MIMIKA – Sebanyak 79 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kuala Kencana dikukuhkan sebagai persiapan pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan berlangsung di Lapangan Kuala Kencana, Senin (17/8/2026).
Prosesi pengukuhan berlangsung di Hanggar Mozes Kilangin, Sabtu (15/8/2026), dan dipimpin Direktur & Executive Vice President Sustainable DevelopmentPT Freeport Indonesia, Claus Wamafma, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
79 anggota Paskibra tersebut terdiri dari 23 karyawan PT Freeport Indonesia, 38 siswa dari Sekolah YPJ, 11 siswa dari Sekolah SATP, serta enam orang pengapit dari unsur TNI-Polri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengukuhan ditandai dengan pengucapan ikrar yang diikuti seluruh anggota Paskibra sebagai bentuk kesiapan menjalankan tugas dalam upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Dalam arahannya, Claus Wamafma menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibra yang telah menjalani proses latihan dengan sungguh-sungguh.
“Saya apresiasi kepada semua adik-adik yang telah berlatih sangat serius. Kalian mewakili siswa dari Kuala Kencana, mewakili Freeport, dan juga mewakili Indonesia untuk menaikkan Sang Saka Merah Putih,” ujarnya.
Salah satu anggota Paskibra yang dipercaya menjadi Komandan Pleton (Danton), Klemen Nakeyau, mengaku bangga mendapat kepercayaan tersebut.
Klemen mengatakan, dirinya terlebih dahulu mengikuti tahapan seleksi hingga akhirnya terpilih menjadi anggota Paskibra sekaligus dipercaya sebagai Danton.
“Bagi saya, ini merupakan salah satu momen yang luar biasa. Saya mengikuti tahap seleksi hingga akhirnya terpilih menjadi Paskibra. Itu tidak mudah, dan untuk acara pengukuhan ini saya bertindak sebagai Danton,” kata Klemen.
Karyawan PT Freeport Indonesia dari Divisi Pipeline Maintenance itu mengungkapkan, proses latihan telah berlangsung sejak 20 Juli hingga 14 Agustus 2026.
Menurutnya, seluruh rangkaian latihan dapat dilalui tanpa kendala berarti.
“Selama latihan tidak ada kendala yang saya dapat. Puji Tuhan, semuanya berjalan sesuai kehendak Tuhan. Itu rencana Tuhan sehingga saya bisa melewati semuanya dengan baik,” tuturnya.
Klemen mengaku kepercayaan menjadi Danton menjadi pengalaman sekaligus kebanggaan tersendiri. Ia bersama seluruh anggota Paskibra kini siap menjalankan tugas utama pada 17 Agustus mendatang.
“Untuk perasaan hari ini, sangat bangga. Ini salah satu momen yang sangat mengharukan bagi pribadi saya. Besok tetap semangat dan fokus, karena 17 Agustus saat pengibaran Sang Merah Putih adalah salah satu momen yang paling kita tunggu-tunggu,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas turut memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibra yang telah menjalani latihan secara serius.
Tony juga menyampaikan bahwa terdapat 145 karyawan yang harus tertahan di Surabaya akibat gangguan teknis pada pesawat dalam perjalanan menuju Timika.
“Empat setengah jam karena ada malfunction di komputer pesawatnya. Puji Tuhan, Alhamdulillah, itu bisa segera ditangani,” kata Tony.
Menurutnya, meski mengalami keterlambatan, perjuangan 145 karyawan yang masih berada di Surabaya juga merupakan bagian dari pengorbanan dalam rangka mendukung pelaksanaan rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ia pun berpesan kepada anggota Paskibra untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang pelaksanaan tugas pada 17 Agustus.
“Pesan saya adalah adik-adik semuanya harus menjaga kesehatan, mengikuti semua saran dan perintah dari instruktur. Saat di rumah juga tolong dibatasi kegiatan-kegiatannya,” ujarnya.
Tony menegaskan, para anggota Paskibra bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mewakili siswa-siswi Kuala Kencana dan sekitarnya, PT Freeport Indonesia, serta Indonesia dalam menjalankan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih.
Dengan dikukuhkannya 79 anggota Paskibra tersebut, seluruh personel kini dipersiapkan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Kuala Kencana, Senin (17/8/2026).








