Seluruh Pekerja Terdampak Insiden Wet Muck di GBC Freeport Ditemukan

Ahmad

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Tanggap Darurat PT Freeport  Indonesia (PTFI) pada hari ini, Minggu, 5  Oktober 2025, telah menemukan dan  mengevakuasi 3 (tiga) jenazah rekan kerja  dari lokasi insiden luncuran material basah  di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block  Cave (GBC). (Foto: Istimewa/Dok. PTFI)

Tim Tanggap Darurat PT Freeport Indonesia (PTFI) pada hari ini, Minggu, 5 Oktober 2025, telah menemukan dan mengevakuasi 3 (tiga) jenazah rekan kerja dari lokasi insiden luncuran material basah di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC). (Foto: Istimewa/Dok. PTFI)

MIMIKA – Seluruh pekerja terdampak lucuran material basah (Wet Muck) di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) telah ditemukan.

Sebelumnya dua korban telah ditemukan pada 20 September 2025 lalu. Kemudian pada 5 Oktober 2025, lima pekerja lainnya pun ditemukan.

Hal itu dibenarkan Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas dalam keterangan resminya, Senin (6/10/2025). Tony Wenas menyampaikan bahwa kelima pekerja ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan penemuan seluruh 7 (tujuh) pekerja yang terdampak insiden pada 8 September 2025 maka proses pencarian serta penyelamatan dinyatakan selesai.

Sementara itu, berdasarkan hasil identifikasi oleh tim medis bersama pihak Kepolisian mengonfirmasi bahwa kelima rekan kerja yang ditemukan pada tahap akhir penyelamatan adalah sebagai berikut.

  1. Zaverius Magai, PT Redpath Indonesia
  2. Saudara Holong Gembira Silaban, PT Redpath Indonesia
  3. Saudara Dadang Hermanto, PT Redpath Indonesia
  4. Saudara Balisang Telile, warga negara Afrika Selatan, PT Redpath Indonesia
  5. Victor Bastida Ballesteros, warga negara Republik Chili, PT Redpath Indonesia
Baca Juga :  Dari Timur, Seruan Persatuan Bergema: Freeport Hadirkan Semarak Parade Budaya Nusantara

Tony Wenas pun menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian lima rekan kerja tersebut.

Ia menegaskan bahwa PT Freeport Indonesia memastikan pendampingan penuh bagi seluruh keluarga rekan kerja yang telah berpulang, serta penanganan jenazah dengan penuh hormat.

“Mereka adalah sahabat dan bagian dari keluarga besar Freeport Indonesia. Kehilangan ini membawa duka yang mendalam bagi kita semua,” tutur Tony Wenas.

“Atas nama pribadi dan perusahaan, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang telah berada di Tembagapura sejak 14 September 2025. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi kekuatan dan ketabahan bagi kita semua,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga :  TIFA 2024 Sediakan Puluhan Slot Stan Bazar dan Pameran Budaya, Simak Ketentuannya

Tony Wenas turut mengapresiasi Tim Penyelamat yang bekerja tanpa henti siang dan malam melakukan pencarian tehadap kelima korban, meski menghadapi resiko keselamatan yang tinggi.

Ia menyebutkan, penyelamatan memerlukan waktu panjang karena lokasi yang sulit dan volume material basah mencapai sekitar 800 ribu ton.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan tenaga, pikiran, dan doa,” sambungnya.

Selanjutnya, jenazah akan dibawa ke Jakarta untuk kemudian diantar ke kampung halaman masing-masing, kecuali jenazah Mendiang Zaverius Magai akan dimakamkan di Kuala Kencana, Timika.

Kata Tony, proses investigasi untuk mengetahui penyebab insiden akan terus dilanjutkan secara menyeluruh dan transparan.

Hasil investigasi akan menjadi dasar bagi perusahaan untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terjadi di masa mendatang.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Freeport dan Masyarakat Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Mimika
Freeport Gelontorkan Triliunan Rupiah per Tahun untuk Kelola Tailing
Kolaborasi Freeport dan Pemkab Mimika Dalam Peringatan Hari Lingkungan Sedunia Lewat Pameran
PSSI dan KNVB Rampungkan Coaching Clinic, Orbitkan Talenta Muda Mimika ke Panggung Internasional
Perkuat Ekosistem Pesisir Mimika, Freeport Tebar Bibit Baramundi dan Kepiting di Muara Tipuka
DLH Mimika dan Freeport Bersihkan Sungai Tersumbat Sampah
8 Pemuda Suku Kamoro Lulus IPN, Siap Kerja di Industri Perhotelan
Freeport Setor Tambahan Dividen Untuk Pemprov dan 8 Kabupaten Se-Papua Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:05 WIT

Freeport dan Masyarakat Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Pesisir Mimika

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:45 WIT

Freeport Gelontorkan Triliunan Rupiah per Tahun untuk Kelola Tailing

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:35 WIT

Kolaborasi Freeport dan Pemkab Mimika Dalam Peringatan Hari Lingkungan Sedunia Lewat Pameran

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:48 WIT

PSSI dan KNVB Rampungkan Coaching Clinic, Orbitkan Talenta Muda Mimika ke Panggung Internasional

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:50 WIT

Perkuat Ekosistem Pesisir Mimika, Freeport Tebar Bibit Baramundi dan Kepiting di Muara Tipuka

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT