Kontak Tembak di Yahukimo, Seorang Prajurit TNI Tewas

Selasa, 22 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pratu Agung Pramudi Laksono tewas dalam kontak tembak di Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (21/8/2023).

Pratu Agung Pramudi Laksono tewas dalam kontak tembak di Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (21/8/2023).

YAHUKIMO – Seorang anggota TNI dikabarkan meninggal dunia dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (21/8/2023).

Informasi yang dihimpun GaleriPapua.com, korban merupakan anggota Satgas Pamtas Mobile Yon 7 Marinir TNI-AL atas nama Pratu Agung Pramudi Laksono.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius Fakhiri, saat dikonfirmasi membenarkan kabar penembakan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diungkapkan bahwa dirinya menerima laporan dari Kapolres Yahukimo bahwa pada pukul 11.25 waktu setempat, KKB melakukan penyerangan ke pos Marinir di KM 06.

Baca Juga :  Dishub Mimika Lapor Polisi Terkait Adanya Pencemaran Nama Baik

“Penyerangan terhadap pos Marinir di Kilometer 6 itu terjadi sekitar pukul 11.25 WIT,” ujar Fakhiri.

Akibat dari penyerangan itu, Pratu Agung Pramudi Laksono terkena luka tembak di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia saat dilarilan ke RSUD Dekai.

Fakhiri menyebutkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku yang melakukan penyerangan.

“Aparat keamanan di Dekai masih bersiaga guna mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan,” pungkasnya.

Sementara Dandim 1715 Yahukimo, Letkol Inf Tommy Yudistyo, menyampaikan bahwa hari ini, Selasa (22/8/2023), jenazah korban akan dievakuasi ke Jayapura dan selanjutnya diterbangkan ke Jakarta.

Baca Juga :  Jelang HUT RI ke-78, Ratusan Regu Ramaikan Lomba Gerak Jalan di Mimika

Dia juga membenarkan almarhum Pratu Agung tertembak di kepala bagian belakang saat terjadi kontak tembak dengan KKB di Pos Satgas Yonif 7/Marinir yang merupakan pos baru yang sedang dalam pembangunan.

“Baku tembak terjadi antara anggota Satgas Yonif 7/Marinir dengan KKB Kodap XVI Yahukimo. Diduga penyebab kontak tembak karena KKB Kodap XVI Yahukimo tidak senang dengan adanya pembangunan pos Satgas TNI-Polri di wilayah Kabupaten Yahukimo,” jelas Tommy.

“Saat ini anggota TNI-Polri bersiaga guna mengantisipasi terjadinya kasus penembakan yang dilakukan KKB,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027
Petrosea Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Air Hujan untuk Memperluas Akses Air Layak Minum di Sorong
Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika
IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua
Transaksi Rp627 Ribu yang Berujung PHK di Alfamidi Sentani
Ko Puaz: Kopi, Kebun, dan Mimpi yang Tumbuh di Paniai
Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:39 WIT

Tifa Creative Bawa UMKM Mimika ke Perhatian Staf Khusus Presiden, Tiar Diundang ke TIFA 2027

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:42 WIT

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:02 WIT

IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:32 WIT

Transaksi Rp627 Ribu yang Berujung PHK di Alfamidi Sentani

Berita Terbaru