Empat Kabupaten Sajikan Sendratari Edukatif di Festival Budaya Pelajar Papua Tengah

Endy Langobelen

Sabtu, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan dari Kabupaten Puncak dalam lomba sendratari Festival Budaya Pelajar Papua Tengah 2025 di Lapangan Bandara Lama Nabire, Jumat (5/9/2025). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Penampilan dari Kabupaten Puncak dalam lomba sendratari Festival Budaya Pelajar Papua Tengah 2025 di Lapangan Bandara Lama Nabire, Jumat (5/9/2025). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

NABIRE — Lanjutan lomba sendratari Festival Budaya Pelajar Papua Tengah 2025 kembali memikat perhatian warga Nabire, Jumat (5/9/2025) sore, di Lapangan Bandara Lama Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Ribuan penonton antusias menyaksikan penampilan empat kabupaten, yakni Paniai, Puncak, Dogiyai, dan Deiyai, yang masing-masing mengangkat kisah budaya sarat pesan moral.

Dari panggung yang dibangun sederhana namun meriah, setiap peserta menampilkan sendratari dengan corak khas suku asal mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan sekadar hiburan, tarian-tarian ini juga menyampaikan pesan mendalam tentang pendidikan, kehidupan sosial, hingga pelestarian tradisi leluhur.

Kabupaten Paniai membuka penampilan dengan sendratari yang mengisahkan kehidupan remaja di tanah Mee.

Penampilan dari Kabupaten Paniai dalam lomba sendratari Festival Budaya Pelajar Papua Tengah 2025 di Lapangan Bandara Lama Nabire, Jumat (5/9/2025). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Mereka mengangkat isu sosial seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan lem (aibon), dan mabuk-mabukan. Namun di balik itu, pesan kuat tentang pentingnya pendidikan tetap ditonjolkan.

Kisahnya berujung pada para tokoh muda yang bertekad mengenyam pendidikan berhasil meraih gelar sarjana dan kembali ke kampung halaman untuk membangun ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Sambut HUT Ke-28 Mimika, Disnakeswan Bakal Beri Vaksin Rabies Gratis

Penampilan ini mendapat tepuk tangan meriah, terlebih karena relevan dengan kehidupan generasi muda masa kini.

Sementara itu, Kabupaten Puncak menghadirkan tarian budaya unik tentang tarik api dan bakar batu, yang merepresentasikan Suku Dani dan Damal.

Dalam kisahnya, mereka menampilkan aksi kebolehannya tentang cara membuat api tanpa korek dengan menggesekkan bambu dan rotan.

Isak Kogoya, selaku guru pembimbing, menegaskan pentingnya melestarikan tradisi itu.

“Ini adalah budaya kami yang dilestarikan secara turun temurun. Dulu bahkan sampai sekarang kalau kami pergi berburu atau perjalanan jauh ke hutan, kami biasa membuat api dengan cara ini,” ujarnya kepada Galeripapua.com di stan Kabupaten Puncak.

Penampilan dari Kabupaten Puncak dalam lomba sendratari Festival Budaya Pelajar Papua Tengah 2025 di Lapangan Bandara Lama Nabire, Jumat (5/9/2025). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Dari Kabupaten Dogiyai, panggung sendratari dipenuhi kisah cinta yang kental dengan adat. Pertunjukan ini menceritakan seorang laki-laki yang dipersiapkan menjadi sosok bertanggung jawab sebelum meminang wanita idamannya.

Proses panjang itu ditutup dengan pernikahan yang disambut suka cita, diiringi lagu daerah suku Mee dan tarian adat yang memeriahkan suasana.

Baca Juga :  Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 400 Bibit Pohon Angsana Ditanam di Mimika

Adapun Kabupaten Deiyai menampilkan tarian yang menggambarkan ritual membangun rumah adat. Penampilan ini mengajak penonton untuk menghargai kearifan lokal dan peran gotong royong masyarakat dalam menjaga identitas budaya.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Wakil Gubernur, Deinas Geley, hadir langsung menyaksikan jalannya pertunjukan.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Wakil Gubernur, Deinas Geley, hadir langsung menyaksikan penampilan peserta lomba sendratari pada Festival Budaya Pelajar Papua Tengah 2025 di Lapangan Bandara Lama Nabire, Jumat (5/9/2025). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Keduanya tampak menikmati penampilan tiap kabupaten, bahkan beberapa kali memberikan tepuk tangan panjang sembari tersenyum.

Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kreativitas pelajar Papua Tengah.

Untuk diketahui, sehari sebelumnya, Kamis (4/9/2025), Festival Budaya Pelajar Papua Tengah juga berlangsung meriah.

Empat kabupaten—Nabire, Intan Jaya, Puncak Jaya, dan Mimika—sudah lebih dulu unjuk kebolehan di arena sendratari.

Saat itu, mayoritas tarian menyoroti kisah konflik antar suku yang kemudian berujung pada perdamaian, serta pesan moral tentang menjaga alam.

Penampilan dari Kabupaten Intan Jaya dalam lomba sendratari Festival Budaya Pelajar Papua Tengah 2025 di Lapangan Bandara Lama Nabire, Kamis (4/9/2025). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)
Penampilan dari Kabupaten Intan Jaya dalam lomba sendratari Festival Budaya Pelajar Papua Tengah 2025 di Lapangan Bandara Lama Nabire, Kamis (4/9/2025). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Dengan dua hari penampilan, total delapan kabupaten telah menunjukkan kekayaan seni dan tradisi yang mereka miliki.

Festival ini, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah dengan dukungan sejumlah sponsor, bukan sekadar ajang kompetisi.

Lebih dari itu, festival menjadi wadah edukasi dan pelestarian budaya, serta ruang bagi generasi muda Papua Tengah untuk menunjukkan identitas dan kreativitasnya.

Sebagai informasi, Festival Budaya Pelajar Papua Tengah 2025 akan berlanjut hingga Sabtu (6/9/2025), dengan puncak acara yang dijadwalkan menampilkan penyanyi lokal ternama, Whllyano.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Manajemen PT Inkasakti Gelar Bakti Lingkungan di Vihara Arya Dharma
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polisi di Mimika Lakukan Gerakan Indonesia ASRI
Mimika Innovation Week 2026, Sayembara Inovasi Untuk Mimika Maju, Adaptif dan Berdaya Saing
Dukung TIFA 2026, Dinas Koperasi Siap Hadirkan Ratusan UMKM Meriahkan Festival
Kirab Bendera 50 Meter Satukan Ratusan Warga Puncak Jaya Rayakan Hari Lahir Pancasila
TIFA 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lomba Yospan dan Tari Nusantara Tingkat Nasional
36 Perusahaan Buka Lowongan di Job Fair Papua
KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:24 WIT

Manajemen PT Inkasakti Gelar Bakti Lingkungan di Vihara Arya Dharma

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:06 WIT

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polisi di Mimika Lakukan Gerakan Indonesia ASRI

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:32 WIT

Mimika Innovation Week 2026, Sayembara Inovasi Untuk Mimika Maju, Adaptif dan Berdaya Saing

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:43 WIT

Dukung TIFA 2026, Dinas Koperasi Siap Hadirkan Ratusan UMKM Meriahkan Festival

Senin, 1 Juni 2026 - 18:30 WIT

Kirab Bendera 50 Meter Satukan Ratusan Warga Puncak Jaya Rayakan Hari Lahir Pancasila

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT