Metrology Goes To School: Beri Pemahaman Alat Ukur kepada Pelajar

Jefri Manehat

Kamis, 13 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Disperindag Kabupaten Mimika, Petrus Pali Ambaa, memberikan arahan pada pembukaan Metrology Goes To School.

Kepala Dinas Disperindag Kabupaten Mimika, Petrus Pali Ambaa, memberikan arahan pada pembukaan Metrology Goes To School.

MIMIKA – Dalam rangka memperkenalkan dan memberikan pemahaman alat ukur kepada para pelajar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika melaksanakan program Metrology Goes to School.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari di dua lokasi berbeda yakni SMK 3 Kesehatan dan SMA Negeri 1 Mimika pada Rabu (12/6/2024) dan Kamis (13/6/2024).

Pelaksanaan tersebut juga dirangkaikan dengan pengawasan atau penyuluhan Metrologi Legal 2024 di lapak babi dan pedagang ikan Pasar Sentral.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Disperindag Mimika, Petrus Pali Ambaa, menerangkan metrologi merupakan kegiatan pengukuran diberbagai bidang seperti industri, ilmu pengetahuan, dan teknologi sesuai acuan internasional.

“Contoh kegiatan metrologi seperti mesin SPBU rutin ditera (dicek pengukurannya) oleh Badan Metrologi agar satuan liternya sesuai dengan standar internasional,” kata Petrus dalam pembukaan sosialisasi di SMA N I Mimika, Kamis (13/6/2024).

Dikatakan, kegiatan sosialisasi digelar sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal, Permendag nomor 67 tahun 2018 tentang Alat-alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya yang Wajib Ditera dan Ditera Ulang.

Baca Juga :  Sinergi FKUB dan PKUB Kemenag RI, Teguhkan Komitmen Menuju Mimika Kota Harmoni

Disperindag Mimika khususnya Bidang Metrologi dan Perlindungan Konsumen terus berupaya menyosialisasikan metrologi kepada masyarakat, terutama kepada pengguna alat ukur, takar, dan timbang.

Hal itu dikarenakan metrologi sangat penting untuk melindungi masyarakat dari kecurangan dalam praktek pengukuran dan juga agar pengusaha taat terhadap aturan pengukuran atau metrologi.

“Jadi, dalam pengukuran perlu adanya jaminan kebenaran, serta adanya ketertiban dan kepastian hukum. Karena itu, Metrology Goes to School bertujuan untuk memberikan edukasi dini kepada guru dan siswa,” jelasnya.

Dia berharap, dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, para siswa dan guru bisa menyebarkan kepada masyarakat dan pelaku usaha di sekitar sehingga mendorong mereka untuk semakin bertanggung jawab dalam pengukuran dan semakin waspada terhadap proses ukur.

Selain melalui sosialisasi, Disperindag Mimika juga terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik pengusaha di pasar, industri, maupun pemangku kepentingan, untuk melakukan tera ulang, pengawasan, dan penyidikan metrologi.

Baca Juga :  Seluruh Fraksi Setuju APBD Perubahan Senilai Rp7,2 Triliun

“Harapannya semoga dengan adanya kegiatan ini dan usaha lainnya dari Disperindag dapat meningkatkan pemahaman penggunaan alat ukur, pentingnya pengukuran, dan ketepatannya serta perlindungan konsumen,” tutupnya.

Sementara itu, Elisabeth Macsurella, Kabid Metrologi yang juga merupakan narasumber kegiatan, menjelaskan bahwa Metrologi merupakan ilmu pengetahuan tentang ukur mengukur secara luas.

Sedangkan Metrologi Legal yakni, Metrologi yang mengelola satuan-satuan ukuran, metode-metode pengukuran dan alat-alat ukur, yang menyangkut persyaratan teknik dan peraturan berdasarkan Undang-Undang yang bertujuan melindungi kepentingan umum dalam hal kebenaran pengukuran.

“Jadi, jika kita menyalahgunakan pengukuran, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, Metrologi juga berkaitan dengan penerapan pajak yakni menyangkut waktu.

“Jadi, semua aktifitas kegiatan kita berhubungan dengan Metrologi, baik kesehatan, pendidikan, agama, dan lainnya,” terangnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMA Negeri 1 Mimika Antusias Belajar Mitigasi Bencana di IFRC 2026
Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi
Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga
Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat
Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal
Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi
Realisasi Anggaran Mimika Capai 50,11 Persen: BPKAD Ingatkan Kualitas Proyek dan Keterlambatan OPD
Dies Natalis ke-64, Uncen Gelar Pelatihan Jurnalistik Bersama Cenderawasih Pos

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:52 WIT

Siswa SMA Negeri 1 Mimika Antusias Belajar Mitigasi Bencana di IFRC 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:13 WIT

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:11 WIT

Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIT

Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal

Berita Terbaru