Basarnas Manokwari Cari Kapal Penjuru Bintang yang Hanyut bersama Tiga ABK

Rabu, 26 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Basarnas Manokwari melakukan apel sebelum pencarian Kapal Penjuru Bintang yang dilaporkan hanyut, Selasa (25/10/2022) malam. (Istimewa Basarnas Manokwari).

Personel Basarnas Manokwari melakukan apel sebelum pencarian Kapal Penjuru Bintang yang dilaporkan hanyut, Selasa (25/10/2022) malam. (Istimewa Basarnas Manokwari).

MANOKWARI – Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Kabupaten Manokwari melakukan pencarian Kapal Penjuru Bintang yang dilaporkan hanyut dalam keadaan mati mesin dengan membawa tiga anak buah kapal (ABK).

Dalam keterangan tertulis, Kepala Basarnas Manokwari, I Wayan Suyatna, Rabu (26/10/2022) menuliskan Nahkoda Kapal Penjuru Bintang, Muhammad Amran melaporkan bahwa pada Selasa pukul 11.00 siang, Kapal Penjuru Bintang mengalami mati mesin.

“Setelah itu, yang bersangkutan menumpang kapal nelayan ke Manokwari dengan tujuan untuk memperbaiki mesin yang mati,” tulisnya.

Pukul 17.00 sore, Amran kembali ke sekitar lokasi terakhir Kapal Penjuru Bintang yang mengalami mati mesin. Namun, kapal yang dicarinya sudah tidak ada.

Amran baru melaporkan kejadian itu sekitar pukul 22.40 malam setelah berusaha mencari Kapal Penjuru Bintang, tapi tidak ditemukan.

Wayan Suyatna menyebut ada tiga penumpang di Kapal Penjuru Bintang saat dilaporkan hanyut, masing-masing yakni Mateus (25), Owel (21), dan Ari (27).

Baca Juga :  Angkat Tema Spirit of Mambesak, Konser Perdana Musik Tradisional Bakal Hadir di Manokwari

Menindaklanjuti laporan itu, Wayan Suyatna menerjunkan tim pencarian dengan tujuh orang personel Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), enam personel Basarnas Manokwari, dan dua personel Polairud Manokwari.

“Tim digerakkan pada pukul sebelas malam dengan jarak pencarian dari Kota Manokwari sejauh 12-15 nautical mile. Pencarian dilakukan selama lima jam dengan hasil pencarian nihil,” katanya.

Wayan Suyatna memastikan pencarian Kapal Penjuru Bintang dilanjutkan pada Rabu (26/10/2022) pagi.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Tiga Hari Galang Dana, Mahasiswa Papua Kirim Donasi untuk NTT
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Sambangi Tablanusu, Jose Alvan Ohei Bangun Mental dan Ekonomi Masyarakat Tanah Merah
Sekolah di Mimika Disiapkan Menuju Adiwiyata Nasional, DLH Perkuat Pendampingan
Hari Juang Polri, Polres Mimika Gelar Lomba “Jadi Kapolres Sehari” untuk Anak-Anak
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:17 WIT

Tiga Hari Galang Dana, Mahasiswa Papua Kirim Donasi untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:29 WIT

Sambangi Tablanusu, Jose Alvan Ohei Bangun Mental dan Ekonomi Masyarakat Tanah Merah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:29 WIT

Sekolah di Mimika Disiapkan Menuju Adiwiyata Nasional, DLH Perkuat Pendampingan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:12 WIT

Hari Juang Polri, Polres Mimika Gelar Lomba “Jadi Kapolres Sehari” untuk Anak-Anak

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT