DP3AP2KB Mimika Tekankan Kolaborasi dalam Percepatan Penurunan Stunting

Kevin Kurni

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika, Johana Aryam. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Kepala Dinas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika, Johana Aryam. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika, Johana Arwan, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan integrasi data dalam upaya percepatan penurunan stunting di Mimika, Papua Tengah.

Hal itu disampaikan Johanna kepada wartawan saat ditemui di Hotel Horison Diana Timika, Kamis (19/2/2026).

Menurut Johana, penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, serta berbagai mitra yang terlibat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada prinsipnya kita lebih banyak berbicara soal stunting. Tujuannya adalah bagaimana kita bisa berkolaborasi dengan pemerintah untuk mempercepat proses penurunan stunting di Kabupaten Mimika,” katanya.

Johana mengungkapkan, keberhasilan program tidak mungkin tercapai secara cepat tanpa keterlibatan seluruh stakeholder di Kabupaten Mimika.

Baca Juga :  Pj Ketua TP-PKK Mappi Turun Langsung Ke Distrik Minyamur dalam Upaya Penurunan Stunting

Johana juga menyampaikan apresiasi terhadap Wahana Visi Indonesia melalui Proyek Pasti Papua, yang dinilai turut memperkuat langkah percepatan penurunan stunting di Mimika.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan dalam pendataan kasus stunting, terutama di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

Disebutkan bahwa data yang ada saat ini dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kondisi yang terjadi di lapangan.

“Saya kurang tahu pasti tetapi jumlahnya sudah ada penurunan itu yang tadi saya sampaikan. Bahwa itu mungkin yang sudah terdata tapi mungkin ada juga di daerah-daerah yang masih sulit dijangkau, itu ada kemungkinan belum terdata karena situasi dan kondisi,” katanya.

Karena itu, Johana mendorong adanya integrasi data antar instansi agar tidak terjadi perbedaan angka antara satu lembaga dengan lembaga lain.

Baca Juga :  Sosialisasi Program Mace Teti, Loka POM Mimika: Gunakan Antibiotik Sesuai Aturan

“Kita ini sebenarnya mungkin datanya yang harus bekerja sama lagi dengan instansi lain, sehingga kita punya satu data. Jangan di Dinas Pemberdayaan Perempuan (datanya,red) lain, di Dinkes lain. Harapan kami bahwa ke depannya itu satu data yang kita pakai,” jelasnya

Johana menambahkan, koordinasi dengan Dinas Kesehatan terus dilakukan guna memastikan data yang digunakan sebagai dasar program benar-benar akurat dan dapat mendukung pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

Selain kerja teknis, Johana menilai percepatan penurunan stunting juga membutuhkan komitmen pelayanan yang tulus dari para pelaksana di lapangan, sehingga visi dan misi pemerintah daerah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien
Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030
Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi
Dinkes Mimika Gencarkan Sosialisasi Medical Check Up untuk Usia Produktif
Semangat Bhayangkara untuk Negeri, Polda Papua Tengah Layani Ratusan Warga Melalui Bakti Kesehatan
Tekan Kasus Malaria, 48 Kampung di Nabire Bentuk Tim Pengendalian
Dinas Kesehatan Mimika Gelar Pelatihan Nakes Guna Perkuat Layanan Posyandu
Permudah Perizinan Nakes, Dinkes Mimika Sinkronkan Data SIP dengan Sistem Nasional

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:51 WIT

DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:22 WIT

Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:49 WIT

Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:46 WIT

Dinkes Mimika Gencarkan Sosialisasi Medical Check Up untuk Usia Produktif

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:20 WIT

Semangat Bhayangkara untuk Negeri, Polda Papua Tengah Layani Ratusan Warga Melalui Bakti Kesehatan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (kiri), dan Vice President Government Relations PT Freeport Indonesia, Lenny Josephina (kanan), menandatangani Berita Acara Serah Terima hibah 11 kilometer pipa HDPE di area operasional dataran rendah PTFI, Mile 34, Mimika, Papua Tengah, Kamis, 9 Juli 2026. Dok. PTFI

Freeport

PTFI Serahkan Hibah 11 Km Pipa HDPE ke Pemkab Mimika

Jumat, 10 Jul 2026 - 14:39 WIT