Ribka Haluk Ungkap Rencana Pembangunan dan Peningkatan di Dua Bandara Nabire

Rachmat Julaini

Jumat, 17 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Landasan pacu Bandara Baru Nabire, Kamis (11/4/2024). (Foto: Galeri Papua/Rachmat Julaini)

Landasan pacu Bandara Baru Nabire, Kamis (11/4/2024). (Foto: Galeri Papua/Rachmat Julaini)

JAKARTA – Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk mengungkapkan program pengembangan dan pembangunan di dua bandara Nabire, ibukota Provinsi Papua Tengah.

Pengembangan dan pembangunan di dua Bandara Nabire itu diungkapkan Ribka Haluk saat memaparkan sejumlah capaian kinerja di Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, Kamis (17/5/2024).

Ribka Haluk menyatakan pihaknya akan mengelola Bandara Lama Nabire untuk dijadikan kawasan perkantoran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia beralasan pembangunan kawasan perkantoran diperlukan mengingat akan bertambahnya jumlah ASN yang datang dari K2 Provinsi Papua dan akan dilakukannya penerimaan ASN Tahun 2024.

Baca Juga :  Intensifikasi Pangan Jelang Idul Fitri, Loka POM: Belum Ada Temuan Pangan Berbahaya

Ribka memaparkan pihaknya sedang bersiap untuk membuat kantor sementara bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah defenitif serta kantor Sekretariat Gubernur yang memadai.

“Penggunaan (kawasan) bandara lama tentu merupakan bagian dari menjaga dan merawat aset negara,” jelas Ribka Haluk.

Sementara, Bandara Baru Nabire dipastikan akan ditingkatkan. Peningkatan yang dimaksud ialah perpanjangan runaway atau landasan pacu.

Kata Ribka, perpanjangan landasan pacu bertujuan agar pesawat Boeing dapat beroperasi di Ibukota Papua Tengah tersebut.

Baca Juga :  Temui Kepsek Se-Mimika, Pj Bupati: Pendidikan Butuh Perhatian Khusus

“Dengan hadirnya pesawat berbadan besar tentu akan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat, mulai dari terciptanya lapangan kerja dan harga tiket juga terjangkau,” klaimnya.

Pihaknya pun kini sudah berkomunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan ditindaklanjuti lewat Memorandum of Understanding (MoU).

Mengenai inisiatif peningkatan Bandara Baru Nabire, Ribka Haluk menjelaskan hal itu dilakukannya atas dasar kerinduan masyarakat.

Meningkatnya status bandara dinilai akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah, mengingat alat transportasi di Papua Tengah masih didominasi transportasi udara.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disperindag Mimika Minta Warga Rekam Pangkalan Nakal, Bukti Jadi Dasar Penindakan
DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif
Pendapatan Mimika Hampir 100 Persen, Belanja Infrastruktur Baru 82 Persen
125 Pelaku Usaha Tampil di Festival UMKM Mimika, Digelar 10-12 Agustus
Sunset Run Mimika Kehabisan Kuota, Nikah Massal Masih Tunggu 30 Pasangan
Prabowo Sebut ‘Londo Ireng’, Organisasi Pers Tuntut Permintaan Maaf
Anggota DPRP Papua Tengah Minta Pusat Evaluasi Pasukan Non-Organik di Intan Jaya
BRIDA Mimika Bakal Bentuk Sentra Kekayaan Intelektual, Ini Peran dan Fungsinya

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:07 WIT

DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:00 WIT

Pendapatan Mimika Hampir 100 Persen, Belanja Infrastruktur Baru 82 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:43 WIT

125 Pelaku Usaha Tampil di Festival UMKM Mimika, Digelar 10-12 Agustus

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:06 WIT

Sunset Run Mimika Kehabisan Kuota, Nikah Massal Masih Tunggu 30 Pasangan

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:11 WIT

Prabowo Sebut ‘Londo Ireng’, Organisasi Pers Tuntut Permintaan Maaf

Berita Terbaru