Tim Tanggap Darurat Freeport Temukan Tiga Jenazah Pekerja GBC

Endy Langobelen

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Tanggap Darurat PT Freeport  Indonesia (PTFI) pada hari ini, Minggu, 5  Oktober 2025, telah menemukan dan  mengevakuasi 3 (tiga) jenazah rekan kerja  dari lokasi insiden luncuran material basah  di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block  Cave (GBC). (Foto: Istimewa/Dok. PTFI)

Tim Tanggap Darurat PT Freeport Indonesia (PTFI) pada hari ini, Minggu, 5 Oktober 2025, telah menemukan dan mengevakuasi 3 (tiga) jenazah rekan kerja dari lokasi insiden luncuran material basah di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC). (Foto: Istimewa/Dok. PTFI)

MIMIKA — Setelah hampir tiga pekan melakukan pencarian di tengah kondisi ekstrem bawah tanah, Tim Tanggap Darurat PT Freeport Indonesia (PTFI) berhasil menemukan tiga jenazah pekerja yang menjadi korban insiden luncuran material basah di area Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC).

Penemuan para korban berlangsung pada Minggu (5/10/2025) di dua waktu berbeda. Satu korban ditemukan sekitar pukul 12.00 WIT, sementara dua korban lainnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 16.53 WIT.

Dalam keterangan resmi perusahaan, PTFI menyampaikan bahwa proses identifikasi dilakukan secara hati-hati oleh Tim Medis bersama Tim Kepolisian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil identifikasi awal mengonfirmasi bahwa korban pertama yang ditemukan sekitar pukul 12.00 WIT adalah Victor Bastida Ballesteros, warga negara Republik Chili yang bekerja di PT Redpath Indonesia.

Sementara itu, dua korban lainnya yang ditemukan pada sore hari masih dalam proses identifikasi oleh tim berwenang.

Baca Juga :  Claus Wamafma Apresiasi Kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyampaikan rasa duka mendalam atas kehilangan para pekerja tersebut.

“Selain rekan kerja, mereka adalah bagian dari keluarga besar Freeport. Kehilangan ini membawa duka yang mendalam bagi kita semua. Atas nama pribadi dan perusahaan, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang telah berada di Tembagapura sejak 14 September 2025 lalu. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi kekuatan dan ketabahan bagi kita semua,” ujar Tony.

Tony menambahkan bahwa penemuan ini merupakan kemajuan penting dalam proses tanggap darurat, namun tim di lapangan masih terus berupaya untuk menemukan seluruh pekerja yang belum ditemukan.

“Upaya penyelamatan masih terus dilakukan untuk menemukan seluruh rekan kerja yang terjebak,” jelasnya.

PT Freeport Indonesia juga memastikan bahwa perusahaan memberikan pendampingan penuh bagi keluarga korban, baik dalam proses identifikasi maupun dukungan emosional selama masa berduka.

Baca Juga :  PTFI dan ANTAM Teken Perjanjian Jual Beli Emas Wujudkan Hilirisasi di Dalam Negeri

Sejak insiden terjadi pada pertengahan September 2025, Tim Tanggap Darurat PTFI terus melakukan pencarian di tengah kondisi kerja yang menantang, termasuk risiko keselamatan yang tinggi di area tambang bawah tanah.

Hingga kini, fokus utama perusahaan tetap pada keselamatan personel dan penyelesaian proses evakuasi seluruh korban dengan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Untuk diketahui, peristiwa luncuran wet muck terjadi pada Senin, 8 September 2025. Saat itu, luncuran lumpur basah menutup akses para pekerja dan mengisolasi ketujuh korban di dalam terowongan.

Dua korban sebelumnya telah ditemukan pada 20 September 2025. Keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Masing-masing korban bernama Irawan dan Wigih Hartono.

Dengan adanya penemuan hari ini, maka jumlah korban yang telah ditemukan dan dievakuasi sebanyak lima orang. Sementara dua korban masih dalam pencarian.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Freeport dan Masyarakat Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Mimika
Freeport Gelontorkan Triliunan Rupiah per Tahun untuk Kelola Tailing
Kolaborasi Freeport dan Pemkab Mimika Dalam Peringatan Hari Lingkungan Sedunia Lewat Pameran
PSSI dan KNVB Rampungkan Coaching Clinic, Orbitkan Talenta Muda Mimika ke Panggung Internasional
Perkuat Ekosistem Pesisir Mimika, Freeport Tebar Bibit Baramundi dan Kepiting di Muara Tipuka
DLH Mimika dan Freeport Bersihkan Sungai Tersumbat Sampah
8 Pemuda Suku Kamoro Lulus IPN, Siap Kerja di Industri Perhotelan
Freeport Setor Tambahan Dividen Untuk Pemprov dan 8 Kabupaten Se-Papua Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:05 WIT

Freeport dan Masyarakat Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Mimika

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:45 WIT

Freeport Gelontorkan Triliunan Rupiah per Tahun untuk Kelola Tailing

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:35 WIT

Kolaborasi Freeport dan Pemkab Mimika Dalam Peringatan Hari Lingkungan Sedunia Lewat Pameran

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:48 WIT

PSSI dan KNVB Rampungkan Coaching Clinic, Orbitkan Talenta Muda Mimika ke Panggung Internasional

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:50 WIT

Perkuat Ekosistem Pesisir Mimika, Freeport Tebar Bibit Baramundi dan Kepiting di Muara Tipuka

Berita Terbaru

Kepala Disdukcapil Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo saat diwawancarai di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (18/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Dukcapil Siaga, Membaca Arah Baru Tertib Adminduk di Mimika

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:56 WIT

Foto bersama pada pembukaan kegiatan sosialisasi di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (18/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Dukcapil Mimika Sosialisasi Adminduk, Diikuti Elemen Masyarakat

Kamis, 18 Jun 2026 - 12:34 WIT