MIMIKA – Koops TNI Habema mulai menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat di tiga distrik di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, yang terdampak krisis pangan dan krisis air akibat cuaca ekstrem.
Bantuan berupa bahan makanan, obat-obatan, dan tenaga medis tersebut akan disalurkan selama tiga hari, mulai 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Pantauan Galeripapua.com di Bandara Mozes Kilangin Timika, Jumat (31/7/2026) pagi sekitar pukul 08.15 WIT, personel Koops TNI Habema mulai memindahkan logistik dari truk ke dalam pesawat yang akan diterbangkan menuju wilayah terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Teritorial Koops TNI Habema, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, mengatakan bantuan diberikan setelah pihaknya menerima laporan mengenai krisis pangan dan air yang melanda tiga distrik, yakni Agandugume, Oneri, dan Lambewi.
“Terkait dengan kejadian yang terjadi di Kabupaten Puncak bahwa beberapa hari yang lalu, kami Koops TNI Habema mendapatkan laporan informasi terkait dengan kejadian krisis pangan dan air yang terjadi di Kabupaten Puncak, tepatnya di tiga distrik, yaitu Distrik Oneri, Distrik Lambewi, dan Distrik Agandugume,” ujarnya.
Menurut Stefie, kondisi tersebut dipicu fenomena El Nino yang menyebabkan kekeringan berkepanjangan disertai suhu udara yang sangat rendah.
“Hal ini akibat dari fenomena El Nino, yang mengakibatkan kekeringan, kemudian suhu udara di daerah yang terdampak ini cukup ekstrem, berkisar antara 2 derajat sampai dengan 9 derajat,” jelas Stefie.
“Nah, hal ini membuat kebun-kebun masyarakat yang ada di tiga distrik tersebut menjadi gagal panen, sehingga terjadilah krisis pangan dan krisis air,” imbuhnya.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Panglima Koops TNI Habema memerintahkan Satgas Teritorial untuk segera menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat.
“Saya, selaku Komandan Satgas Teritorial, mendapatkan perintah dari Pangkoops TNI Habema untuk secara cepat melaksanakan atau membantu memberikan kegiatan kemanusiaan kepada tiga distrik yang terdampak krisis pangan dan air,” katanya.
Pada tahap awal, Koops TNI Habema mengirimkan sekitar dua ton bahan makanan yang terdiri atas beras, mi instan, susu bayi, biskuit bayi, gula, tepung, dan kebutuhan pokok lainnya.
“Hari ini, kami akan mengirimkan 2 ton bahan makanan yang terdiri dari beberapa ton beras, kemudian ada indomie, ada susu buat anak-anak bayi, dan biskuit buat anak-anak bayi, kemudian ada gula, kemudian ada tepung, dan ada beberapa bahan makanan lainnya.”
Penyaluran Bertahap Gunakan Dua Pesawat dan Dua Helikopter
Stefie menjelaskan, distribusi bantuan dilakukan secara bertahap mengingat medan menuju lokasi sangat sulit dijangkau.
“Pesawat yang kami gunakan ada dua pesawat, kemudian ada dua heli yang akan kami terbangkan pagi ini menuju ke distrik Agandugume. Dan besok kami juga akan melakukan bantuan ke distrik Oneri, dan lusa kami akan memberikan bantuan ke distrik Lambewi. Jadi ada tiga gelombang yang akan kami kirim,” terangnya.
Ia mengakui proses distribusi menghadapi tantangan berupa medan pegunungan yang ekstrem, cuaca yang tidak menentu, serta potensi gangguan keamanan.
“Kami menyadari bahwa menuju ke tiga distrik yang terdampak krisis pangan dan air ini cukup menyulitkan kami, karena memang medan yang kami lewati merupakan medan-medan yang sangat ekstrim. Kemudian, kami juga mengalami atau akan berhadapan dengan cuaca yang ekstrim,” kata Stefie.
“Nah, biar rekan-rekan media juga pahami bahwa tiga distrik tersebut merupakan daerah yang sangat terisolir. Belum lagi, kami juga mendapat ancaman dari OPM, yaitu ancaman tembakan, sehingga kami merasa perlu untuk segera melakukan tindakan bantuan kemanusiaan,” tuturnya.
Selain bahan makanan, Koops TNI Habema juga memberangkatkan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan medis kepada warga yang membutuhkan.
“Informasi yang kami terima dari Danyon 600, memang ada beberapa (masyarakat) yang mengalami sakit, sehingga hari ini tidak saja kami mengirimkan bantuan bahan makanan, tapi kami juga mengirimkan tenaga medis untuk mengantisipasi mana kala ada masyarakat yang sakit,” jelasnya.
Stefie berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat hingga kondisi kembali normal.
“Kami berharap dari Koops TNI Habema, bantuan yang kami berikan ini bisa membantu kesulitan masyarakat yang terdampak bencana tersebut,” ujarnya.
“Harapan kami dan keinginan kami selaku Koops TNI Habema, kami akan selalu berusaha untuk hadir bersama-sama dengan masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat yang mengalami dampak krisis pangan dan krisis air,” pungkasnya.







