Lawan Malaria, Dinkes Mimika Akan Luncurkan Program El Matador

Kamis, 13 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan, Reynold Ubra menyosialisasikan program El Matador pada sebuah pertemuan di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Kamis (13/10/2022).

Kepala Dinas Kesehatan, Reynold Ubra menyosialisasikan program El Matador pada sebuah pertemuan di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Kamis (13/10/2022).

MIMIKA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika akan meluncurkan program El Matador atau eliminasi malaria tanpa kendor untuk menekan angka penyebaran penyakit malaria di Mimika.

Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Mimika, Reynold Ubra pada sebuah pertemuan di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Timika, Kamis (13/10/2022).

“Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional tahun 2022, kami akan melakukan program gebrak malaria yang dikenal dengan program El Matador, di mana di sana akan ada penglibatan semua sektor, termasuk teman-teman media, influencer Timika, FKUB, dan juga para ketua paguyuban, guru-guru,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reynold mengatakan, program tersebut nantinya akan mengatasi dua hal, yakni pencegahan penularan malaria dari ke manusia dan dari manusia ke nyamuk.

“Karena ampai sekarang kalau kita lihat genangan air di lingkungan dimana kita tinggal itu belum bersih ya, itu satu. Yang kedua, masalah kepatuhan pengobatan malaria sampai tuntas. Ini yang harus diawasi oleh semua anggota keluarga,” kata Reynold.

Baca Juga :  Kontak Tembak di Intan Jaya, TNI dan Masyarakat Jadi Korban

Adapun lima pendekatan yang bakal dilakukan untuk menjalankan program El Matador. Pertama, melakukan pengorganisasian di antara para pemangku kepentingan sampai di tingkat masyarakat.

“Yang kedua adalah promosi dan deteksi malaria lebih dini. Itu nanti dilakukan dengan pemeriksaan darah secara masal oleh Puskesmas dan juga kader-kader kesehatan, kader malaria. Yang ketika adalah melakukan pengobatan dan melakukan pemantauan pengobatan sampai benar-benar dinyatakan tuntas,” jelasnya.

“Yang keempat pengendalian vektor, yaitu akan dilakukan pengamatan-pengamatan dimana tempat perindukan nyamuk. Dan kelima adalah manajemen data surveilans malaria. Ini pasti kami akan bekerja sama dengan media untuk menyampaikan lingkungan mana sih yang bersih. Berapa sih kasus malaria dalam dua kali seminggu,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bisnis Cakar Bongkar Dilarang, Pedagang: Harus Ada Solusi Dulu

Reynold berharap dengan adanya program El Matador yang nantinya dilakukan secara serentak, terstruktur dan masif, malaria di Mimika nantinya dapat dikendalikan dengan baik.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa saat ini tim dari Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan dan Puskesmas sedang menyusun mikroplaning untuk dua periode.

“Itu periode jangka pendek, yaitu untuk bulan Oktober sampai bulan Desember, karena di bulan Januari biasanya kasus malaria itu tinggi setelah Natal tahun baru. Nah kemudian yang berikut adalah untuk jangka menengah yaitu tahun 2023. kementerian Kesehatan punya komitmen untuk bisa mensuport upaya percepatan pengendalian malaria di Mimika itu lebih maksimal,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Mimika Akui Data Malaria Keliru, Target Eliminasi 2030 Diperkuat
Mimika Uji Coba Primakuin Dosis Tinggi untuk Kejar Eliminasi Malaria 2030
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea Percepat Penanggulangan Malaria di Mimika, Ratusan Kelambu Dibagikan ke Masyarakat
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Gedung C2 RSUD Mimika Rp242 Miliar: Solusi Overkapasitas, DPRK Minta Pengawasan Ketat
Tekan Kasus Malaria, Mimika Baru Bentuk Tim Kelurahan Berbasis Komunitas

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:17 WIT

Bupati Mimika Akui Data Malaria Keliru, Target Eliminasi 2030 Diperkuat

Jumat, 24 April 2026 - 19:31 WIT

Mimika Uji Coba Primakuin Dosis Tinggi untuk Kejar Eliminasi Malaria 2030

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Kamis, 16 April 2026 - 12:26 WIT

Petrosea Percepat Penanggulangan Malaria di Mimika, Ratusan Kelambu Dibagikan ke Masyarakat

Rabu, 15 April 2026 - 20:29 WIT

Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT