Jelang Putusan MK, TNI-Polri Sekat Dua Kubu Pendukung Paslon Bupati Puncak Jaya

Endy Langobelen

Minggu, 4 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat TNI-Polri disiagakan menjelang putusan MK terkait hasil Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilkada Puncak Jaya. (Foto: Istimewa/Humas Polres Puncak Jaya)

Aparat TNI-Polri disiagakan menjelang putusan MK terkait hasil Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilkada Puncak Jaya. (Foto: Istimewa/Humas Polres Puncak Jaya)

PUNCAK JAYA –Menjelang sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilkada Puncak Jaya, aparat gabungan TNI-Polri disiagakan untuk mengantisipasi bentrok atau perang antar kedua kubu pendukung paslon bupati.

Berdasarkan siaran pers yang diterbitkan Polres Puncakk Jaya, disebutkan bahwa aparat gabungan TNI-Polri telah melakukan penyekatan dan menempatkan personel di sejumlah titik di Kota Mulia untuk menghindari bentrok antar kedua kubu.

Adapun sejumlah titik yang dianggap rawan menjadi lokasi bentrok antar kedua kubu yakni di antaranya di depan Polres Lama, Kuburan 7, pertigaan Pruleme, Kampung Usir dan pertigaan depan Bandara Mulia.

Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol Muhajir, menegaskan bahwa personel dari Polres Puncak Jaya bersama satuan TNI telah mempersiapkan dan mengantisipasi sidang putusan MK pada 5 Mei 2025 mendatang.

“Kami melakukan upaya-upaya pengamanan di Kota Mulia ini, termasuk menempatkan personel di beberapa titik agar masyarakat merasa nyaman,” kata Wakapolda Muhajir.

“Ploting personel TNI-Polri sudah dilakukan di beberapa titik,” sambungnya.

Baca Juga :  TNI Tewaskan Dua Anggota OPM di Yahukimo, Senjata dan Alat Komunikasi Diamankan

Wakapolda Muhajir menghimbau kepada seluruh masyarakat Puncak Jaya terutama kedua kubu pendukung paslon bupati untuk menerima apapun putusan MK.

“Apapun putusannya, kita harapkan masyarakat dapat meneirma sehingga pemerintahan bisa berjalan normal dan aktivitas masyarakat bisa kembali seperti semula,” ujarnya.

“Masyarakat jangan sampai terprovokasi, siapapun yang terpilih nanti atau apapun putusan MK, kita harap masyarakat menerima dan siapapun pemimpinnya bisa membawa kemajuan Kabupaten Puncak Jaya ke depan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam
Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar
Begal Merajalela di Mimika, Polres Bentuk Tim Khusus
Polisi Selidiki Dugaan Jaringan Narkoba di Jalan Pattimura Timika
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp900 Juta, Tren Narkoba Melonjak Tajam
Kapolres Biak Ungkap Temuan Baru Pascaledakan, Dua Proyektil dan Granat Diamankan
Polisi Olah TKP Pengrusakan Tembok Pagar Lahan Keuskupan Timika
Rumah Kos di Jalan Perintis Digerebek, Wanita Paruh Baya Ditangkap Bersama 36 Paket Sabu

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:45 WIT

Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:45 WIT

Begal Merajalela di Mimika, Polres Bentuk Tim Khusus

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:40 WIT

Polisi Selidiki Dugaan Jaringan Narkoba di Jalan Pattimura Timika

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:42 WIT

Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp900 Juta, Tren Narkoba Melonjak Tajam

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:04 WIT

Kapolres Biak Ungkap Temuan Baru Pascaledakan, Dua Proyektil dan Granat Diamankan

Berita Terbaru