Cegah DBD, Dinkes Mimika Lakukan Penyemprotan di Sekolah-sekolah

Ahmad

Kamis, 6 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi nyamuk aedes aegypti.

Ilustrasi nyamuk aedes aegypti.

MIMIKA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika kini gencar melakukan penyemprotan nyamuk di sekolah-sekolah mulai dari Mapurujaya hingga Satuan Pemukiman (SP) 5.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold J. Ubra menyebut, penyemprotan ini dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) dan malaria di awal tahun 2025.

Kata Reynold, sekolag menjadi sasaran penyemprotan utama karena di lingkungan sekolah besar kemungkinan terjadi transmisi penularan DBD dan malaria bagi anak-anak.

Ia menambahkan, informasi awal anak sakit itu bisa dijadikan sebagai data acuan untuk melakukan investigasi di rumah-rumah.

“DBD itu kebanyakan anak-anak di usia sekolah, bahkan kasus meninggal itu anak kurang dari 15 tahun makanya kami mulai dari sekolah,” kata Reynold saat ditemui, Senin 3 Januari 2025 lalu.

“Kalau dulu kami mulai dari rumah, sepertinya terlambat,” tambahnya.

Reynold melanjutkan, upaya penyemprotan nyamuk ini dilaksanakan sekali dalam sepekan mengikuti siklus hidup nyamuk.

“Reynold menyebut, pencegahan itu sudah diselesaikan dan sepertinya berhasil,” ujarnya.

Baca Juga :  Nakes PPPK di Mimika Diminta Tingkatkan Kinerja Usai Terima SK

Beberapa tahun silam, setiap awal tahun, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mendapat laporan kasus 20-25 kasus per hari atau 80-100 kasus per bulan.

Namun, setelah dilakukannya penyemprotan ini, laporan kasus yang diterima menurun signifikan. Awal tahun 2025 khususnya di bulan Januari hingga minggu ke empat hanya ada 7 kasus yang ditemukan.

“Kalau kita lihat di DBD di dua tiga tahun sebelumnya di triwulan pertama kasusnya pasti tinggi,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien
Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030
Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi
Dinkes Mimika Gencarkan Sosialisasi Medical Check Up untuk Usia Produktif
Semangat Bhayangkara untuk Negeri, Polda Papua Tengah Layani Ratusan Warga Melalui Bakti Kesehatan
Tekan Kasus Malaria, 48 Kampung di Nabire Bentuk Tim Pengendalian
Dinas Kesehatan Mimika Gelar Pelatihan Nakes Guna Perkuat Layanan Posyandu
Permudah Perizinan Nakes, Dinkes Mimika Sinkronkan Data SIP dengan Sistem Nasional

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:51 WIT

DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:22 WIT

Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:49 WIT

Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:46 WIT

Dinkes Mimika Gencarkan Sosialisasi Medical Check Up untuk Usia Produktif

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:20 WIT

Semangat Bhayangkara untuk Negeri, Polda Papua Tengah Layani Ratusan Warga Melalui Bakti Kesehatan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT