MIMIKA – Peternak di Kabupaten Mimika memilih untuk mendatangkan ternak sapi dan kambing dari luar untuk memenuhi permintaan hewan kurban di daerah menjelang hari raya Idul Adha 1446 Hijriah.
Seperti yang dilakukan oleh Ahmad Sawin, seorang pria paruh baya yang memiliki usaha jual beli hewan ternak di kilometer 7, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah.
Momen hari raya kurban ini, Ahmad mendatangkan ratusan ekor sapi serta puluhan ekor kambing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sapi didatangkan dari Maluku sekitar 145 ekor. Namun, ada yang mati sekitar 17 ekor. Jadi, di kandang tinggal 128 ekor,” ungkap Ahmad, saat ditemui wartawan, Selasa (27/5/2025).
Harga sapi yang dijual Ahmad mulai dari Rp40 juta per ekor dengan berat 400 sampai 500 kilogram. Lalu, satu ekor sapi dengan berat 250 kilogram dijual dengan harga Rp28 juta.
Sedangkan, kambing yang dijual oleh Ahmad dapat dibanderol dengan harga Rp6,5 juta per ekor dengan berat 30 kilogram.
Kemudian, kambing dengan berat 20 kilogram akan dijual dengan harga Rp5 juta.
Ahmad melanjutkan, semua hewan kurban miliknya telah diperiksa oleh petugas dari Karantina Papua Tengah serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Mimika.
Ahmad menyebut saat ini, sudah ada sekitar 80 ekor sapi yang laku terjual pasca didatangkan melalui jalur laut dari Maluku.
Sementara itu, meski berniat memenuhi kebutuhan hewan kurban di Mimika, namun Ahmad memperkirakan bahwa dalam Idul Adha tahun ini kebutuhan pasar sedikit menurun.
Oleh karena itu, pembelian sapi kurban kemungkinan akan berkurang.
“Mungkin ekonomi masyarakat di Mimika lagi kurang bagus itu menurut saya, karena biasanya yang berkurban biasa beli sampai dua, lima ekor tapi sekarang cuman satu ekor,” tutupnya.









