Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Ahmad

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Penyelundupan minuman keras (miras) ilegal kronis terus mengalir melalui infrastruktur transportasi utama di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Modus operandi peredaran minuman keras ilegal ini tercatat paling banyak masuk lewat jalur laut selama satu dekade terakhir. Bahkan, terkadang jalur udara pun ikut menjadi sasarannya.

Aparat kepolisian mengidentifikasi Pelabuhan Laut Poumako dan Bandar Udara Mozes Kilangin sebagai dua episentrum utama masuknya pasokan miras ilegal ke wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini memicu desakan komprehensif untuk merombak strategi penegakan hukum dan penanganan dampak sosial di salah satu pusat ekonomi Papua ini.

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, menyatakan bahwa pola ini menunjukkan konsistensi yang tidak berubah sejak sepuluh tahun lalu, memanfaatkan celah pada pengawasan batas wilayah.

“Dua tempat ini saja yang jadi peredaran utama. Kalau kita larang total, mungkin agak sulit karena kejahatan ini sudah ada sejak manusia ada di bumi. Yang perlu kita lakukan adalah meminimalisir,” kata Jermias di Mapolres Mimika, Senin (15/6/2026).

Baca Juga :  Puncak Jaya Kondusif, Pj Gubernur Ribka Haluk: Setop Sebar Isu Hoaks

Guna memutus rantai pasokan tersebut, Jermias mendesak dibentuknya koalisi taktis inter-agensi secara berkala yang melibatkan Kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemerintah Daerah, hingga DPR Kabupaten Mimika.

Korelasi Pengangguran dan Kriminalitas

Selain fokus pada pengetatan jalur logistik, kepolisian menyoroti indikator makroekonomi lokal, khususnya tingginya angka pengangguran di kalangan generasi muda, sebagai katalis meningkatnya konsumsi miras ilegal dan angka kriminalitas jalanan.

Sebagai langkah intervensi jangka pendek, kepolisian menginisiasi tiga turnamen mini soccer dari tingkat SD hingga SMA guna mengalihkan aktivitas kelompok rentan.

Namun, Jermias menegaskan perlunya kebijakan struktural yang lebih masif dari pemerintah daerah.

“Saya berharap Pemda memikirkan event tingkat daerah, mungkin pekan olahraga kabupaten. Buat anak-anak ini sibuk dengan kegiatan positif agar konsentrasi mereka terpecah dari hal-hal negatif,” ujarnya.

Baca Juga :  Sidak ke RS Waa Banti, Pj Bupati: Sarana Prasarana Belum Memadai

Tanggapan Pemerintah Daerah

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengakui adanya kegagalan struktural dalam penyediaan ruang publik dan wadah retensi bakat bagi populasi muda, yang pada akhirnya memicu eskalasi gangguan keamanan.

“Kami sadar, aktivitas negatif anak muda sekarang terjadi karena bakat mereka tidak tersalurkan dengan baik,” aku Emanuel.

Emanuel menambahkan, dampak dari akumulasi energi kepemudaan yang tidak terkelola ini telah meluas ke sektor keamanan kota.

Manifestasinya terlihat pada maraknya aksi vandalisme terhadap infrastruktur publik di Kota Timika hingga ekspansi peredaran obat-obatan terlarang (narkotika).

Merespons krisis tersebut, Emanuel menyatakan akan segera melakukan koordinasi tingkat tinggi dengan Bupati Mimika guna menyusun regulasi dan aksi terpadu berdasarkan rekomendasi kepolisian.

“Kita mohon dukungan terus untuk kolaborasi. Sinergisitas pemberantasan ini harus ditingkatkan secara bersama sehingga jalan seirama dan terpadu,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan
Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup
Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIT

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:33 WIT

Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru