Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita

Kevin Kurni

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan konferensi pers di Makogabwilhan III, Timika, Papua Tengah, Senin (6/7/2026). (Foto: Galeri Papua/ Endy Langobelen)

Pelaksanaan konferensi pers di Makogabwilhan III, Timika, Papua Tengah, Senin (6/7/2026). (Foto: Galeri Papua/ Endy Langobelen)

MIMIKA – Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III memaparkan capaian pelaksanaan operasi selama Semester I Tahun Anggaran 2026 di wilayah Papua dan Maluku.

Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, aparat TNI berhasil menggagalkan berbagai aktivitas ilegal, mulai dari penyelundupan senjata api, narkotika, bahan bakar minyak (BBM), hingga peredaran minuman keras ilegal.

Panglima Kogabwilhan III, Letnan Jendral (Letjen) TNI Lucky Avianto, mengatakan pencapaian hasil operasi tersebut merupakan bentuk transparansi kepada masyarakat sekaligus pertanggungjawaban pelaksanaan tugas TNI dalam menjaga kedaulatan negara di wilayah Maluku dan Papua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini merupakan bentuk transparansi kepada masyarakat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 Pasal 30 Ayat 3, yaitu TNI sebagai alat negara untuk pertahanan, guna melindungi dan memelihara keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan juga ini sebagai pertanggungjawaban kami dalam pelaksanaan tugas TNI baik di wilayah Papua maupun wilayah Maluku,” ujar Panglima Kogabwilhan III, Letjen Lucky Avianto, dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Makogabwilhan III, Timika, Papua Tengah, Senin (6/7/2026).

Wilayah kerja Kogabwilhan III meliputi delapan provinsi, yakni Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Barat, Papua Barat Daya, Maluku, dan Maluku Utara.

Baca Juga :  TPNPB Klaim Bertanggung Jawab atas Penembakan dan Pembakaran Alat Berat di Yahukimo

Dalam operasi di wilayah laut, TNI melalui Koarmada III dan satuan jajaran Kogabwilhan III berhasil menggagalkan berbagai aktivitas ilegal yang memanfaatkan jalur perairan sebagai sarana distribusi dan penyelundupan.

“Selama semester 1 ini sudah berhasil melakukan penindakan terhadap 4 kasus penyelundupan senjata dan amunisi, 2 kasus BBM ilegal, 6 kasus penyelundupan satwa ilegal, 5 kasus narkotika, dan 24 kasus peredaran minuman keras ilegal,” ungkapnya.

Sementara itu, di wilayah udara, Kogabwilhan III juga berhasil menggagalkan berbagai pelanggaran wilayah udara oleh pesawat sipil maupun pesawat asing yang melintas tanpa izin sesuai ketentuan yang berlaku.

“Selain itu juga, kita berhasil menghalau pelanggaran wilayah udara yang dilakukan oleh pesawat-pesawat tanpa izin, baik itu izin secara aturan yang berlaku, dan juga berhasil mengungkap 30 kasus narkotika yaitu peredaran ganja yang ada di lapangan,” imbuhnya.

Selain itu, operasi di wilayah perbatasan darat turut membuahkan hasil dengan ditemukannya hampir 3.000 batang pohon ganja serta pengungkapan puluhan kasus peredaran narkotika dengan berbagai modus penyelundupan.

Dalam operasi tersebut, aparat juga menyita 47 pucuk senjata api berbagai jenis, 92 pucuk senapan angin modifikasi yang dapat menembakkan peluru tajam, sekitar 800 butir amunisi berbagai kaliber, sejumlah senjata tradisional, alat komunikasi, uang tunai sekitar Rp36 juta, serta perlengkapan lain yang diduga digunakan kelompok OPM.

Baca Juga :  Lakalantas di Dogiyai Berujung Perkelahian hingga Penembakan

“Semuanya ini menunjukkan bahwa kami serius untuk menjaga setiap jengkal tanah yang ada di wilayah kerja kogabwilhan III dan kami akan terus meningkatkan patroli pengawasan wilayah darat, laut, dan udara, kawasan perbatasan, mempererat kerja sama lintas sektoral, lintas instansi, dan meningkatkan kemampuan deteksi dini, serta memperluas upaya penegakan hukum, menutup seluruh celah yang dimanfaatkan oleh jaringan kriminal, OPM, yang secara jelas-jelas menyerang masyarakat, menyerang aparat keamanan, membunuh warga sipil yang tidak berdosa,” kata lucky.

Ia menegaskan seluruh operasi yang dilakukan TNI merupakan bagian dari pelaksanaan tugas negara dalam menjaga keutuhan wilayah Indonesia sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Menteri Pertahanan, dan Panglima TNI.

Lucky juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dengan memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas yang mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua.

“Kami juga mohon doa restu dari segenap masyarakat, agar kami bisa melaksanakan tugas kami dengan baik, dan bisa mewujudkan keinginan kami tersebut, yaitu mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI Perkuat Pengamanan Bandara Perintis Papua Usai OPM Bakar Pesawat dan Bunuh Pilot
Pesawat AMA Dibakar, Uskup Jayapura: Gereja Tak Pernah Bawa Kepentingan Politik
Polisi Selidiki Perusakan 10 Makam di Mimika Timur
TNI Evakuasi Jenazah Pilot AMA Air yang Dibunuh OPM di Yahukimo
Modus ‘Tempel’ Sabu di Jalan Lanal Timika Terbongkar
Polres Mimika Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penipuan Lowongan Kerja
Sinte dan Vape Narkoba Incar Pelajar Mimika, Transaksi via Medsos Marak
Konflik Kwamki Narama Berakhir, Dua Kubu Resmi Berdamai

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 15:44 WIT

Operasi Kogabwilhan III Selama 6 Bulan: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita

Senin, 6 Juli 2026 - 14:33 WIT

TNI Perkuat Pengamanan Bandara Perintis Papua Usai OPM Bakar Pesawat dan Bunuh Pilot

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:31 WIT

Polisi Selidiki Perusakan 10 Makam di Mimika Timur

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:47 WIT

TNI Evakuasi Jenazah Pilot AMA Air yang Dibunuh OPM di Yahukimo

Senin, 29 Juni 2026 - 14:19 WIT

Modus ‘Tempel’ Sabu di Jalan Lanal Timika Terbongkar

Berita Terbaru