80 Persen Pesawat Susi Air PK-BVY Habis Terbakar

Kamis, 16 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kepolisian saat berada di lapangan terbang Distrik Paro, Kabupaten Nduga, tempat kejadian pesawat Susi Air PK-BVY dibakar kelompok bersenjata Egianus Kogeya. (Foto: Istimewa)

Petugas Kepolisian saat berada di lapangan terbang Distrik Paro, Kabupaten Nduga, tempat kejadian pesawat Susi Air PK-BVY dibakar kelompok bersenjata Egianus Kogeya. (Foto: Istimewa)

NDUGA – Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Ramadhani, mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP kasus pembakaran pesawat Susi Air PK-BVY pada Rabu (15/2/2023) di Lapangan Terbang Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Disampaikan bahwa hasil olah TKP menunjukkan kondisi bangkai pesawat Susi Air sudah 80 persen habis terbakar. Hanya tersisa baling-baling, ekor pesawat, dan sebagian sayap.

“Kita sudah lakukan pembersihan di runway dan besok sudah bisa digunakan untuk pendaratan pesawat,” ujar Faizal di Mimika, Papua Tengah.
Selain melakukan olah TKP, lanjut Faizal, selama dua hari, pihaknya juga telah melakukan pengecekan untuk memastikan keberadaan masyarakat di Distrik Paro.

“Hampir dua hari satu malam di sana, masyarakat sudah kosong, tidak ada lagi,” ungkapnya.
Dikatakan bahwa saat ini, yang ada di Distrik Paro hanyalah Tim Kopasgat yang bertugas mengamankan area lapangan terbang dan juga runway.

Faizal menyebutkan, seluruh warga pengungsi dari Distrik Paro kini sedang ditangani oleh pemerintah setempat di Kenyam.

“Mungkin sekarang sekitar 144 warga yang ditangani pemerintah daerah,” katanya.

Baca Juga :  Kualifikasi PON XXI: Papua Pegunungan Bantai Tuan Rumah 7-3

Dipastikan juga bahwa kelompok bersenjata Egianus Kogeya telah keluar dari Distrik Paro bersama pilot Susi Air.

“Kami pastikan Egianus sudah keluar dari Paro,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:00 WIT

Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:41 WIT

MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:21 WIT

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT