Kansilog Timika Datangkan 1.700 Ton Beras untuk Persediaan 3 Bulan ke Depan

Rabu, 8 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak petugas sedang mengangkut beras di gudang Kantor Bulog Timika, Jalan Yos Sudarso, SP1, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah.

Tampak petugas sedang mengangkut beras di gudang Kantor Bulog Timika, Jalan Yos Sudarso, SP1, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah.

MIMIKA – Kantor Seksi Logistik (Kansilog) Timika mendatangkan 1.700 ton beras dari Sulawesi Selatan untuk memenuhi persediaan kebutuhan masyarakat Mimika dalam tiga bulan ke depan.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Bulog Timika, Riyadi Muslim, saat ditemui pada Selasa (7/2/2023) siang di Kantor Bulog, Jalan Yos Sudarso, SP1, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah.

“Stok beras kita bisa memenuhi kebutuhan sampai tiga bulan ke depan atau sampai bulan April. Tapi nanti tetap ada juga penambahan beras untuk kebutuhan menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya.

Dikatakan bahwa selain untuk kebutuhan masyarakat Mimika, persediaan stok beras tersebut juga bakal disuplai ke beberapa kabupaten tetangga, seperti Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Puncak, dan Kabupaten Yahukimo.

Untuk Kabupaten Jayawijaya, kata Riyadi, akan dikirim sebanyak 250 ton beras, sementara Kabupaten Puncak dan Yahukimo masih menunggu permintaan.

“Kita juga ada bantu ke Wamena tapi cuma sedikit, 250 ton,” tuturnya menambahkan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa dalam menyuplai beras ke beberapa kabupaten, Kansilog turut bekerja sama dengan para pedagang guna mengaktifkan Rumah Pangan Kita (RPK).

Baca Juga :  Cegah Inflasi, Pemkab Puncak Jaya Gelar Rakor Harga Sembako dan BBM

Tujuannya agar bisa menyediakan kebutuhan beras bagi masyarakat dengan harga yang bisa dijangkau sesuai dengan HET.

Di samping itu, Riyadi mengungkapkan bahwa pihaknya pun menyediakan beras medium dalam kemasan berukuran 5 kg yang dijual dengan harga Rp50 ribu.

“Kita juga kan posisi sekarang gencarnya menggondol harga beras di pasaran. Lebih banyak kita gelontorkan beras untuk operasi pasar agar harga cenderung normal di Rp10.250,-. Cuma banyak pedagang yang jual di harga Rp10 ribu per kilo,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Berita Terbaru