Rumah Sakit Umum Tipe B di Nabire Ditargetkan Beroperasi pada 2026

Jefri Manehat

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk dan Direktur Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta, saat memimpin diskusi mengenai layanan kesehatan, Senin (10/6/2024). (Foto: Istimewa/Humas Pemprov Papua Tengah)

Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk dan Direktur Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta, saat memimpin diskusi mengenai layanan kesehatan, Senin (10/6/2024). (Foto: Istimewa/Humas Pemprov Papua Tengah)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyiapkan rencana pembangunan Rumah Sakit Umum tipe B dengan fasilitas lengkap di Kabupaten Nabire.

Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk menyatakan pembangunan RSU itu ditargetkan rampung dua tahun atau hingga 2026 mendatang.

“Kita targetkan pada tahun 2026 rumah sakit tersebut sudah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkap Ribka Haluk usai menyambangi Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, di Jakarta, Senin (10/6/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ribka Haluk menyatakan dirinya berkunjung ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita untuk sekaligus berdiskusi agar mengetahui kesiapan pembangunan, manajemen serta pelayanan rumah sakit yang layak.

Kata dia, Kementerian Kesehatan RI telah meminta Pemprov Papua Tengah untuk menerima masukan dari sejumlah rumah sakit sehingga pembangunan rumah sakit nantinya sesuai kebutuhan masyarakat.

“Itulah kenapa kami hadir di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, untuk berdiskusi banyak hal, khususnya berdiskusi mengenai peningkatan pelayanan kesehatan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Tiga Orang Pemilik Narkoba Golongan III di Timika

Ribka Haluk berharap dukungan terus diberikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam menyiapkan secara teknis pembangunan rumah sakit, menyiapkan sarana prasarana, menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kebutuhan lainnya.

Saat ini, Ribka Haluk memastikan proses pembangunan sedang dalam perencanaan oleh tim teknis.

Direktur Utama Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Dr. dr. Iwan Dakota, SpJP (K), MARS mengatakan, pertemuan tadi membicarakan banyak hal yang sangat positif tentang peningkatan pelayanan kesehatan di Provinsi Papua Tengah.

Dr Iwan Dakota menuturkan, pihaknya siap membantu Pemprov Papua Tengah dalam menyiapkan dan meningkatkan layanan kesehatan.

“Kami sendiri sudah ke Papua Tengah dan berulang-ulang kali juga didatangi ibu pj gubernur dan jajaran. Dan kami berkomitmen akan membantu Provinsi Papua Tengah dan ke depan kita sepakat akan membuat MoU, bukan saja dengan provinsi melainkan seluruh kabupaten yang ada disana,” ungkapnya.

Baca Juga :  APBD Kabupaten Mimika Tahun 2024 Diperkirakan Capai Rp7,5 Triliun

Iwan menambahkan khusus untuk pembangunan rumah sakit, pihaknya telah merancang pengembangan rumah sakit tipe ke jenjang utama. Artinya, dengan hadirnya rumah sakit ini, seluruh masyarakat di Papua Tengah yang membutuhkan pelayanan kesehatan tidak perlu lagi berobat ke Jakarta atau daerah lain.

“Kalau rumah sakit ini sudah jadi, tidak perlu lagi ada masyarakat kita disana harus berobat dengan di rujuk ke luar daerah. Itu sebabnya kita juga bukan hanya memikirkan sarana prasarananya saja, tetapi bagaimana menciptakan SDM, yang mana itu berasal dari masyarakat setempat,” pungkasnya.

Ia optimis pembangunan rumah sakit ini bila sesuai dengan perencanaan yang matang dan sesuai dengan kaidah serta pembangunannya bisa dikerjakan dengan tepat bisa beroperasi di Tahun 2026.

“Harapan kita, rumah sakit ini harus bisa beroperasi Tahun 2026, sesuai dengan target yang di inginkan Pj Gubernur,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gedung C2 RSUD Mimika Rp242 Miliar: Solusi Overkapasitas, DPRK Minta Pengawasan Ketat
Tekan Kasus Malaria, Mimika Baru Bentuk Tim Kelurahan Berbasis Komunitas
Stunting dan Malaria Jadi Ancaman Ganda bagi Anak di Mimika
RSUD Mimika Bangun Ruang Rawat Inap Baru, Kapasitas Layanan Ditingkatkan
Lintasi Jembatan Rapuh, Nakes di Mimika Pertaruhkan Nyawa Demi Pelayanan
Dirut BPJS Kesehatan ke Mimika Gandeng Pemda Perkuat JKN
Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Luncurkan Imunisasi Kejar
Ruang Operasi RS Waa Banti akan Beroperasi pada Juni 2026 Mendatang

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 19:47 WIT

Gedung C2 RSUD Mimika Rp242 Miliar: Solusi Overkapasitas, DPRK Minta Pengawasan Ketat

Rabu, 8 April 2026 - 19:42 WIT

Tekan Kasus Malaria, Mimika Baru Bentuk Tim Kelurahan Berbasis Komunitas

Rabu, 8 April 2026 - 19:06 WIT

Stunting dan Malaria Jadi Ancaman Ganda bagi Anak di Mimika

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:27 WIT

RSUD Mimika Bangun Ruang Rawat Inap Baru, Kapasitas Layanan Ditingkatkan

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:30 WIT

Lintasi Jembatan Rapuh, Nakes di Mimika Pertaruhkan Nyawa Demi Pelayanan

Berita Terbaru

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, berkomunikasi dengan para pejabat usai apel gabungan di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan, SP3, Timika, Papua Tengah, Senin (13/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Pemerintahan

Wabup Mimika Tegur Pejabat Tahan Kendaraan Dinas Usai Mutasi

Senin, 13 Apr 2026 - 15:02 WIT

Salah satu toko penjual plastik di Kabupaten Mimika yang terdampak kenaikan harga bahan baku. Galeripapua/ Kevin Kurni

Ekonomi

Lonjakan Harga Plastik Tekan Usaha di Mimika

Minggu, 12 Apr 2026 - 06:37 WIT

Finalis Duta Bahasa Papua 2026 pada malam puncak pemilihan duta bahasa Papua di Kota Jayapura, Sabtu, 11 April 2026. Galeripapua/Ikbal Asra

Event

Isak-Melani Jadi Wajah Baru Duta Bahasa Papua 2026

Minggu, 12 Apr 2026 - 06:01 WIT