Pimpin Apel, Bupati Mimika Soroti Pegawai Tak Bekerja saat Berada di Kantor

Ahmad

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barisan ASN organisasi perangkat daerah (OPD) dalam apel gabungan yang dilaksanakan di halaman kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (26/5/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad).

Barisan ASN organisasi perangkat daerah (OPD) dalam apel gabungan yang dilaksanakan di halaman kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (26/5/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad).

MIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyoroti informasi terkait adanya pegawai di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang datang ke kantor namun tidak diberikan tugas oleh pimpinan untuk dikerjakan.

Johannes mengaku menerima informasi bahwa banyak pegawai di lingkup OPD yang setiap harinya masuk kantor namun tidak mendapat tugas dari pimpinan OPD untuk dikerjakan dan hanya menganggur saat jam kerja.

Menurut Johannes, hal ini sangat berdampak pada kualitas kinerja pegawai dan juga mempengaruhi pelayanan terhadap masyarakat.

“Saya berharap, tidak ada lagi pegawai yang datang dan tidak ada pekerjaan karena dibiarkan oleh pimpinannya,” ungkap Johannes saat memberikan arahan di hadapan seluruh ASN yang hadir dalam apel gabungan OPD di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (26/5/2025).

Johannes Rettob menegaskan agar hal ini tidak lagi terjadi. Secara khusus, ia juga meminta setiap kepala OPD agar dapat memperhatikan pemberian wewenang kepada setiap bawahannya agar para pegawai juga merasa diperhatikan.

Baca Juga :  Pj Sekda Mimika: Lomba HUT Korpri Momen Pererat Solidaritas Antar ASN dan Pegawai

Katanya, pimpinan OPD harus mampu memberikan kewenangan kepada masing-masing pejabat di bawahnya.

Kemudian, pejabat yang telah diberi wewenang dapat memberikan wewenang lagi kepada staf dan pegawai lainnya.

“Saya juga masih mendengar di setiap dinas masih ada pengkotak-kotakan dalam bekerja. Kelompok ini, kelompok itu. Ini kelompok yang dekat dengan pimpinan, ini kelompok yang kepala batu. Saya tidak ingin melihat dan mendengarnya lagi ya,” tegas Johannes.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinjau Pos Beoga, Kaskogabwilhan III: Prajurit Harus Profesional dan Humanis
Gandeng Uncen, BRIDA Mimika Garap Kajian Sosial Budaya Pemanfaatan Tailing Freeport
Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Permendagri Nomor 10 Tentang Sistem Manajemen Keamanan Data
Puluhan Personel Polri Naik Pangkat di Mimika, Ini Pesan Kapolres
Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua, Pemerintah Cetak 2.000 hektar Sawah
Dinsos Mimika Fokus Pulihkan Masa Depan Anak Putus Sekolah Lewat Pelatihan Keterampilan
Festival Cahaya Kreasi Papua Tengah Ditutup, Pemprov Dorong Pembinaan Talenta Pelajar
Dinas Sosial dan BBPPKS Jayapura Visitasi Akreditasi Yayasan Amungsa Cares Papua

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:17 WIT

Tinjau Pos Beoga, Kaskogabwilhan III: Prajurit Harus Profesional dan Humanis

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:32 WIT

Gandeng Uncen, BRIDA Mimika Garap Kajian Sosial Budaya Pemanfaatan Tailing Freeport

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:44 WIT

Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Permendagri Nomor 10 Tentang Sistem Manajemen Keamanan Data

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:01 WIT

Puluhan Personel Polri Naik Pangkat di Mimika, Ini Pesan Kapolres

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:41 WIT

Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua, Pemerintah Cetak 2.000 hektar Sawah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT