MIMIKA – Pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di tempat pemungutan suara (TPS) 001 Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dihentikan sementara akibat terjadi kericuhan antar warga saat pencoblosan, Sabtu (7/12/2024) pagi sekitar pukul 09.15 waktu setempat.
Pantauan Galeripapua.com, situasi di lokasi semakin tegang ketika warga saling serang dengan melempar batu hingga beberapa di antaranya menjadi korban luka.
Pihak aparat keamanan pun berupaya menenangkan massa hingga beberapa kali melepaskan tembakan peringatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Alhasil suasana yang tadinya tegang kembali tenang. Pihak penyelenggara kemudian berdiskusi dengan para saksi dari masing-masing Paslon untuk mencari solusi terbaik. Sayangnya, diskusi itu pun belum menghasilkan kesepakatan.
Beberapa warga pun terlihat mulai marah dan melakukan protes lantaran keluarganya diamankan oleh aparat.
Untuk mencegah terjadinya keributan yang berkepanjangan, penyelenggara dan aparat keamanan memutuskan untuk memindahkan kotak suara ke Sanggar Seni Merah Putih yang berada di RT 10, Kampung Nawaripi.
Hingga berita ini dinaikkan, pencoblosan masih dihentikan. Pihak penyelenggara pun tengah berdiskusi untuk memastikan kelanjutan PSU.
Untuk diketahui, di Kabupaten Mimika terdapat empat TPS yang melakukan PSU. Selain TPS 001 Nawaripi, ada juga TPS 008 Dingo Darama, TPS 018 Kebun Sirih, dan TPS 001 Kadun Jaya.








