Pendulang Blokir Jalan, Polisi Siap Jembatani Audiensi ke DPRK Mimika

Kevin Kurni

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pendulang berkumpul sesaat sebelum membubarkan diri dari lokasi pemalangan di Jalan Ahmad Yani - Jalan Leo Mamiri, Selasa (24/3/2026) malam. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Para pendulang berkumpul sesaat sebelum membubarkan diri dari lokasi pemalangan di Jalan Ahmad Yani - Jalan Leo Mamiri, Selasa (24/3/2026) malam. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Aksi pemalangan jalan disertai pembakaran ban di Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Leo Mamiri, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kembali terjadi pada Selasa (24/3/2026).

Aksi ini dilakukan oleh masyarakat pendulang emas sebagai bentuk protes atas belum adanya kepastian pembelian hasil dulang mereka.

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, turun langsung menemui massa aksi. Ia menyebut, tuntutan utama para pendulang adalah kejelasan kapan aktivitas pembelian emas oleh toko atau pihak penampung dapat kembali berjalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Intinya mereka meminta kepastian kapan toko atau pembeli emas bisa kembali menerima hasil dulang. Ini bukan hanya persoalan di Timika, tetapi sudah menjadi isu nasional,” ujarnya.

Menurut Kapolres, pihak kepolisian telah menyarankan agar aspirasi tersebut disampaikan secara resmi melalui surat.

Baca Juga :  Karantina Papua Tengah Selamatkan Nuri Kepala Hitam yang Diselundupkan

Polres Mimika, kata dia, siap memfasilitasi pertemuan antara perwakilan pendulang dengan pemerintah daerah, khususnya DPRK Mimika.

“Kami sarankan koordinator aksi menyurat secara resmi, nanti kami fasilitasi audiensi dengan DPRK agar bisa dicarikan solusi bersama,” jelasnya.

Ia menambahkan, salah satu opsi yang dapat dibahas dalam audiensi tersebut adalah pembentukan wadah resmi, seperti koperasi, guna menampung dan mengatur penjualan emas hasil dulang masyarakat.

Kapolres menegaskan bahwa persoalan ini menyangkut kebutuhan hidup masyarakat, sehingga perlu penanganan serius dan cepat dari pemerintah.

“Karena ini masalah dengan perut kan, jadi semoga dalam waktu dekat kita akan fasilitasi ke pemerintah setempat dalam hal ini DPRK,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan bahwa kehadiran aparat kepolisian bertujuan untuk mengamankan jalannya penyampaian aspirasi, bukan untuk berseberangan dengan masyarakat.

Baca Juga :  170 Pengurus Rumah Ibadah Penerima Dana Hibah di Mimika Diminta Siapkan LPJ

“Kami aparat kepolisian itu melayani dan mengamankan para pendulang untuk menyampaikan aspirasinya,” tegasnya.

Meski demikian, Kapolres mengimbau agar aksi dilakukan secara tertib dan tidak berujung anarkis. Ia memastikan seluruh persoalan masih dapat diselesaikan melalui dialog.

“Ya setidaknya jangan sampai berbuat anarkis, ini bisa kita diskusikan, bisa kita bicarakan untuk mencari win-win solusi yang terbaik,,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa aksi serupa sebelumnya sempat mereda, namun kembali muncul setelah adanya penindakan oleh Mabes Polri yang berdampak pada aktivitas jual beli emas.

Meski para pendulang telah memahami situasi tersebut, mereka tetap berharap adanya kepastian serta fasilitasi resmi dari pemerintah daerah.

Saat ini, Polres Mimika masih menunggu surat resmi dari koordinator aksi sebagai dasar untuk memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan pihak terkait.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga
Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas
Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita
Sarang Sabu di Lorong Togel Mimika Digerebek, Polisi Sita Timbangan dan Bong
Pemulihan Kerugian Negara Rp31,3 Miliar Kasus Korupsi Proyek Aerosport Mimika
LBH TPRA Laporkan Dugaan Mafia Tanah Keluarga Sumbari ke Polisi, Soroti Sikap BPN Mimika
Bupati Mimika Laporkan Media Papua News Online ke Polisi, Persoalkan Sejumlah Pemberitaan
Polres Mimika Gelar Razia dan Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:20 WIT

12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga

Jumat, 25 September 2026 - 18:00 WIT

Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas

Rabu, 23 September 2026 - 19:55 WIT

Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita

Rabu, 23 September 2026 - 12:59 WIT

Sarang Sabu di Lorong Togel Mimika Digerebek, Polisi Sita Timbangan dan Bong

Rabu, 23 September 2026 - 00:17 WIT

Pemulihan Kerugian Negara Rp31,3 Miliar Kasus Korupsi Proyek Aerosport Mimika

Berita Terbaru

Suasana workshop yang diselenggarakan oleh LMA Tsingwarop di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Jumat (25/9/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Organisasi

Kedaulatan Masyarakat Adat Tsingwarop di Tengah Arus Investasi

Jumat, 25 Sep 2026 - 18:43 WIT

Suasana kegiatan penyusunan analisis laporan pertanggungjawaban APBD 2026 di Aula Kantor BPKAD Mimika. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

BPKAD Mimika Dorong APBD Tak Berhenti pada Serapan Anggaran

Jumat, 25 Sep 2026 - 17:34 WIT