BRIDA Mimika Dorong Pembangunan Berbasis Data, Perkuat Sinergi dengan Lembaga Pusat

Ahmad

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim BRIDA Kabupaten Mimika saat melaksanakan audiensi dengan BKSDN Kemendagri di Jakarta, Kamis (9/4/2026). (Foto: Dok. BRIDA Mimika)

Tim BRIDA Kabupaten Mimika saat melaksanakan audiensi dengan BKSDN Kemendagri di Jakarta, Kamis (9/4/2026). (Foto: Dok. BRIDA Mimika)

MIMIKA – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika mempercepat langkah penguatan ekosistem kebijakan berbasis data melalui kolaborasi strategis dengan tiga lembaga pusat.

Langkah ini diambil untuk memastikan pembangunan di wilayah Papua Tengah tidak lagi berpijak pada asumsi, melainkan pada bukti ilmiah yang akurat (evidence-based policy).

Delegasi BRIDA Mimika melakukan rangkaian audiensi intensif dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bappenas, dan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri di Jakarta, pada 9 Maret 2026 lalu, guna menyelaraskan peta jalan inovasi daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan dengan BRIN, fokus utama tertuju pada sinkronisasi kebijakan nasional serta peluang pendanaan melalui skema co-funding. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan pendampingan teknis dalam penyusunan peta jalan inovasi khusus bagi Kabupaten Mimika.

Sementara itu, pembahasan dengan Bappenas menyoroti integrasi data hasil kajian ilmiah ke dalam dokumen perencanaan daerah, seperti RPJMD dan RKPD. Upaya ini dilakukan agar setiap keputusan pembangunan memiliki dasar akademis yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :  Rakerda Perdana, Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Tetapkan 7 Kesepakatan

Sekretaris BRIDA Kabupaten Mimika, Darius Sabon Rain, menyatakan bahwa koordinasi ini merupakan fondasi vital bagi lembaga yang baru terbentuk tersebut.

“Sebagai lembaga yang baru, BRIDA Mimika harus bergerak cepat membangun fondasi yang kuat melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat. Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan di Mimika ke depan benar-benar berbasis riset dan data yang valid, bukan sekadar asumsi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin siang (13/4/2026).

Dari sisi kelembagaan, BRIDA berkoordinasi dengan BSKDN Kemendagri untuk memastikan tata kelola dan regulasi daerah berjalan harmonis dengan Bappeda, guna menghindari tumpang tindih kewenangan.

Plt. Kepala BRIDA Mimika, Slamet Sutejo, memproyeksikan Kabupaten Mimika sebagai pionir dalam penerapan kebijakan berbasis pengetahuan di wilayah timur Indonesia.

Baca Juga :  Harga Cabai di Timika Naik Rp120 ribu, Begini Kata Kadisperindag

Ia menilai keunikan sumber daya alam dan manusia di Mimika adalah modal besar untuk menjadi pilot project nasional.

“Oleh karena itu, sinergi dengan BRIN, Bappenas dan Kemendagri menjadi sangat penting untuk mempercepat langkah tersebut,” jelas Slamet.

Slamet menekankan bahwa keberhasilan BRIDA tidak hanya diukur dari jumlah kajian yang dihasilkan, melainkan dari sejauh mana hasil riset tersebut diadopsi oleh pemerintah daerah dalam pengambilan keputusan strategis.

“Tantangan kita bukan hanya menghasilkan riset, tetapi bagaimana memastikan hasil riset tersebut digunakan dalam setiap pengambilan keputusan. Di sinilah peran BRIDA sebagai penghubung antara ilmu pengetahuan dan kebijakan menjadi sangat strategis,” tegasnya.

Melalui orkestrasi inovasi ini, BRIDA Mimika menargetkan transformasi daerah menjadi pusat percontohan pembangunan yang adaptif, terukur, dan transparan di Tanah Papua.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Mimika Tegur Pejabat Tahan Kendaraan Dinas Usai Mutasi
Sertijab Direktur RSUD Mimika: Tongkat Estafet Berpindah, Tantangan Baru Menanti
Paskah 2026, Menteri Agama Ajak Umat Doakan Bangsa
WFH Tiap Jumat, Papua Tengah Genjot Birokrasi Digital dan Efisiensi Anggaran
Soal WFH, Bupati Mimika Tunggu Arahan Gubernur
Bappeda Mimika Soroti Otsus Belum Tepat Sasaran, Fokus Benahi Pendidikan dan Pengawasan
Fasilitas Air Bersih di Pesisir Mimika Banyak Rusak, Pengelolaan Diubah
Musrenbang RKPD, Bupati Mimika: Sektor Pendidikan jadi Prioritas Utama

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 14:15 WIT

BRIDA Mimika Dorong Pembangunan Berbasis Data, Perkuat Sinergi dengan Lembaga Pusat

Senin, 13 April 2026 - 15:02 WIT

Wabup Mimika Tegur Pejabat Tahan Kendaraan Dinas Usai Mutasi

Selasa, 7 April 2026 - 22:30 WIT

Sertijab Direktur RSUD Mimika: Tongkat Estafet Berpindah, Tantangan Baru Menanti

Minggu, 5 April 2026 - 04:34 WIT

Paskah 2026, Menteri Agama Ajak Umat Doakan Bangsa

Jumat, 3 April 2026 - 23:05 WIT

WFH Tiap Jumat, Papua Tengah Genjot Birokrasi Digital dan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru

Rapat koordinasi Satgas pelaksanaan MBG di Kantor Pusat Pemerintahan, SP3, Timika, Papua Tengah, Selasa (14/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Pendidikan

Terungkap Penyebab Mandeknya Pelayanan MBG di Mimika

Selasa, 14 Apr 2026 - 19:48 WIT

Siswi SD Inpres Nawaripi di Mimika, Papua Tengah, menyampaikan keluhan langsung kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait mandegnya pelayanan MBG. (Foto: Tangkapan layar video yang beredar)

Pendidikan

MBG Mimika Mandek: Siswa Mengadu, Satgas Mengaku Tak Punya Data

Selasa, 14 Apr 2026 - 12:39 WIT

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, berkomunikasi dengan para pejabat usai apel gabungan di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan, SP3, Timika, Papua Tengah, Senin (13/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Pemerintahan

Wabup Mimika Tegur Pejabat Tahan Kendaraan Dinas Usai Mutasi

Senin, 13 Apr 2026 - 15:02 WIT