Upah Kerja Tidak Dibayar, Warga Kembali Palang Jalan di Distrik Mimika Timur

Sabtu, 9 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat kepolisian sedang bernegosiasi dengan warga untuk membuka akses jalan yang dipalang.

Aparat kepolisian sedang bernegosiasi dengan warga untuk membuka akses jalan yang dipalang.

TIMIKA – Kembali terjadi warga yang merupakan anggota Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Pomako melakukan aksi palang jalan di Jalan utama menuju pelabuhan, Kampung Hiripau sebelum Markas Kompi Senapan A Yonif 754/ENK Mapurujaya, Sabtu (9/7/2022) pagi.

Aksi palang jalan itu sempat membuat aktivitas masyarakat terganggu sebab para pengendara tak dapat melintasi jalan tersebut.

Kendati demikian setelah dilakukan negosiasi oleh aparat kepolisian selama kurang lebih satu jam, aksi palang jalan itu akhirnya dihentikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Palang jalan sudah dibuka. Sudah dilakukan mediasi juga bersama seluruh pihak,” ujar Kapolsek Mimika Timur, Iptu Boby Pratama saat dihubungi via telepon.

Dari keterangan yang disampaikan, aksi palang itu kembali dilakukan karena hak-hak buruh TKBM Pelabuhan Pomako hingga kini belum juga dibayar oleh Koperasi TKBM.

Baca Juga :  Wabup JR Laporkan YK Cs ke Polres Mimika Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

“Jumlah besaran uang untuk 4 regu yang belum dibayarkan itu sekitar Rp 124 juta,” jelas Kapolsek menambahkan.

Senada dengan itu, Kepala Distrik Mimika Timur, Bakri Athoriq melalu panggilan telepon membenarkan bahwa aksi palang jalan itu terjadi akibat Koperasi TKBM belum mebayarkan hak upah kerja dari para buruh tersebut.

“Pemalangan jalan itu terjadi karena ada penunggakan pembayaran gaji TKBM regu 9, regu 11, 13 dan 18. Kurang lebih dua Minggu hak mereka belum dibayarkan,” terang Kadistrik Mimika Timur.

Disebutkan lebih lanjut, aksi palang jalan itu bertujuan agar koperasi TKBM segera melunasi hak-hak tenaga kerjanya.

Baca Juga :  TPNPB-OPM Keluarkan Perintah Tembak Mati Pekerja Jaringan Telekomunikasi di Papua

“Tapi tadi sudah dimediasi di Polsek Mimika Timur. Jadi nanti hari Senin (11/7/2022) paling lambat jam 3 sore, pihak koperasi akan bertanggung jawab untuk membayar semua tunggakan atau gaji para buruh tersebut,” terang Bakri.

“Dan juga ada permintaan dari TKBM, apabila hak-hak mereka belum juga dibayar sampai waktu yang disepakati, maka mereka akan kembali menutup aktivitas di pelabuhan,” imbuhnya.

Ke depannya, kata Bakri, sistem pembayaran upah gaji akan dilakukan ketika hendak melakukan pembongkaran muatan.

“Jadi nanti uang ada di depan mata dulu baru TKBM boleh bongkar biar tidak terulang kembali kejadian pemalangan seperti ini. Hal ini kita sepakati karena aksi serupa sudah terjadi yang ketiga kalinya,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Galang Dana, Mahasiswa Papua Kirim Donasi untuk NTT
Sambangi Tablanusu, Jose Alvan Ohei Bangun Mental dan Ekonomi Masyarakat Tanah Merah
Sekolah di Mimika Disiapkan Menuju Adiwiyata Nasional, DLH Perkuat Pendampingan
Hari Juang Polri, Polres Mimika Gelar Lomba “Jadi Kapolres Sehari” untuk Anak-Anak
75 Pasangan OAP di Mimika Timur Jauh Ikuti Nikah Massal
103 Pasangan di Mimika Ikuti Isbat dan Nikah Massal Menyambut HUT RI
Bangkitkan Mental Pemuda Papua, Jose Alvan Ohei Kenalkan ONOMI
Penguatan Peran Kla dan Marga Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Ekonomi Papua

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:17 WIT

Tiga Hari Galang Dana, Mahasiswa Papua Kirim Donasi untuk NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:29 WIT

Sambangi Tablanusu, Jose Alvan Ohei Bangun Mental dan Ekonomi Masyarakat Tanah Merah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:29 WIT

Sekolah di Mimika Disiapkan Menuju Adiwiyata Nasional, DLH Perkuat Pendampingan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:12 WIT

Hari Juang Polri, Polres Mimika Gelar Lomba “Jadi Kapolres Sehari” untuk Anak-Anak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:35 WIT

75 Pasangan OAP di Mimika Timur Jauh Ikuti Nikah Massal

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT

Suasana di sekitar lokasi kejadian saat dikerumuni warga setempat dan polisi pada Sabtu malam, 12 September 2026. (Foto: Polres Mimika)

Hukrim

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:14 WIT