Freeport Perkuat Dukungan Pendidikan Papua, Soroti Hasil Strategis Lokakarya Keuskupan Timika

Kevin Kurni

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senior Vice President Sustainable Development PTFI,Nathan Kum (ditengah), usai mengikuti penutupan kegiatan lokakarya pendidikan dasar dan menengah yang diadakan Keuskupan Timika, di Aula Bobaigo, Keuskupan, Jl.Cendrawasih, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Senior Vice President Sustainable Development PTFI,Nathan Kum (ditengah), usai mengikuti penutupan kegiatan lokakarya pendidikan dasar dan menengah yang diadakan Keuskupan Timika, di Aula Bobaigo, Keuskupan, Jl.Cendrawasih, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan di Papua, khususnya di Kabupaten Mimika, pasca penutupan Lokakarya Pendidikan Dasar dan Menengah yang digelar Keuskupan Timika di Aula Bobaigo, Kamis (16/4/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Gereja, dan sektor swasta dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Papua.

Senior Vice President Sustainable Development PTFI, Nathan Kum, mengatakan lokakarya tersebut membuka ruang dialog konstruktif sekaligus memperkaya perspektif dalam merumuskan arah pembangunan pendidikan ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami harap adanya lokakarya ini ke depan akan lebih baik lagi, lebih khusus untuk pendidikan ,” ujar Nathan.

Ia menegaskan, PTFI selama ini telah menjalin kerja sama dengan Keuskupan Timika dan akan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah demi mendorong kemajuan pendidikan.

Baca Juga :  Freeport Perkuat SDM Papua Melalui Institut Pertambangan Nemangkawi

“Kami juga selama ini sudah kerja sama dengan Keuskupan, dan ke depan juga tetap kami mendukung, terutama bersama pemerintah daerah dan Keuskupan Timika,” imbuhnya.

Menurut Nathan, forum lokakarya ini menjadi wadah strategis untuk menyerap berbagai masukan dari pemangku kepentingan lintas sektor, sekaligus menjadi pijakan awal menuju perubahan yang lebih baik.

“Saya rasa lokakarya seperti ini sangat bagus agar tim kami juga mendapatkan masukan-masukan bagaimana khusus untuk pendidikan. Ini juga menjadi awal perubahan dan harapan kita ke depan pasti akan lebih baik lagi,” katanya.

Dari hasil lokakarya tersebut, lanjut Nathan, dirumuskan empat poin utama yang menjadi fokus penguatan pendidikan ke depan, yakni perbaikan tata kelola, penyusunan peta jalan pendidikan jangka pendek, menengah, dan panjang, aspek pendanaan, serta penguatan tenaga kependidikan.

“Ada empat poin yang dihasilkan dari lokakarya, yaitu perbaikan tata kelola, kemudian penyusunan peta jalan pendidikan baik jangka pendek, menengah, dan panjang, lalu pendanaan, serta penguatan tenaga kependidikan,” jelasnya.

Baca Juga :  Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan

Ia menambahkan, seluruh rekomendasi tersebut merupakan hasil kontribusi berbagai pihak dan akan ditindaklanjuti oleh Keuskupan Timika sebagai dasar penyusunan program strategis pendidikan.

“Semua itu merupakan hasil masukan dari berbagai pihak, dan nanti akan dikelola oleh Keuskupan menjadi program ke depan,” ujarnya.

Meski belum merinci bentuk dukungan konkret ke depan, Nathan memastikan komitmen perusahaan akan tetap berlanjut melalui kemitraan yang sudah terbangun.

“Kalau untuk ke depan dukungan dalam bentuk apa, itu belum bisa dipastikan hari ini. Tapi yang jelas, kami akan terus bekerja sama dengan Keuskupan,” tegasnya.

Dengan berakhirnya lokakarya ini, sinergi antara Keuskupan, pemerintah daerah, dan sektor swasta diharapkan semakin solid dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Papua, khususnya di Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Freeport dan Masyarakat Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Mimika
Freeport Gelontorkan Triliunan Rupiah per Tahun untuk Kelola Tailing
Kolaborasi Freeport dan Pemkab Mimika Dalam Peringatan Hari Lingkungan Sedunia Lewat Pameran
PSSI dan KNVB Rampungkan Coaching Clinic, Orbitkan Talenta Muda Mimika ke Panggung Internasional
Perkuat Ekosistem Pesisir Mimika, Freeport Tebar Bibit Baramundi dan Kepiting di Muara Tipuka
DLH Mimika dan Freeport Bersihkan Sungai Tersumbat Sampah
8 Pemuda Suku Kamoro Lulus IPN, Siap Kerja di Industri Perhotelan
Freeport Setor Tambahan Dividen Untuk Pemprov dan 8 Kabupaten Se-Papua Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:05 WIT

Freeport dan Masyarakat Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Mimika

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:45 WIT

Freeport Gelontorkan Triliunan Rupiah per Tahun untuk Kelola Tailing

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:35 WIT

Kolaborasi Freeport dan Pemkab Mimika Dalam Peringatan Hari Lingkungan Sedunia Lewat Pameran

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:48 WIT

PSSI dan KNVB Rampungkan Coaching Clinic, Orbitkan Talenta Muda Mimika ke Panggung Internasional

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:50 WIT

Perkuat Ekosistem Pesisir Mimika, Freeport Tebar Bibit Baramundi dan Kepiting di Muara Tipuka

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT