Bupati Ultimatum OPD, Serapan APBD Mimika Baru 30 Persen Hingga Agustus

Ahmad

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mimika, Johannes Rettob, saat memimpin apel gabungan OPD di lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (25/8/2025), (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Bupati Mimika, Johannes Rettob, saat memimpin apel gabungan OPD di lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (25/8/2025), (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Memasuki bulan September 2025, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika masih jauh dari harapan.

Hingga akhir Agustus, serapan anggaran baru mencapai sekitar 30 persen atau senilai Rp1,8 triliun dari total pagu.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan kekecewaannya saat memimpin apel gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (25/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sudah buat surat edaran apabila sampai tanggal 31 (Agustus) segera melapor kenapa? apa alasannya? Kalau tidak, kita cut pekerjaannya. Jadi mohon segera dilakukan proses-proses yang seharusnya dijalani,” tegas Johannes.

Baca Juga :  Cekcok di Lokalisasi Km 10 Mimika, Seorang Pria Tewas Ditikam

Menurutnya, rendahnya serapan anggaran dipicu oleh kegiatan fisik di OPD yang belum berjalan, atau sudah berjalan namun belum dilakukan pembayaran uang muka. Ia pun berjanji akan memeriksa OPD yang sengaja memperlambat proses tersebut serta menginventarisasi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang tidak melaksanakan tugasnya dengan benar.

“Saya dengar ada pejabat-pejabat yang tidak mau melaksanakan pekerjaan-pekerjaan, bahkan ada pekerjaan penunjukkan langsung yang di bawah satu miliar juga. Minggu ini saya akan lihat dulu, kalau tidak, pejabatnya harus kita ganti,” ungkapnya.

Baca Juga :  Komitmen OPD Menuju No Intervention Pengadaan Barang dan Jasa

Johannes menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong tidak akan mengintervensi kegiatan OPD. Ia berharap seluruh program dapat segera dilaksanakan agar manfaatnya dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen Tappi Malissa, mengakui rendahnya serapan anggaran terutama dipengaruhi oleh banyaknya pekerjaan fisik yang belum dijalankan.

“Sekitar satu triliun delapan ratus sekian kalau diuangkan,” jelas Marthen.

Meski demikian, Marthen optimistis target serapan tahun ini bisa mencapai 90 persen. “Targetnya bisa mencapai 90 persen sampai dengan akhir tahun, kalau 100 persen sih tidak,” katanya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eskalasi Kekerasan Meningkat, DPD Desak Presiden Turun Tangan Atasi Konflik Papua
Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 00:13 WIT

Eskalasi Kekerasan Meningkat, DPD Desak Presiden Turun Tangan Atasi Konflik Papua

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Berita Terbaru