MIMIKA — Korps PMII Putri (KOPRI) Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Mimika merayakan hari lahir (Harlah) ke-58 KOPRI PMII dengan menggelar dialog kepemudaan pada Minggu (30/11/2025).
Dialog kepemudaan yang bertajuk “Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah” itu berlangsung di Hotel Horison Ultima, Jalan Hasanuddin, Timika, Papua Tengah.
Dialog tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Sekretaris Kesbangpol Mimika, Alfasiah; Ketua DPRD Mimika, Primus Natikapareyau; serta tokoh pemuda Arifin Muhammad Letsoin. Kegiatan dipandu oleh moderator Nurwahida Ulima.
Ketua KOPRI PMII Cabang Mimika, Wisma Safitri Manuputty, melalui sambutannya menegaskan bahwa pemuda memiliki posisi strategis dalam mendorong kemajuan Kabupaten Mimika.
Ia menyebutkan bahwa energi, kreativitas, dan keberanian generasi muda menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
“Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa pemuda adalah aset yang tak ternilai dalam pembangunan Kabupaten Mimika,” ujarnya.
Menurut Wisma, keterlibatan aktif pemuda dalam isu inovasi, keberlanjutan lingkungan, politik, dan sosial akan menjadikan Mimika sebagai wilayah yang dinamis dan progresif.
Ia menekankan perlunya kolaborasi yang kuat antarsemua pihak untuk memastikan arah pembangunan berjalan inklusif.
“Dengan keterlibatan aktif mereka dalam inovasi, keberlanjutan lingkungan, politik, dan sosial, kabupaten ini dapat tumbuh menjadi wilayah yang dinamis dan progresif. Sinergi antara pemuda, masyarakat, dan pemerintah akan menjadi fondasi kokoh dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Wisma juga mengingatkan bahwa perjalanan sejarah bangsa telah menunjukkan kontribusi besar pemuda. Karena itu, generasi muda Mimika perlu memperkuat jati diri serta meningkatkan kapasitas intelektual agar mampu mengambil peran dalam setiap proses pembangunan.
“Maka tentu sebagai kaum pemuda intelektual harus tumbuh tegar dalam membangun jati diri yang kuat serta mengambil peran dalam setiap pembangunan dan mengawal setiap kebijakan pemerintah agar kehidupan masyarakat adil dan sejahtera,” tegasnya.
Ia menutup sambutannya dengan dorongan agar mahasiswa dan pemuda Mimika lebih aktif dan kritis dalam mengawasi arah pembangunan daerah.
“Lewat sambutan saya ini, agar kiranya pemuda dan mahasiswa harus lebih aktif kritis dan tumbuh dalam mengawal setiap kebijakan pembangunan daerah,” ujarnya.
Kegiatan Harlah KOPRI PMII ini diharapkan menjadi momentum memperkuat peran pemuda dalam memperjuangkan tata kelola pembangunan yang lebih responsif, berkeadilan, dan berpihak pada masyarakat.










