Korban Penembakan di Puncak Papua Tengah Adalah Purnawirawan TNI

Endy Langobelen

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan. (Foto: Istimewa)

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan. (Foto: Istimewa)

PUNCAK – La Ode Rusli, korban penembakan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Senin (2/12/2024) kemarin, merupakan seorang Purnawirawan TNI Angkatan Darat (AD).

Hal itu disampaikan Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan, dalam keterangan tertulis yang diterima Galeripapua.com, Selasa (3/12/2024) siang.

“Korban merupakan seorang Purnawirawan TNI AD yang kerap membantu masyarakat dalam kegiatan teritorial, sehingga kesehariannya dikenal oleh masyarakat sosok yang peduli dan religius,” ujar Candra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan bahwa korban ditembak oleh gerombolan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Pasar Ilaga, Kampung Kago, Distrik Ilaga, sekitar pukul 19.00 WIT.

Baca Juga :  KKB Lakukan Penyerangan di Puncak, 2 Warga Sipil Tertembak

“Akibat penembakan gerombolan OPM ini menyebabkan yang bersangkutan mengalami luka tembak di bagian ketiak kiri dan korban masih dalam kondisi sadar. Saat itu juga korban langsung dievakuasi ke RSUD Ilaga guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” jelas Candra.

“Saat ini, Selasa (3/12) pagi, korban telah dievakuasi dari Ilaga menuju Timika menggunakan Pesawat untuk mendapatkan proses penanganan medis di RSUD Mimika,” imbuhnya.

Senada, Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena, juga mengatakan korban saat ini telah dirawat di ruang Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Mimika.

Baca Juga :  Atasi Banjir di SP 5, Pemkab Mimika Bakal Normalisasi Sungai

“(Korban) tiba sekitaran pukul 10.30 WIT. Sudah ditangani oleh tim medis di IRD. Korban mengalami luka tembak di bagian punggung. Kondisi masih dalam penanganan observasi tindakan medis di IRD untuk mendapat penanganan lanjut,” jelas Lucky via pesan WhatsApp.

Sebagai informasi, pada hari yang sama saat penembakan ini terjadi, Senin (2/12/2024), aparat gabungan TNI-Polri juga dikabarkan menembak mati seorang anggota TPNPB-OPM atas nama Jelek Waker di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika
Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika
Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:25 WIT

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Minggu, 13 September 2026 - 18:14 WIT

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Berita Terbaru