OPM Klaim Sita 2 Pistol di Puncak Jaya, Polri: Itu Hoaks

Endy Langobelen

Jumat, 24 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPNPB menunjukkan dua pistol yang diklaim telah disita dari anggota Polri yang gugur di Puncak Jaya. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

TPNPB menunjukkan dua pistol yang diklaim telah disita dari anggota Polri yang gugur di Puncak Jaya. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

PUNCAK JAYA – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), atau biasa disebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) oleh Polri, mengklaim telah menyita dua senjata api dari anggota Polres Puncak Jaya yang gugur ditembak pada 22 Januari 2025 lalu.

Klaim itu diungkapkan oleh Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, melalui siaran pers yang diterima Galeripapua.com, Jumat (24/1/2025).

“Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Panglima Umum TPNPB, Jenderal Goliath Tabuni, pada hari ini Rabu, 22 Januari 2025 bahwa TPNPB telah berhasil menyita dua senjata api berjenis pistol glock dari anggota militer Indonesia (polisi) yang ditembak mati sejak kemarin siang di Puncak Jaya,” ujar Sebby.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan kedua kedua senjata tersebut telah berada di Markas TPNPB yang mana dijadikan sebagai aset mereka.

“Jika aparat militer berkeinginan untuk mengambil senjata dinas anda, silakan datang ke Markas kami,” kata Sebby.

Baca Juga :  Komandan "Semut Merah" KKB Yahukimo Tewas Dilumpuhkan Polisi

Di samping itu, Polri melalui Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, membantah klaim tersebut.

Ditegaskan bahwa klaim yang disampaikan KKB adalah informasi yang tidak benar atau hoaks. Narasi itu dianggap yang sebagai propaganda yang bertujuan menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025)

Sebab, menurut Faizal informasi yang disampaikan KKB tidak memiliki dasar fakta dan hanya bertujuan untuk memprovokasi aparat serta masyarakat.

“Kami memastikan bahwa klaim pencurian senjata api oleh KKB ini adalah informasi yang tidak benar. Ini adalah bagian dari propaganda yang sengaja disebarkan untuk memengaruhi opini publik dan menciptakan ketakutan di masyarakat,” ujar Faizal.

Dia menegaskan bahwa Polri bersama TNI tetap fokus menjalankan operasi penegakan hukum di Papua untuk melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata. Polri tidak akan terpengaruh oleh narasi-narasi yang dibuat untuk mengalihkan perhatian aparat keamanan.

Baca Juga :  Lagi, KKB Bunuh Warga Sipil di Intan Jaya Papua Tengah

“Kami tetap fokus pada misi utama kami, yaitu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Setiap aksi KKB yang melanggar hukum akan ditindak sesuai aturan yang berlaku. Polri dan TNI bersinergi penuh untuk memastikan stabilitas di wilayah Papua,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Faizal juga mengimbau masyarakat Papua untuk tidak mudah percaya pada informasi sepihak yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya. Ia meminta warga agar tetap tenang dan mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan kedamaian di Papua.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh klaim yang tidak jelas kebenarannya. Informasi resmi hanya akan disampaikan melalui jalur resmi pemerintah dan kepolisian. Bersama-sama kita harus melawan propaganda yang bertujuan memecah persatuan bangsa,” tegasnya.

Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan bahwa keselamatan masyarakat Papua adalah prioritas utama. “Dengan pendekatan hukum yang terukur dan humanis, Polri bersama TNI berkomitmen menjaga keamanan di seluruh wilayah Papua,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ASN Korban Penikaman di Ilaga Puncak Dirujuk ke Makassar
Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika
Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan
Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 20:59 WIT

ASN Korban Penikaman di Ilaga Puncak Dirujuk ke Makassar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:55 WIT

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIT

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:33 WIT

Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Berita Terbaru

Korban saat tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. (Foto: Polsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin)

Hukrim

ASN Korban Penikaman di Ilaga Puncak Dirujuk ke Makassar

Senin, 2 Nov 2026 - 20:59 WIT

Korban penikaman di Ilaga, Kabupaten Puncak. (Foto: Satgas ODC)

Peristiwa

Seorang ASN Ditikam OTK di Ilaga Puncak

Senin, 2 Nov 2026 - 20:50 WIT