Sinergi TNI dan Pemkab Mimika: Membedah Program TMMD ke-128 di Kampung Keakwa

Ahmad

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan berita acara kerja sama Pemkab Mimika dan Kodim 1710/Mimika dalam rangka akselerasi TMMD ke-128. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Penandatanganan berita acara kerja sama Pemkab Mimika dan Kodim 1710/Mimika dalam rangka akselerasi TMMD ke-128. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob, secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1710/Mimika tahun anggaran 2026 yang dipusatkan di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, pada Rabu, (22/4/2026).

Upacara pembukaan yang berlangsung di Lapangan Kodim 1710/Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, menjadi titik awal dimulainya operasi bakti selama satu bulan ke depan.

Proyek ini melibatkan 150 personel gabungan dari TNI AD, AL, AU, dan Polri di bawah komando Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Tengku Jozanda selaku Dansatgas TMMD ke-128.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Johannes Rettob menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan instrumen penting untuk menjangkau wilayah terpencil yang sulit disentuh pembangunan reguler. Fokusnya tak sekadar infrastruktur fisik, tapi juga penguatan modal sosial masyarakat.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Mimika menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1710 Mimika, yang telah melaksanakan kegiatan ini secara berkesinambungan. Kehadiran TMMD menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Mimika sangat mendukung penuh pelaksanaan TMMD ke-128 ini,” ujar Johannes dalam sambutannya.

Baca Juga :  Penyaluran Bama ke 3 Kampung Terdampak Bencana di Tembagapura Terkendala Cuaca

Tahun ini, TMMD membawa agenda ambisius. Selain membangun lima unit rumah panggung tipe 36, satgas juga akan mengeksekusi program unggulan Kepala Staf TNI AD, yakni ‘Manunggal Air’ dan ‘Manunggal dengan Alam’.

Program ini mencakup pembuatan lima sumur bor beserta fasilitas MCK, serta rehabilitasi lingkungan berupa penanaman mangrove seluas dua hektare dan pembersihan sampah laut.

Johannes berharap proyek ini menjadi stimulus bagi peningkatan kualitas hidup warga Distrik Mimika Tengah.

“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat terwujud pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, seperti akses jalan, rumah layak huni, fasilitas umum, serta sarana pendukung lainnya yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah sasaran, yang mana tahun ini dilaksanakan di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah,” tuturnya.

Selain pembangunan fisik, program non-fisik juga disisipkan untuk memitigasi isu sosial di akar rumput, mulai dari penyuluhan bahaya narkoba, penanganan stunting, hingga edukasi pemanfaatan hasil laut. Johannes menggarisbawahi bahwa partisipasi warga adalah kunci keberlanjutan proyek tersebut.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah pelaksanaan TMMD di Kampung Keakwa dan masyarakat Distrik Mimika Tengah, untuk turut berpartisipasi aktif menjaga hasil pembangunan serta memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya. Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada TNI dan pemerintah, tetapi juga pada peran serta masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Bulog Merauke Datangkan 4.000 Ton Beras Penuhi Kebutuhan di Papua Selatan

Bagi Pemkab Mimika, TMMD ke-128 bukan sekadar proyek pembangunan rutin, melainkan strategi sinergis di tengah tantangan pembangunan yang kian kompleks.

“Kita semua menyadari bahwa tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak. Program TNI Manunggal Membangun Desa adalah salah satu contoh nyata bagaimana sinergi dapat menghasilkan dampak positif yang besar bagi masyarakat,” pungkas Johannes.

Sesuai jadwal, seluruh rangkaian kegiatan TMMD ini akan berlangsung hingga 21 Mei 2026. Targetnya jelas, yakni mengubah wajah Kampung Keakwa melalui integrasi pembangunan fisik dan pemberdayaan manusia.

Proyek ini dijadwalkan berlangsung mulai hari ini hingga 21 Mei 2026 di bawah komando Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Tengku Jozanda selaku Dansatgas TMMD ke-128.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana
DPMPTSP Mimika Dorong Transformasi Digital Kearsipan via Aplikasi SRIKANDI

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Rabu, 2 September 2026 - 15:46 WIT

Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga

Berita Terbaru

Kepala BPBJ Mimika, Anton Pasoro. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:29 WIT

Tim Satuan Reskrim Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dugaan pembunuhan seorang warga di area belakang Indekos Warna Warni, Jalan Kelimutu, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas dalam Indekos di Mimika

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:16 WIT