MIMIKA – Kepolisian Resor Mimika memastikan situasi keamanan di wilayah Kabupaten Mimika tetap terkendali pasca penemuan dua jenazah di lokasi berbeda pada Selasa (2/12/2025).
Aparat menegaskan tidak ada pembatasan aktivitas masyarakat, namun patroli dan razia senjata tajam akan diperkuat, terutama di kawasan SP2, Distrik Mimika Baru.
Sebelumnya, dua pria ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan. Jenazah pertama ditemukan di kawasan SP9, Distrik Iwaka, dengan bagian tubuh terpisah dari kepala di pinggir jalan bersama sebuah sepeda motor.
Beberapa jam kemudian, jenazah lain ditemukan di jalan belakang Keuskupan Timika, tembusan Jalan Poros SP2–Irigasi, diduga juga menjadi korban kekerasan menggunakan senjata tajam.
Penemuan dua mayat di hari yang sama memicu kekhawatiran warga dan mendorong keluarga korban mendatangi Polres Mimika untuk menuntut pengungkapan kasus.
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menegaskan kondisi keamanan tetap aman dan aparat sedang bekerja maksimal untuk mengusut dua kasus tersebut.
“Untuk situasi di Timika saat ini pasca ditemukannya dua jenazah di dua TKP, untuk saat ini masih terpantau kondusif,” ujarnya pada Selasa (2/12/2025) malam.
Ia menambahkan bahwa seluruh jajaran kepolisian berkomitmen mengungkap tuntas kedua peristiwa itu.
“Kemudian kita dengan jajaran berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini,” katanya.
Menurutnya, kepolisian meningkatkan pola patroli dan mendapatkan dukungan penuh dari Brimob Batalyon B.
“Mulai malam ini sampai dengan nanti sudah aman, sampai dengan selanjutnya, apa lagi ini menjelang memasuki Natal ya, hari besar tahun baru, kita pastikan untuk Kabupaten Mimika ini dalam kondisi aman,” tutur Kapolres.
Kapolres juga meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi-informasi yang belum terbukti kebenarannya.
“Kemudian kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, kemudian tidak terprovokasi dengan berita-berita hoaks atau belum diketahui kebenarannya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menahan diri dan memberi ruang kepada aparat untuk bekerja.
“Jadi masyarakat tolong doakan kami, tolong bantu kami supaya kita bisa mengungkap kasus ini. Jadi tolong menahan diri, jangan menambah masalah. Nanti jadi masalah yang sekarang ini, fokus kita ini jadi kabur lagi,” katanya. “Percayakan kepada aparat kepolisian.”
Saat ditanya mengenai kemungkinan pembatasan aktivitas malam hari, Kapolres memastikan tidak ada larangan. Namun ia tetap meminta warga untuk berhati-hati dan mempertimbangkan keamanan saat berpergian.
“Oh tidak ada. Tapi kami mengimbau tetap waspada, apabila berpergian, hendaknya ya jangan sendirian lah. Kalau (berpergian) itu tidak penting, tidak perlu meninggalkan rumah,” ujarnya.
Polisi saat ini masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti dari dua lokasi kejadian. Dalam beberapa hari ke depan, Pos Keamanan di sejumlah titik akan diaktifkan kembali untuk memastikan stabilitas menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.










