Mei 2025, Makanan, Minuman, dan Tembakau jadi Penyumbang Inflasi di Mimika

Ahmad

Minggu, 8 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi inflasi. (Foto: Istimewa/universalbpr)

Ilustrasi inflasi. (Foto: Istimewa/universalbpr)

MIMIKA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika mencatat bahwa pada Mei 2025, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi di Timika. Pada bulan tersebut, inflasi tahunan (year-on‑year/y‑on‑y) mencapai 2,88 persen, sementara terjadi deflasi bulanan (month‑to‑month/m‑to‑m) sebesar 0,28 persen.

Dalam Berita Resmi Statistik (BRS) yang diterbitkan oleh BPS Kabupaten Mimika, disebutkan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Mei 2025 berada di angka 112,41. Inflasi y‑on‑y ini terjadi karena kenaikan indeks pada beberapa kelompok pengeluaran:

Makanan, minuman, dan tembakau: +3,41%

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga: +0,91%

Kesehatan: +6,91%

Transportasi: +0,35%

Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan: +0,92%

Pendidikan: +1,09%

Penyediaan makanan dan minuman/restoran: +6,67%

Perawatan pribadi dan jasa lainnya: +11,40%

Sementara itu, penurunan indeks (deflasi) terjadi pada kelompok:

Pakaian dan alas kaki: –0,41%

Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga: –0,25%

Rekreasi, olahraga, dan budaya: –1,15%

Tingkat deflasi bulanan (m‑to‑m) di Timika pada Mei 2025 mencapai 0,28 persen, dan inflasi kumulatif sejak awal tahun (year‑to‑date/y‑to‑d) adalah 1,70 persen.

📈 Indeks Harga Konsumen dan Inflasi

IHK Mei 2024 = 109,26

IHK Mei 2025 = 112,41

Inflasi y‑on‑y = 2,88%

Deflasi m‑to‑m = 0,28%

Inflasi y‑to‑d = 1,70%

Rincian Per Kelompok Pengeluaran

  1. Makanan, Minuman, dan Tembakau

IHK naik dari 113,35 (Mei 2024) menjadi 117,22 (Mei 2025) → +3,41% y‑on‑y.

Subkelompok:

Rokok dan tembakau +7,92% (tertinggi)

Minuman tidak beralkohol +1,96% (terendah)

Minuman beralkohol tidak berubah

Kontributor inflasi y‑on‑y terbesar:

Daging babi +1,17%, ikan kembung +0,33%, SKM +0,21%, minyak goreng +0,20%, gula pasir & kecambah masing‑masing +0,08%, donat/SKT/pisang masing‑masing +0,07%, SPM +0,05%, khomoditas lain 0,02–0,04%.

Baca Juga :  Jalan Sunyi Polisi Kawan Pendidikan di Kapiraya

Deflasi y‑on‑y: kangkung –0,25%, cabai rawit –0,24%, beras –0,22%, dan lainnya –0,01–0,16%.

Dampak deflasi m‑to‑m sebesar 0,63%, dengan komoditas seperti cabai rawit (–0,32%), ikan kembung (–0,06%), telur ayam ras (–0,05%). Inflasi m‑to‑m didorong oleh minyak goreng +0,04%, beras/bawang putih +0,03%, kopi bubuk +0,02%, serta kangkung, jahe, ketimun, SKM, wortel, santan, bawang merah, jagung manis masing‑masing +0,01%.

  1. Pakaian dan Alas Kaki

Deflasi y‑on‑y sebesar 0,41% (IHK turun dari 100,93 menjadi 100,52).

Subkelompok pakaian –0,53%, alas kaki +0,06%.

Kontributor deflasi: celana pendek pria –0,02%; inflasi: ongkos jahit +0,01%.

  1. Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga

Deflasi y‑on‑y 0,25% (IHK turun dari 104,55 menjadi 104,29).

Subkelompok listrik dan bahan bakar –0,77%, pemeliharaan/perbaikan rumah +1,34%, sewa/t kontrak tidak berubah.

Kontributor deflasi: bahan bakar rumah tangga –0,05%, inflasi: kayu balokan +0,02%.

  1. Perlengkapan, Peralatan, Pemeliharaan Rumah Tangga

Inflasi y‑on‑y 0,91% (106,50 → 107,47).

Subkelompok: furnitur/alat karpet +5,19%, perlengkapan kebun +0,21%, barang pecah belah –0,12%, tekstil rumah tangga –1,17%.

Kontributor inflasi: AC, kasur, pembersih lantai, sabun cair masing‑masing +0,01%; deflasi: sabun detergen bubuk –0,01%.

  1. Kesehatan

Inflasi y‑on‑y 6,91% (101,42 → 108,43).

Subkelompok: jasa kesehatan lainnya +30,74% (tertinggi), rawat jalan +2,22%, obat & produk kesehatan –0,02%.

Kontributor inflasi: tarif laboratorium +0,18%, rumah sakit +0,04%, dokter spesialis +0,02%, obat resep/dokter umum/gosok masing‑masing +0,01%; deflasi: obat penurun panas & batuk –0,01%.

  1. Transportasi

Inflasi y‑on‑y 0,35% (109,89 → 110,27).

Subkelompok: jasa pengiriman barang +22,83% (tinggi), alat transportasi pribadi +0,69%, angkutan penumpang –4,47%.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Gelar Pasar Murah 18–19 Desember untuk Stabilkan Harga Sembako Jelang Nataru

Kontributor inflasi: mobil +0,05%, sepeda motor +0,03%, servis & oli +0,02%, ban & pengiriman +0,01%; deflasi: angkutan udara –0,08%, bensin –0,04%, sepeda –0,01%.

Deflasi m‑to‑m: angkutan udara –0,03%.

  1. Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan

Inflasi y‑on‑y 0,92% (100,78 → 101,71). Subkelompok: layanan info dan komunikasi +1,59%, peralatan info & komunikasi –1,68%, jasa keuangan tidak berubah.

Kontributor inflasi: biaya jaringan TV +0,09%, speaker +0,01%; deflasi: telepon seluler –0,03%. Inflasi m‑to‑m: tarif pulsa ponsel +0,03%.

  1. Rekreasi, Olahraga, dan Budaya

Deflasi y‑on‑y 1,15% (103,94 → 102,74). Subkelompok: barang rekreasi & olahraga –3,96%, koran/buku/perlengkapan sekolah +0,13%, layanan rekreasi & olahraga tidak berubah.

Kontributor utama: sepeda anak –0,01%. Tidak berkontribusi signifikan pada deflasi/inflasi m‑to‑m.

  1. Pendidikan

Inflasi y‑on‑y 1,09% (101,34 → 102,44). Subkelompok: PAUD & dasar +2,67%, menengah +0,14%, tinggi tidak berubah.

Kontributor inflasi: taman kanak-kanak +0,03%, SD/SMP masing-masing +0,01%; deflasi: SMA –0,01%. Tidak signifikan pada m‑to‑m.

  1. Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran

Inflasi y‑on‑y 6,67% (112,06 → 119,54).

Subkelompok: jasa pelayanan makanan & minuman +6,67%.

Kontributor y‑on‑y: nasi lauk +0,17%, sayur olahan +0,03%, sate +0,02%, gado-gado/ikan goreng/ikan bakar +0,01%.

Inflasi m‑to‑m: sate +0,01%.

  1. Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya

Inflasi y‑on‑y 11,40% (117,50 → 130,89).

Subkelompok: perawatan pribadi lainnya +29,89%, perawatan pribadi +0,92%, jasa lain tidak berubah.

Kontributor y‑on‑y: emas perhiasan +0,71%, sabun mandi & bedak masing‑masing +0,01%; deflasi: parfum –0,01%. Tidak signifikan pada m‑to‑m.


Perbandingan Inflasi Antar Tahun

Mei 2023 y‑on‑y: 6,04%

Mei 2024 y‑on‑y: 4,31%

Mei 2025 y‑on‑y: 2,88%

Mei 2023 y‑to‑d: 1,60%

Mei 2024 y‑to‑d: 2,79%

Mei 2025 y‑to‑d: 1,70%

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHLS Gelar Bazaar di SAGA Waena, Tawarkan 15 Ribu Perkakas Rumah Tangga
Defisit Rp600 Miliar Mengintai, Mimika Percepat Diversifikasi Ekonomi
Menuju Penerapan Perda Perlindungan UMKM OAP, Pemkab Mimika Mulai Lakukan Sosialisasi
Lonjakan Harga Plastik Tekan Usaha di Mimika
Bupati Mimika Pastikan Stok LPG Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying
Menteri Koperasi Resmikan Koperasi Merah Putih Atuka, Siap Jadi Model Nasional
Koperasi Merah Putih Atuka, Simbol Kehadiran Negara di Pesisir Mimika
Koperasi Merah Putih Atuka Jadi Pilot Project Penguatan Ekonomi Pesisir Mimika

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:21 WIT

IHLS Gelar Bazaar di SAGA Waena, Tawarkan 15 Ribu Perkakas Rumah Tangga

Selasa, 21 April 2026 - 22:32 WIT

Defisit Rp600 Miliar Mengintai, Mimika Percepat Diversifikasi Ekonomi

Senin, 13 April 2026 - 14:17 WIT

Menuju Penerapan Perda Perlindungan UMKM OAP, Pemkab Mimika Mulai Lakukan Sosialisasi

Minggu, 12 April 2026 - 06:37 WIT

Lonjakan Harga Plastik Tekan Usaha di Mimika

Sabtu, 11 April 2026 - 12:46 WIT

Bupati Mimika Pastikan Stok LPG Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT