Operasi Pencarian Long Boat Hilang di Perairan Kaimana Ditutup

Ahmad

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang petugas SAR sedang berdiri di tengah perahu mengamati sekitaran permukaan laut dalam pencarian Long Boat hilang kontak di perairan Lakahia Kaimana. (Foto: Istimewa/SAR Timika)

Seorang petugas SAR sedang berdiri di tengah perahu mengamati sekitaran permukaan laut dalam pencarian Long Boat hilang kontak di perairan Lakahia Kaimana. (Foto: Istimewa/SAR Timika)

MIMIKA – Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Kaimana secara resmi menutup operasi SAR pencarian long boat berpenumpang 2 orang yang hilang kontak di sekitar Perairan Lakahia, Kaimana, Papua Barat beberapa waktu lalu.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Kaimana, Silas Wopari, menyebutkan operasi SAR ditutup karena pencarian hingga hari ke tujuh, pada 1 Mei 2025, belum juga membuahkan hasil.

“Sesuai peraturan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, di mana pencarian telah memasuki hari ke tujuh dan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi SAR diusulkan untuk ditutup,” kata Silas Wopari dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/5/2025).

“Namun, jika kemudian hari ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi SAR dapat dibuka kembali,” imbuhnya.

Silas menerangkan, Tim SAR gabungan dibantu masyarakat dan keluarga korban telah melakukan pencarian sejak hari pertama.

Berbagai upaya dan pengerahan alut telah dilakukan. Mulai dari menggunakan RBB 500 PK milik TNI AL, 4 long boat milik masyarakat dan keluarga korban, hingga pengerahan RB 217 milik Basarnas yang diberangkatkan dari dermaga Basarnas di Poumako Timika untuk melakukan penyisiran di perairan dalam atau luar.

Namun, semua upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan tersebut belum juga membuahkan hasil. Kedua korban beserta long boat tak kunjung ditemukan.

Baca Juga :  KKB Bunuh dan Bakar Pilot Selandia Baru di Papua

Diberitakan sebelumnya bahwa sebuah long boat berpenumpang 2 orang dilaporkan hilang kontak di Perairan Lakahia,Kaimana, Papua Barat.

Informasi ini dilaporkan oleh seorang perempuan bernama Oda ke Pos Pencarian dan Pertolongan Kaimana pada 25 April 2025.

Berdasarkan laporan, long boat dengan dua penumpang bernama Ahmad Akbar (30) dan Sandi Basri (20) itu berangkat dari Kabupaten Kaimana tujuan Lakahia pada 14 April 2025 dan dijadwalkan kembali dari Lakahia menuju Kaimana tanggal 22 April 2025. Namun, hingga kini, belum diketahui nasib dan keberadaannya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi
8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua
Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam
Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar
Begal Merajalela di Mimika, Polres Bentuk Tim Khusus

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:13 WIT

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIT

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:35 WIT

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:06 WIT

Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:53 WIT

8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT