PFA Luluskan 24 Siswa Angkatan Perdana, Optimis Jadi Harapan Baru Generasi Papua

Endy Langobelen

Rabu, 19 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama para siswa angkatan perdana, pelatih, staf ofisial dan Direktur PFA, pihak PTFI, PT GGN, Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Askab Mimika, dan legenda sepak bola Indonesia asal Papua, Rully Nere, dalam acara kelulusan yang berlangsung di indoor hall Basket Mimika Sports Complex, Rabu (19/6/2024). (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

Foto bersama para siswa angkatan perdana, pelatih, staf ofisial dan Direktur PFA, pihak PTFI, PT GGN, Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Askab Mimika, dan legenda sepak bola Indonesia asal Papua, Rully Nere, dalam acara kelulusan yang berlangsung di indoor hall Basket Mimika Sports Complex, Rabu (19/6/2024). (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

MIMIKA – Papua Football Academy (PFA) yang didirikan PT Freeport Indonesia pada tahun 2022 lalu, kini telah meluluskan angkatan perdananya sebanyak 24 siswa pada Rabu (19/6/2024).

Seperti yang diketahui, akademi sepak bola usia muda ini, sejak didirikan, terus berkomitmen dan berpegang pada visinya yakni memberikan pendidikan dan mengoptimalkan talenta anak Papua menjadi individu unggul yang berintelegensi, kompetitif, percaya diri, dan adaptif melalui sepak bola.

Anak-anak yang dididik pun berpeluang besar untuk menjadi pemain sepak bola profesional, baik secara nasional maupun internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kelulusan ini, para generasi muda Papua sebanyak 24 anak itu diharapkan dapat menjadi calon pesepak bola profesional yang handal sekaligus sumber daya manusia produktif dari Tanah Papua untuk Indonesia.

Pantauan Galeripapua.com, acara seremonial kelulusan yang berlangsung di indoor hall Basket Mimika Sports Complex itu tampak diwarnai suasana haru sekaligus bahagia.

Tak terasa 24 anak-anak berbakat asal Papua itu telah berhasil menuntaskan pendidikannya selama dua tahun di kawah candradimuka sepak bola, Papua Football Academy.

Tentu kelulusan menjadi sebuah langkah baru menuju langkah besar lainnnya yang lebih tinggi untuk meraih impian para siswa angkatan pertama yang diluncurkan dan disahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pada 31 Agusutus 2022 silam.

Mimpi mereka berawal dari ajang pencarian bakat talenta sepak bola angkatan perdana yang dibentuk oleh PT Freeport Indonesia saat itu.

24 anak terpilih ini berhasil bersaing dengan 477 anak-anak lainnya dari 3 kota besar di Papua, yakni Jayapura, Timika, dan Merauke.

Baca Juga :  Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan

Selama 2 tahun, mereka terus ditempa setiap hari untuk pembentukan karakter lewat sepak bola sebagai medianya.

Didampingi oleh pelatih dan staff ofisial lainnya yang telah memiliki sertifikasi lisensi dan sarat pengalaman, anak-anak berbakat itu pun dipimpin langsung oleh Direktur PFA, Wolfgang Pikal.

Sepak bola menjembatani anak-anak berbakat pilihan ini juga dalam mempelajari sendi-sendi kehidupan lainnya. Mereka belajar tentang etika sosial, kedisiplinan, dan juga kemandirian hidup.

Direktur Teknik PFA, Wolfgang Pikal, mengungkapkan bahwa dari 24 lulusan perdana ini, diharapkan banyak yang bisa mentas menjadi pemain bola profesional.

Bagi sebagian yang lain, yang tidak menjadi pemain bola, juga diyakini sudah siap menjadi manusia yang baik bagi masyarakat dan juga menjadi manusia yang produktif di Papua bahkan di Indonesia.

“Tantangan selanjutnya bagi anak-anak ini adalah kecepatan mereka beradaptasi dengan baik di akademi-akademi lanjutan di Jawa. Anak-anak harus memiliki kesabaran dan semangat yang sama seperti awal bergabung di PFA, nanti di tempat baru yang memiliki fasilitas dan sistem yang berbeda dengan PFA,” ujar Mantan Pelatih Timnas Indonesia ini usai Graduation Class of 2024 PFA.

Tak hanya itu, rasa optimis juga mengalir dari PT Freeport Indonesia kepada para alumni atlet PFA yang seluruhnya lahir di tahun 2009 tersebut.

Direktur dan EVP Sustainable Development and Community Relation PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma, bahkan berbagi cerita pengalaman hidupnya bahwa putra Papua juga bisa menjadi mutiara bersinar saat berpijak di luar daerah mereka.

Baca Juga :  OPM Angkat Bicara Soal Penembakan Karyawan Freeport di Grasberg

Apalagi lewat sepak bola, putra asli Papua selalu akan disegani dimana pun berada saat tengah belajar menuntut ilmu kehidupan.

“Apa yang sudah kita lakukan, sudah di jalan yang benar. Dari sesuatu yang belum ada bayangannya, sampai akhirnya dua tahun ini berjalan, dan hari ini kita ada di sini. Ini adalah bukti bahwa semua sudah berjalan dengan baik dengan sistem yang sudah dipersiapkan. Kita mulai bangun jalan untuk anak-anak ini ke depannya dan itu sesuatu yang menggembirakan,” kata Claus.

Dia menambahkan, lewat program Papua Football Academy ini, selain dari pendidikan bola dan pendidikan formal, ada juga pendidikan karakter yang telah diajarkan ke anak-anak PFA.

“Hal ini diharapkan menjadi bekal yang mereka bisa bawa di kemudian hari dan juga menjadi contoh bagi anak-anak Papua selanjutnya yang akan bergabung dengan PFA,” harapnya.

Lewat kelulusan ini, kini 24 anak didik angkatan pertama yang sudah melampaui proses selama dua tahun di PFA dapat dikatakan telah membawa harapan baru bagi generasi muda Papua. Berbagai akademi dan klub sudah siap menjadi perahu berikutnya dalam petualangan karir mereka.

Pada waktu yang sama, generasi berikutnya melalui PFA Cari Bakat 2024 akan datang dengan membawa semangat yang sama, yaitu Dari Tanah Papua Untuk Indonesia.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serikat Pekerja di Freeport Peringati Hari Buruh, Jaga Hubungan Kerja yang Harmonis
Freeport Pacu SDM Papua Kuasai AI, Pelatihan di Timika Diserbu Ratusan Peserta
Polsek Mimika Baru Masuk SD, Tekan Kasus Bullying Sejak Dini
SMP SATP Juara Kapolda Papua Tengah Cup 2026
Freeport Grassroots Tournament 2026 Cetak Bibit Unggul Sepak Bola Papua
Sentra Pendidikan Mimika Butuh Intervensi Pemprov Hingga Pemerintah Pusat
Jalan Sunyi Polisi Kawan Pendidikan di Kapiraya
Wapres Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Sekolah Asrama Khusus OAP

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:47 WIT

Serikat Pekerja di Freeport Peringati Hari Buruh, Jaga Hubungan Kerja yang Harmonis

Kamis, 30 April 2026 - 21:37 WIT

Freeport Pacu SDM Papua Kuasai AI, Pelatihan di Timika Diserbu Ratusan Peserta

Senin, 27 April 2026 - 16:31 WIT

Polsek Mimika Baru Masuk SD, Tekan Kasus Bullying Sejak Dini

Minggu, 26 April 2026 - 22:19 WIT

SMP SATP Juara Kapolda Papua Tengah Cup 2026

Rabu, 22 April 2026 - 15:55 WIT

Freeport Grassroots Tournament 2026 Cetak Bibit Unggul Sepak Bola Papua

Berita Terbaru

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT