Menuju Kemandirian di 2023, Pemkab Mimika Mulai Data Calon Anggota Panitia Lelang

Kamis, 14 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBJ Mimika, Bambang Wijaksono

Kepala BPBJ Mimika, Bambang Wijaksono

TIMIKA – Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika telah menggelar analisis kebutuhan fungsional pengadan barang dan jasa.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan baik di lantai 3 kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika pada hari Kamis (14/7/2022).

Kepala BPBJ Mimika, Bambang Wijaksono di tempat yang berbeda mengatakan kegiatan analisis tersebut dilakukan untuk mempersiapkan Kelompok Kerja (Pokja) pelelangan tahun 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurut amanat undang-undang panitia lelang ini kan sudah harus tersentral di BPBJ, tapi sekarang masih ada melekat di OPD, batas akhirnya 30 Desember 2023,” jelasnya saat ditemui Galeripapua.com di Kantor DPRD Mimika.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa kegiatan pendataan dilakukan itu juga bertujuan untuk menghitung beban kerja atau berapa paket pekerjaan dalam setahun yang ada di Kabupaten Mimika.

Baca Juga :  Proposal Bantuan Pemilu 2024 Belum Diajukan KPU Mimika

“Untuk jabatan fungsional ini tidak seperti saya mau kerja, tetapi (jumlah anggota Pokja) disesuaikan dengan beban penghitungan analisis beban kerja, dan berapa paket yang ditender, makanya kita kumpulkan semua OPD,” ucap Bambang.

Setelah mendapat data analisis beban kerja atau paket pekerjaan per OPD, kata Bambang, pihaknya akan menghitung kembali dengan rumus tersendiri.

Kemudian dari pada itu, kebutuhan anggota Pokja akan diserahkan ke KemenPAN RB.

“Nanti mereka (KemenPAN) yang menentukan seumpama Mimika cukup 10 orang (anggota Pokja), padahal analisis saya butuhnya sekitar 20 sampai 25,” ujarnya.

Ia menambahkan dalam prosesnya KemenPAN akan menyerahkan data analisis kebutuhan jabatan fungsional BPBJ kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk kemudian diserahkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mimika.

Baca Juga :  Wabup Rettob Yakin Ada Manipulasi Data dalam Pengangkatan K2: Ini Kriminal, Saya Akan Tindak Tegas

“Nanti kan lewat BKD terus ditetapkan oleh Bupati, jadi saat ini kami masih menghitung (beban kerja dan jumlah jabatan fungsional),” terangnya.

Menurutnya, saat ini Mimika sudah memasuki waktu krusial sebab idealnya pembentukan Pokja BPBJ bisa dilakukan lebih cepat.

“Jangan menunggu 2023-nya. Saat ini sudah harus dibentuk agar nanti saat pemberlakukan di 2024 kita sudah siap, atau tinggal melengkapi kekurangannya saja,” kata Bambang.

Dia menegaskan, jika panitia Pokja tidak juga terbentuk hingga batas akhir waktu, maka Mimika tidak bisa melakukan lelang secara mandiri.

“Tidak bisa lelang mandiri, jadi harus ke daerah yang BPBJ-nya sudah mandiri. Di Papua ini adanya di Kota Jayapura dan Provinsi Papua,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PUPR Papua Tengah Upayakan Konektivitas Trans Nabire-Timika dan Enarotali-Sugapa
Menjahit Konektivitas, Menghapus Label 3T di Waropen
Tim Reforma Agraria Dibentuk, Pemanfaatan Lahan di Mimika Didorong Lebih Produktif
Enam Poin Krusial Hasil Forum Strategis Papua: Dari Revisi PMK hingga Sekber
Kekakuan Administrasi Jakarta vs Realitas Papua: Tantangan Otsus di Mata Velix Wanggai
36 Perusahaan Buka Lowongan di Job Fair Papua
Hari Kedua Forum Strategis Papua Fokus Matangkan Langkah Teknis dan 12 Poin Komitmen Timika
Forum Otsus Papua Dorong Revisi Aturan Anggaran dan Penguatan Layanan Dasar

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:16 WIT

PUPR Papua Tengah Upayakan Konektivitas Trans Nabire-Timika dan Enarotali-Sugapa

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:11 WIT

Menjahit Konektivitas, Menghapus Label 3T di Waropen

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:54 WIT

Tim Reforma Agraria Dibentuk, Pemanfaatan Lahan di Mimika Didorong Lebih Produktif

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:34 WIT

Enam Poin Krusial Hasil Forum Strategis Papua: Dari Revisi PMK hingga Sekber

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:44 WIT

Kekakuan Administrasi Jakarta vs Realitas Papua: Tantangan Otsus di Mata Velix Wanggai

Berita Terbaru

Mahasiswa Jurusan Farmasi Universitas Cenderawasih mengikuti kelas inovasi produk bahan alam Papua bersama UMKM Rumapapua Kombucha dalam mata kuliah Farmakognosi di Jayapura, Rabu, 13 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Pendidikan

UNCEN-Rumapapua Kenalkan Inovasi Produk Bahan Alam Papua

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:51 WIT

Pertandingan SMA SMRT 76 kontra SMK Yapis dalam turnamen Mini Soccer Kapolda Cup Season II antar SMA di Goldstone Arena, Jalan Irigasi, Timika, Rabu (13/5/2026) sore. (Foto: Istimewa/Fernando Rio)

Olahraga

Comeback Dramatis, SMA SMRT 76 Taklukkan SMK Yapis 2-1

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:12 WIT

 Bupati Waropen, Fransiscus Xaverius Mote saat diwawancarai awak media di Hotel Horison Diana, Selasa 12 Mei 2026 malam. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Menjahit Konektivitas, Menghapus Label 3T di Waropen

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:11 WIT