Edison Gwijangge Tanggapi Ancaman dan Tuduhan oleh Jubir OPM: “Saya Tolak Demi Tuhan”

Endy Langobelen

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Edison Gwijangge, mantan Penjabat Bupati Nduga periode 2023–2024. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video TikTok Edison Gwijangge)

Edison Gwijangge, mantan Penjabat Bupati Nduga periode 2023–2024. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video TikTok Edison Gwijangge)

NDUGA – Edison Gwijangge, mantan Penjabat Bupati Nduga periode 2023–2024, angkat bicara menanggapi tiga pernyataan kontroversial yang dikeluarkan oleh Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom, pada 6 Juni 2025 lalu.

Dalam pernyataannya yang disampaikan secara terbuka melalui video yang tersebar pada Senin (17/6/2025), Edison membantah keras tuduhan dan ancaman yang dilayangkan terhadap dirinya, keluarga, dan tim kerja.

Edison menegaskan bahwa pernyataan Sebby Sambom bukan hanya menyesatkan, tetapi juga berbahaya dan berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat Papua, khususnya warga Nduga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga Tuduhan Berat dari Sebby Sambom

Menurut Edison, Sebby Sambom telah mengeluarkan tiga pernyataan yang ia nilai sebagai ancaman dan fitnah serius. Ketiga pernyataan itu yakni sebagai berikut.

Baca Juga :  Hakim di Mimika Sambut Positif Wacana Kenaikan Gaji oleh Presiden Prabowo

Pertama, Sebby memerintahkan Egianus Kogoya, Panglima Kodap III TPNPB-OPM, untuk membunuh Edison beserta keluarga, anak cucu, dan tim kerjanya.

Kedua, Sebby menuduh Edison pernah berjanji kepada Egianus Kogoya untuk memberikan dana sebesar Rp25 miliar dalam rangka pembebasan pilot Susi Air, Kapten Philips Mark Mehrtens.

Ketiga, Sebby mengumumkan penetapan Edision sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pihak TPNPB-OPM.

Bantahan Tegas dan Seruan Moral

Edison dengan tegas membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyebut Sebby Sambom telah menyebarkan hasutan yang dapat memperkeruh situasi keamanan di Papua.

Ia juga mengingatkan bahwa penetapan status DPO merupakan kewenangan aparat hukum, bukan kelompok bersenjata.

“Saya secara pribadi bisa menerima, tetapi ketika Saudara mengancam keluarga saya, anak cucu saya, dan tim kerja saya, saya tolak. Demi Tuhan, saya tolak,” tegas Edison dalam pernyataannya.

Baca Juga :  Perusahaan dan Pemerintah Tak Lakukan Restorasi Lahan Gambut di Papua Barat

Edison juga menyerukan agar Sebby Sambom segera mencabut pernyataan-pernyataannya demi menjaga kedamaian di Tanah Papua.

Ia mengingatkan, jika tidak dicabut, maka kutukan moral dan sosial bisa menimpa pihak yang menebar ancaman tanpa dasar.

“Demi alam semesta Papua ini, Saudara cabut, kalau tidak, Saudara akan terkutuk,” ujarnya dengan nada tegas.

Minta Masyarakat Nduga Tidak Terprovokasi

Di akhir pernyataannya, Edison mengimbau masyarakat Nduga dan Papua secara umum untuk tidak terprovokasi oleh hasutan yang tidak berdasar.

Ia meminta semua pihak menjaga keamanan dan tidak terjebak dalam konflik internal yang merugikan rakyat sendiri.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KNPI Kota Jayapura dukung Muara Tami Jadi Dapil Tersendiri
Rapper Cilik Nachyta Wakili Mimika di Expo Nasional Batam, Harap Dukungan Pemkab
Kepala Suku di Puncak Ajak Warga Jaga Keamanan Demi Masa Depan Pendidikan Anak
Silaturahmi dan Penyaluran Sembako, Tokoh Adat Puncak Dukung Bupati Jaga Keamanan demi Pembangunan
Mahasiswa Papua Gelar Panggung Rakyat, Tolak PSN dan Militerisme
CSR Freeport Disorot, Masyarakat Tsinga, Banti dan Aroanop Dinilai Masih Tertinggal
Mamberamo Raya: Warga Anggreso Desak Pemprov Papua Bangun Jalan ke Sarmi
Dewan Adat Daerah Mimika Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:36 WIT

KNPI Kota Jayapura dukung Muara Tami Jadi Dapil Tersendiri

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:28 WIT

Rapper Cilik Nachyta Wakili Mimika di Expo Nasional Batam, Harap Dukungan Pemkab

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:50 WIT

Kepala Suku di Puncak Ajak Warga Jaga Keamanan Demi Masa Depan Pendidikan Anak

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:21 WIT

Silaturahmi dan Penyaluran Sembako, Tokoh Adat Puncak Dukung Bupati Jaga Keamanan demi Pembangunan

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:53 WIT

Mahasiswa Papua Gelar Panggung Rakyat, Tolak PSN dan Militerisme

Berita Terbaru

Anggota Bawaslu Mimika, Diana Dayme menegaskan masyarakat di Distrik Kwamki Narama harus mengawasi jalannya Pemilu disamping menggunakan hak pilih. Pesan itu disampaikan dalam Forum Diskusi Politik

Politik

Bawaslu Mimika: Politik Uang Bikin Sengsara Lima Tahun

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:49 WIT