Jadi Ketua LMHA Kamoro, Yance Boyau Serukan Kemandirian Lembaga dan Masyarakat

Endy Langobelen

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIMIKA – Ketua Lembaga Musyawarah Hukum Adat (LMHA) Suku Kamoro periode 2025–2030, Yohanes Yance Boyau, menegaskan komitmennya untuk membangun lembaga adat yang mandiri dan bermartabat dalam lima tahun ke depan.

Pesan itu ia sampaikan setelah terpilih melalui sidang adat dan dikukuhkan secara adat bersama jajaran pengurus lainnya.

Ditemui usai pengukuhan, Boyau menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah menata kembali lembaga adat yang selama ini dinilai terbelah dan kurang berfungsi optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Baik, dengan adanya sidang adat dan saya sudah terpilih, saya akan… Lemasko, sementara ini kan ada tigalisme. Setelah terjadi sidang adat, terjadi lembaga hukum adat. Jadi lembaga itu cermin atau koridor suku tersebut,” ujarnya.

“Saya akan bikin lembaga ini ke depan 5 tahun kemudian akan bermartabat dan mandiri,” imbuhnya.

Ia menekankan pentingnya menggerakkan masyarakat Kamoro untuk terlibat aktif dalam lembaga adat, sekaligus membangkitkan kembali tradisi dan adat yang mulai tergerus.

“Ke depan, adat-adat yang sudah tenggelam, saya munculkan kembali bahwa adat orang Kamoro seperti ini. Dengan pameran, patung, ukiran yang ada, ke depan nanti mungkin teriakan masyarakat seperti apa, keluhan masyarakat seperti apa, itu yang saya akan tatah 5 tahun ke depan sesuai dengan visi-misi saya,” jelasnya.

Fokus Pemulihan Budaya dan Pendirian Museum Kamoro

Dalam wawancara tersebut, Boyau juga menyinggung rencana khusus untuk Kamoro Kakuru, salah satu festival berunsur budaya yang menjadi perhatian lembaga adat.

Baca Juga :  Pj Bupati Mimika akan Panggil Kadisdik Selesaikan Persoalan PPPK Guru

“Iya, Kamoro Kakuru itu salah satu perhatian khusus dari lembaga adat dan akan diadakan museum, museum adat, sehingga para pengunjung bisa datang melihat bahwa budaya kami seperti ini lah, budaya yang asli,” katanya.

Upaya itu diharapkan dapat menjadi pusat edukasi dan penguatan identitas masyarakat Kamoro, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk memahami akar budaya mereka.

Pesan Kemanusiaan: Pendidikan, Gizi, dan Kesadaran Masyarakat

Dalam sambutan adat berbahasa daerah, Boyau mengungkapkan keprihatinan mendalam atas kondisi masyarakat pesisir selatan yang disebutnya telah bertahun-tahun tidak mendapat perhatian memadai.

“Maknanya sambutan pertama, Bapak Ibu, kami sudah 10 tahun ini tidak ada yang memimpin kami. Kelaparan melanda daerah kami… anak-anak tak berpendidikan, kesehatannya tidak diperhatikan, terjadi gizi buruk di pesisir pantai selatan ini,” ucapnya.

Ia menegaskan akan turun langsung untuk memastikan wilayah ujung timur hingga barat pesisir Kamoro menjadi fokus perhatian, termasuk melalui program-program pemberdayaan seperti studi banding untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Studi banding itu program saya sehingga salah satunya untuk sadarkan masyarakat yang biasa ketiduran di pasar lama kemudian di jalan-jalan… Saya mau coba bagaimana lembaga ini sehingga masyarakat Kamoro bisa sadar bahwa saya bisa seperti paguyuban yang lain,” tuturnya.

Boyau juga menekankan pentingnya merawat para lansia, anak-anak dalam kondisi gizi buruk, serta kelompok masyarakat yang terlantar.

“Karena ini negeri kami, kami harus jadi tuan di atas negeri kami,” katanya.

Komitmen Menjaga Tapal Batas dan Kamtibmas

Terkait penyelesaian tapal batas dengan daerah tetangga, Boyau menegaskan akan mengembalikan garis batas sesuai penanda leluhur, dan menyelesaikannya melalui dialog damai.

Baca Juga :  Forum Lintas OAP Sorong Raya Nyatakan Dukung Program MBG

“Tapal batas, saya akan tertibkan tapal batas sesuai dengan leluhur kami… Jangan dengan kekerasan, kita dari hati ke hati,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi serta menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

“Saya akan berupaya untuk menjaga kenyamanan, keamanan kamtibmas di kabupaten ini… apalagi hal-hal politik tidak boleh,” tegasnya.

Hasil Pemilihan: Yance Boyau Menang dengan 24 Suara

Dalam musyawarah adat yang digelar di Gedung Tongkonan, Timika, Kamis (4/12/2025), terdapat 10 kandidat yang maju sebagai ketua LMHA.

Boyau memperoleh suara terbanyak dengan 24 suara, diikuti Fredy Sony Atiamona (18 suara) dan Edward Yulianus Omeyaro (14 suara).

Sementara itu, kepengurusan periode 2025–2030 turut menetapkan Fredy Sony Atiamona sebagai Wakil Ketua I, Damianus Samin Wakil Ketua II, Hendrikus Atapemame Wakil Ketua III, dan Edward Yulianus Omeyaro Wakil Ketua IV.

Pemerintah Daerah dijadwalkan segera menerbitkan SK kepengurusan sebagai tindak lanjut pengukuhan adat.

Dengan mandat baru tersebut, Boyau berharap LMHA Suku Kamoro dapat menjadi lembaga adat yang kuat, rapi, dan mampu menjadi sandaran masyarakat.

Amanah itu, kata dia, harus dijalankan dengan kebersamaan.

“Bapak, Ibu yang sudah tidak berdaya mari datang kasih tahu ke luar ke saya… mari kita kerja sama untuk membangun memperbaiki suku kami,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Generasi Inspirasi Ajak Pelajar Timika Bangun Karakter dan Hindari Pergaulan Bebas
SMA YPPGI Mimika Juara 3 Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II
Pengurus Laskar Merah Putih Markas Daerah Papua Tengah Resmi Dilantik
Deklarasi Pemuda Papua Dukung Sopater Sam Satukan KNPI
HMI dan Polda Papua Sepakati Perang Melawan Tambang Ilegal
Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua
KONI Mimika 2026–2030 Resmi Dilantik, Pembinaan Atlet Digencarkan dari Kampung
PB HMI Lantik Badko Papua, Dorong Peran Kritis Sekaligus Mitra Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:54 WIT

Generasi Inspirasi Ajak Pelajar Timika Bangun Karakter dan Hindari Pergaulan Bebas

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:55 WIT

SMA YPPGI Mimika Juara 3 Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II

Senin, 18 Mei 2026 - 23:13 WIT

Pengurus Laskar Merah Putih Markas Daerah Papua Tengah Resmi Dilantik

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:20 WIT

Deklarasi Pemuda Papua Dukung Sopater Sam Satukan KNPI

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:12 WIT

HMI dan Polda Papua Sepakati Perang Melawan Tambang Ilegal

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT