PASTI-Papua Gelar Asesmen TPPS di Mimika Perkuat Percepatan Penurunan Stunting

Kevin Kurni

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Bupati Mimika, Frans Bokeyau, membawakan sambutan sekaligus membuka kegiatan asesmen menggunakan tools/alat penilaian tata kelola dan fungsi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Ballroom Hotel Horison Diana, Timika, Papua Tengah, Kamis (19/2/2026). (foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Staf Ahli Bupati Mimika, Frans Bokeyau, membawakan sambutan sekaligus membuka kegiatan asesmen menggunakan tools/alat penilaian tata kelola dan fungsi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Ballroom Hotel Horison Diana, Timika, Papua Tengah, Kamis (19/2/2026). (foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA – Dalam rangka memperkuat percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mimika, PASTI-Papua (Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia–Papua) dari Wahana Visi Indonesia menggelar asesmen menggunakan alat penilaian tata kelola dan fungsi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Horison Diana, Timika, Papua Tengah, Kamis (19/2/2026), dan dibuka secara langsung oleh Staf Ahli Bupati Mimika, Fransiskus Pokeyauw. Asesmen ini diikuti oleh lintas sektor yang tergabung dalam TPPS Kabupaten Mimika.

Dalam sambutannya, Fransiskus Pokeyauw menegaskan bahwa stunting masih menjadi persoalan serius dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Mimika.

“Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga memengaruhi perkembangan kecerdasan, kesehatan jangka panjang, dan produktivitas generasi masa depan,” kata Frans, sapaan akrabnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen memperkuat percepatan penurunan stunting melalui pendekatan konvergensi, yakni penyelarasan intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif yang melibatkan berbagai sektor.

Dalam konteks tersebut, TPPS dinilai memiliki peran strategis sebagai penggerak koordinasi, perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan program di semua tingkatan.

“Pemerintah daerah berharap seluruh peserta mengikuti proses asesmen secara terbuka dan konstruktif agar hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai alat pembelajaran bersama dalam memperkuat koordinasi lintas sektor,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lika-liku Perjalanan RSUD Mimika Menuju Rumah Sakit Tipe B

Frans menambahkan, keberhasilan percepatan penurunan stunting tidak dapat dicapai oleh satu sektor saja.

Sebaliknya, dibutuhkan komitmen bersama, kerja kolaboratif, serta kepemimpinan yang kuat di setiap level.

Pemerintah Kabupaten Mimika juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk tim penyelenggara dari Wahana Visi Indonesia, para kepala puskesmas, serta mitra lintas sektor yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Melalui asesmen ini, pemerintah berharap kinerja TPPS semakin optimal, sehingga program percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LKC Dompet Dhuafa Papua Gelar FGD Bahas Eliminasi Kusta
Urusan Kesehatan Bukan Cuma Tugas Dinas, Dinkes Mimika Gandeng Tokoh Adat dan Kampung
Dinkes Mimika Gelar Pembinaan dan Pemetaan Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan
Perubahan Iklim Global: Ketika Iklim Menghangat, Malaria Menguat di Mimika
Bupati Mimika Akui Data Malaria Keliru, Target Eliminasi 2030 Diperkuat
Mimika Uji Coba Primakuin Dosis Tinggi untuk Kejar Eliminasi Malaria 2030
Petrosea Percepat Penanggulangan Malaria di Mimika, Ratusan Kelambu Dibagikan ke Masyarakat
Gedung C2 RSUD Mimika Rp242 Miliar: Solusi Overkapasitas, DPRK Minta Pengawasan Ketat

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:26 WIT

LKC Dompet Dhuafa Papua Gelar FGD Bahas Eliminasi Kusta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:27 WIT

Urusan Kesehatan Bukan Cuma Tugas Dinas, Dinkes Mimika Gandeng Tokoh Adat dan Kampung

Senin, 18 Mei 2026 - 09:35 WIT

Perubahan Iklim Global: Ketika Iklim Menghangat, Malaria Menguat di Mimika

Sabtu, 25 April 2026 - 15:17 WIT

Bupati Mimika Akui Data Malaria Keliru, Target Eliminasi 2030 Diperkuat

Jumat, 24 April 2026 - 19:31 WIT

Mimika Uji Coba Primakuin Dosis Tinggi untuk Kejar Eliminasi Malaria 2030

Berita Terbaru

FGD - Peserta berfoto bersama usai Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta di Kota Jayapura di tengah tingginya angka kasus dan masih kuatnya stigma terhadap pasien. Galeripapua/Ikbal Asra

Pemerintahan

Dinkes Jayapura: 503 Pasien Kusta Masih Jalani Pengobatan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:18 WIT

Kesehatan - Peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) eliminasi kusta yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa di Puskesmas Abepura, Sabtu, 23 Mei 2026. Diskusi membahas percepatan eliminasi kusta, pengurangan stigma terhadap pasien, serta penguatan kolaborasi lintas sektor di Kota Jayapura. Galeripapua/ Ikbal Asra

Kesehatan

LKC Dompet Dhuafa Papua Gelar FGD Bahas Eliminasi Kusta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:26 WIT