Disperindag Mimika Minta Warga Rekam Pangkalan Nakal, Bukti Jadi Dasar Penindakan

Rachmat Julaini

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disperindag Mimika, Sabelina Fitriani. (Foto: Galeri Papua/Rachmat Julaini)

Kepala Disperindag Mimika, Sabelina Fitriani. (Foto: Galeri Papua/Rachmat Julaini)

MIMIKA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika meminta masyarakat aktif melaporkan pangkalan minyak tanah yang diduga tidak melayani warga. Namun, setiap laporan harus disertai bukti yang jelas agar dapat ditindaklanjuti.

Kepala Disperindag Mimika, Sabelina Fitriani, mengatakan bukti berupa video maupun foto yang memperlihatkan nama pangkalan dan lokasi menjadi syarat utama sebelum pemerintah mengambil tindakan.

“Masyarakat bisa melapor, tapi harus dengan bukti yang konkret. Misalnya video yang memperlihatkan nama pangkalan dan lokasinya. Jangan hanya merekam antrean masyarakat, karena kami tidak tahu itu pangkalan yang mana,” kata Sabelina Fitriani, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan laporan yang disertai bukti akan ditindaklanjuti dengan memanggil agen bersama pangkalan yang diduga melakukan pelanggaran.

Kata Sabelina, Disperindag bersama agen telah berkomitmen memberikan sanksi tegas terhadap pangkalan yang terbukti tidak melayani masyarakat, termasuk penutupan pangkalan.

“Kalau ada bukti, silakan sampaikan. Kami sudah ada komitmen dengan agen untuk menutup pangkalan yang memang tidak mau melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, langkah serupa pernah dilakukan terhadap salah satu pangkalan di kawasan SP4 setelah ditemukan bukti pelanggaran.

Baca Juga :  42 Pejabat Pemkab Mimika Belum Lapor LHKPN Tahun 2024

Sabelina mengatakan saat ini terdapat sekitar lima agen minyak tanah di Mimika yang membawahi lebih dari 200 pangkalan. Banyaknya jumlah pangkalan membuat identitas lokasi dalam setiap laporan menjadi sangat penting.

“Satu agen bisa memiliki sekitar 50 sampai 60 pangkalan. Jadi kalau tidak disebutkan nama pangkalan dan lokasinya, kami akan kesulitan melakukan pengecekan,” katanya.

Disperindag berharap keterlibatan masyarakat dapat membantu pengawasan distribusi minyak tanah bersubsidi sehingga pelayanan kepada warga tetap berjalan sesuai ketentuan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi
Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga
Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat
Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal
Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi
Realisasi Anggaran Mimika Capai 50,11 Persen: BPKAD Ingatkan Kualitas Proyek dan Keterlambatan OPD
Gerbang Emas Mimika, Bupati Dorong UMKM dan Perluasan Lapangan Kerja
HUT ke-30 Mimika, Bupati Minta OPD Evaluasi Program Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:13 WIT

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:11 WIT

Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIT

Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:13 WIT

Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi

Berita Terbaru