Freeport–UNCEN Perkuat Kolaborasi, Siapkan SDM Unggul Papua

Ahmad

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatangan MoU PTFI – UNCEN oleh Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, bersama Rektor UNCEN, Prof. Dr. Oscar O. Wambrauw SE., M.Sc., agr., untuk membangun kemitraan strategis bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian diseminasi informasi dan pengabdian masyarakat di Papua. (Foto: Dokumen PTFI)

Penandatangan MoU PTFI – UNCEN oleh Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, bersama Rektor UNCEN, Prof. Dr. Oscar O. Wambrauw SE., M.Sc., agr., untuk membangun kemitraan strategis bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian diseminasi informasi dan pengabdian masyarakat di Papua. (Foto: Dokumen PTFI)

MIMIKA – Sinergi dunia industri dan akademisi kembali diperkuat di Papua. Universitas Cenderawasih (UNCEN) bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) guna mendorong pendidikan inklusif dan berkelanjutan.

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UNCEN Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, SE, M.Sc., agr dan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, bersamaan dengan kuliah umum di Gedung Sains dan Kemitraan UNCEN, Jayapura, Rabu (11/3/2026).

Rektor UNCEN menegaskan, kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan kampus dengan industri yang telah terjalin sejak lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah penting dalam penguatan kemitraan strategis Universitas Cenderawasih dengan PT Freeport Indonesia. Ini merupakan kelanjutan dari perjalanan kolaborasi panjang yang telah terjalin dengan baik, termasuk momentum bersejarah serah terima Gedung Sains dan Kemitraan UNCEN pada Desember 2025 lalu,” kata Rektor UNCEN.

Baca Juga :  PTFI Terapkan Budaya Selamat Demi Produksi Aman Berkelanjutan

Menurutnya, kemitraan antara perguruan tinggi dan industri merupakan kunci dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.

“Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama kelembagaan, tetapi merupakan komitmen nyata untuk membangun masa depan Papua melalui pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menekankan pentingnya keselarasan antara kebutuhan industri dan dunia pendidikan.

“Freeport membutuhkan dukungan SDM yang mumpuni untuk menjalankan pertambangan, UNCEN akan mempersiapkan sesuai dengan kebutuhan tanpa harus mengorbankan kurikulum yang sudah ada atau standar nasional yang ada,” kata Tony.

Ia juga mengungkapkan bahwa hubungan PTFI dan UNCEN telah terjalin erat melalui berbagai kerja sama, mulai dari penelitian hingga pengajaran.

“Dengan bangga dan senang sekali hari ini pertama, kita menandatangani MoU PTFI dengan UNCEN yang akan memayungi berbagai kerja sama kita di bidang pengembangan pendidikan, penelitian dan inovasi, peningkatan kapasitas SDM, dan program kolaboratif lainnya,” katanya.

Baca Juga :  Jenazah Karyawan Freeport Korban Penembakan Grasberg Dipulangkan ke Bandung

Selain itu, kerja sama juga melibatkan Arizona State University untuk peningkatan kualitas pendidikan menuju akreditasi yang lebih tinggi.

PTFI dan UNCEN turut menandatangani PKS Program Praktisi Mengajar yang mencakup pembelajaran tematik, seminar, pelatihan, hingga pendidikan karakter.

Kuliah umum yang disampaikan Tony Wenas disambut antusias mahasiswa. Mereka mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai operasional pertambangan, kebutuhan industri terhadap SDM unggul, serta peluang karier bagi putra-putri Papua.

Saat ini tercatat 332 alumnus UNCEN telah bekerja sebagai tenaga profesional di PTFI. Selain itu, sebanyak 255 mahasiswa menerima beasiswa dari Freeport, dengan 51 orang di antaranya masih aktif menempuh pendidikan.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara dunia industri dan akademisi mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang berdampak langsung bagi pembangunan Papua.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika
40 Mama-Mama Kamoro Ikuti Pelatihan Pengolahan Makanan Berbahan Pangan Lokal
Pemkab Mimika, Freeport, dan YPMAK Perkuat Kolaborasi Pastikan Masyarakat Mimika Sejahtera
Freeport dan Masyarakat Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Mimika
Freeport Gelontorkan Triliunan Rupiah per Tahun untuk Kelola Tailing
Kolaborasi Freeport dan Pemkab Mimika Dalam Peringatan Hari Lingkungan Sedunia Lewat Pameran
PSSI dan KNVB Rampungkan Coaching Clinic, Orbitkan Talenta Muda Mimika ke Panggung Internasional
Perkuat Ekosistem Pesisir Mimika, Freeport Tebar Bibit Baramundi dan Kepiting di Muara Tipuka

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:39 WIT

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:15 WIT

40 Mama-Mama Kamoro Ikuti Pelatihan Pengolahan Makanan Berbahan Pangan Lokal

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:01 WIT

Pemkab Mimika, Freeport, dan YPMAK Perkuat Kolaborasi Pastikan Masyarakat Mimika Sejahtera

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:05 WIT

Freeport dan Masyarakat Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Mimika

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:45 WIT

Freeport Gelontorkan Triliunan Rupiah per Tahun untuk Kelola Tailing

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT