Simulasi IPB Atas Perubahan Iklim: Kopi Diperkirakan Musnah pada 2080

Rachmat Julaini

Sabtu, 18 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Arif Satria sekaligus Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) menyampaikan sejumlah pesan usai melantik Majelis Pengurus Wilayah ICMI Papua Barat, Jumat (17/5/2024) malam. (Foto: Galeri Papua/Rachmat Julaini)

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Arif Satria sekaligus Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) menyampaikan sejumlah pesan usai melantik Majelis Pengurus Wilayah ICMI Papua Barat, Jumat (17/5/2024) malam. (Foto: Galeri Papua/Rachmat Julaini)

MANOKWARI – Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Arif Satria, memperkirakan komoditas minuman yang digemari masyarakat yakni kopi akan musnah pada 2080 mendatang akibat perubahan iklim saat dunia mengalami disrupsi.

Perubahan iklim sejauh ini, dinilainya telah berdampak pada cara hidup manusia dan produksi pangan.

“Setiap kenaikan satu derajat suhu berpengaruh pada produksi beras nasional, peternakan, perikanan hingga gizi mikro,” ungkap Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) itu, Jumat (17/5/2024) di Manokwari.

Akibat perubahan iklim, tanaman yang dulunya memiliki gizi lebih tinggi, kini berkurang kualitas gizinya saat aneka makanan dikonsumsi.

Bagi penyuka kopi, Arif Satria menyatakan komoditas pertanian yang disukai di dunia itu juga terdampak perubahan iklim. Kenaikan suhu disebutnya menurunkan probabilitas kopi.

IPB, lanjut Arif Satria, sudah melakukan simulasi yang mana hasilnya pada 2080 mendatang, jika perubahan iklim tidak terkendali, maka kopi akan berakhir umurnya.

Baca Juga :  I Wayan Suyatna Bakal Menjabat Kepala SAR Timika

“Jadi, cicit-cicit kita akan melihat kopi di museum. Dia akan mengatakan kakek saya, buyut saya, pernah minum yang namanya kopi,” ungkapnya.

Namun, Arif Satria sekali lagi mengingatkan tidak adanya kopi akan terjadi jika mitigasi terhadap perubahan iklim tidak dijalankan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan
Petani Ikan Mimika Butuh Pasar, PMI dan Amungsa Foundation Siap Dorong ke DPRK
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Peternak Babi Mimika Keluhkan Ternak Menumpuk, Biaya Pakan Terus Berjalan
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Pertama Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Picu Penumpukan Truk
604 Ton CPO Dikirim dari Mimika, Industri Sawit PT KBV Mulai Bergerak

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Selasa, 8 September 2026 - 10:44 WIT

Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan

Jumat, 4 September 2026 - 15:19 WIT

Petani Ikan Mimika Butuh Pasar, PMI dan Amungsa Foundation Siap Dorong ke DPRK

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:15 WIT

Peternak Babi Mimika Keluhkan Ternak Menumpuk, Biaya Pakan Terus Berjalan

Berita Terbaru