Siswa SMA YPK Tabernakel di Nabire Demo Kepala Sekolah

Kamis, 27 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan siswa-siswi SMA YPK Tabernakel Nabire melakukan demo tuntut pertanggungjawaban Kepala Sekolah (Foto: Galeripapua.com)

Puluhan siswa-siswi SMA YPK Tabernakel Nabire melakukan demo tuntut pertanggungjawaban Kepala Sekolah (Foto: Galeripapua.com)

NABIRE – Siswa-siswi SMA YPK Tabernakel di Nabire, Papua Tengah melakukan demo tuntut Kepala Sekolah (Kepsek) bertanggung jawab atas kegagalan mereka berpartisipasi pada kegiatan Festival Pelajar Nusantara (FPN) 2022 yang diselenggarakan Radio Republik Indonesia (RRI) Nabire.

Para siswa-siswi berkumpul di lapangan Basket SMA Tabernakel sambil menunjukan kertas manila yang berisikan rasa kekecawaan mereka pada Kepsek SMA Tabernakel, Kamis (27/10/2022) pagi.

Menurut salah satu siswa yang meminta namanya untuk tidak disebutkan, bahwa sebelumnya sudah pernah dilakukan rapat yang menyampaikan bahwa setiap ada kegiatan akan dibebankan kepada sekolah melalui Dana BOS dan para siswa-siswi yang akan tampil pada kegiatan FPN RRI 2022 itu juga telah melapor kepada Waka Kesiswaan dan Kepsek perihal kebutuhan selama latihan dan lainnya, namun tidak direspon.

“Untuk kegiatan FPN RRI, kami mengikuti untuk Yospan, Solo, dan Fashion Show. Kami minta tanggungan dari sekolah yaitu tim Yospan dan crew musisi untuk busana adatnya. Sebelumnya kami sudah melaporkan kepada Waka Kesiswaan dan Kepala Sekolah perihal kebutuhan selama latihan dan lainnya, namun hingga pada hari pelaksanaan tidak di gubris,” ujar siswa tersebut.

Para siswa juga mengaku, untuk berpartisipasi dalam kegiatan FPN RRI, dibentuklah sebuah grup Yospan, namun Kepsek meminta untuk dibentuk dua grup.

“Ketika kepala sekolah minta bentuk dua grup, kami terima dan laksanakan. Tapi pada saat pelaksanaan, tidak satupun biaya yang dikeluarkan. Padahal kami latihan berbulan-bulan, tidak ada sedikitpun biaya dikeluarkan untuk kami, termasuk air minum saja tidak dibelikan. Kami kecewa sekali, makanya kami demo hari ini,” katanya.

Baca Juga :  BPKAD Mimika Berhasil Tarik 8 Kendaraan Dinas, 17 Masih dalam Terget

Sementara itu, Ketua Pengurus Sekolah Wilayah Yayasan Pendidikan Kristen (PSW YPK) Nabire, Drs. Barnabas Watopa yang menerima aspirasi para siswa itu mengatakan akan berkoordinasi dengan kepala sekolah untuk mengikutkan kembali para siswa SMA YPK tabernakel dalam kegiatan FPN 2022.

“Akan bapak sampaikan kepada Kepala Sekolah bagaimana carannya agar kalian bisa ikut kembali,” ujar Watopa.

Diketahui, aksi demo siswa SMA YPK tabernakel Nabire itu juga mendapatkan pengawalan dari anggota Polsek Kota, dan berlangsung kondusif.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Mimika Siapkan Kuota 256 Siswa
Ribuan Pelajar Padati Hari Pertama Pendaftaran SMAN 1 Mimika, Sistem Antrean Membeludak
Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka
Rumah Pintar Hadir di Pedalaman Puncak Jaya, Buka Akses Belajar Anak-anak Papua
CSR Freeport Disorot, Masyarakat Tsinga, Banti dan Aroanop Dinilai Masih Tertinggal
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Pendidikan di Waa Banti Mimika Belum Maksimal, Polisi Buka Kelas Darurat
Mamberamo Raya: Warga Anggreso Desak Pemprov Papua Bangun Jalan ke Sarmi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:54 WIT

SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Mimika Siapkan Kuota 256 Siswa

Senin, 22 Juni 2026 - 14:47 WIT

Ribuan Pelajar Padati Hari Pertama Pendaftaran SMAN 1 Mimika, Sistem Antrean Membeludak

Senin, 15 Juni 2026 - 19:19 WIT

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:51 WIT

Rumah Pintar Hadir di Pedalaman Puncak Jaya, Buka Akses Belajar Anak-anak Papua

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31 WIT

CSR Freeport Disorot, Masyarakat Tsinga, Banti dan Aroanop Dinilai Masih Tertinggal

Berita Terbaru