga besar tahu sehingga tidak terjadi provokasi atau apapun yang mengakibatkan berkembangnya gangguan kamtibmas.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Mimika agar tidak terpancing isu-isu negatif maupun informasi yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca Juga :  Tiba di Timika, Duta Besar Vatikan Terkesan dengan Sambutan Adat Papua

“Masalah ini ditutup, tapi mekanismenya nanti besok di lapangan karena ini menyangkut keluarga besar jadi biar keluarga besar itu mengetahui bahwa masalah ini ditutup,” ujarnya.

Adapun pertikaian ini terjadi pada Rabu 25 Desember 2024 di mana dua kelompok warga terlibat pertikaian di Jalan C Heatubun antara kelompok Komplek KPPN dan kelompok Komplek Bandara.

Akibat dari pertikaian tersebut, seorang pria dilaporkan tewas dipanah. Korban yang meninggal dunia diketahui berinisial TK.

Sementara itu, sampai saat ini pihak kepolisian dibantu personel Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua dan Kodim 1710/Mimika masih berjaga di lokasi.

“Jadi kita masih standby di sana sampai kesepakatan itu besok,” pungkas Kapolres.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika
Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika
Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika
SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua
Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp312 Juta, Dua Pengedar Lama Dibongkar
Anggota KKB Penembak Warga Sipil di Puncak Jaya Ditangkap di Mimika
Dua Orang Terluka dalam Bentrok Antar Pemuda di Gorong-gorong Timika

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIT

Peredaran Sopi Picu Gangguan Keamanan, Aparat Gabungan Tertibkan Pasar Sentral Timika

Senin, 27 April 2026 - 23:14 WIT

SOMAP: Segera Hentikan Kekerasan Militer di Papua

Senin, 27 April 2026 - 21:52 WIT

Narkoba Masih Intai Mimika, 11 Tersangka Ditangkap dalam Empat Bulan

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT