BRIDA serta Kementerian Haji dan Umrah Resmi Gabung MPP Mimika

Ahmad

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Momen pengguntingan pita oleh Kepala Mal Pelayanan Publik Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau, dalam acara penandatanganan kerja sama yang berlangsug di lantai 3 MPP Kabupaten Mimika, Selasa (27/1/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Momen pengguntingan pita oleh Kepala Mal Pelayanan Publik Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau, dalam acara penandatanganan kerja sama yang berlangsug di lantai 3 MPP Kabupaten Mimika, Selasa (27/1/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Dua lembaga baru secara resmi bergabung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Mimika, Selasa (27/1/2026).

Adapun kedua lembaga dimaksud adalah Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika serta Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika.

Bergabungnya dua lembaga ini secara resmi diluncurkan dalam acara penandatanganan perjanjian kerja sama kolaborasi layanan pada MPP Kabupaten Mimika antara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dengan BRIDA Mimika, serta Kementerian Haji dan Umrah Mimika yang kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala MPP Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau, menyebutkan bahwa penandatanganan perjanjian kerja sama ini memiliki makna yang sangat strategis.

Menurutnya, ini bukan sekedar kegiatan administratif, melainkan merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi nyata antara Pemerintah Kabupaten Mimika dengan berbagai instansi, baik instansi vertikal maupun pemerintah daerah, dalam rangka memberikan peayanan yang lebih optimal, efektif, dan efisien kepada masyarakat.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap seluruh layanan yang diselenggarakan di MPP Mimika dapat berjalan dengan standar pelayanan yang jelas, prosedur yang sederhana, serta pemanfaatan teknologi informasi yang semakin baik,” ujar Marselino.

Baca Juga :  455 Usulan Distrik di Mimika Disetujui dalam Forum Perangkat Daerah

“Dengan demikian, masyarakat tidak lagi dipersulit oleh birokrasi yang berbelit, melainkan mendapatkan pelayanan yang pasti, cepat dan nyaman,” imbuhnya.

Marselino menegaskan, sebagai pengelola MPP, DPMPTSP berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan inovassi layanan.

Namun, ia menyadari bahwa keberhasilan MPP tentu tidak dapat dicapai tanpa dukungan dan komitmen dari seluruh instansi penyelenggara layanan.

“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh mitra kerja untuk menjadikan perjanjian kerja sama ini sebagai landasan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Mimika,” tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika, Abdul Sakir, kepada awak media menyampaikan bahwa meski merupakan kementerian baru, namun pihaknya akan berupaya mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat Mimika, terutama dalam hal pelayanan haji dan umroh.

Sementara itu, Plt Kepala BRIDA Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo, menyampaikan bahwa kehadiran BRIDA di MPP tentunya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendorong terobosan-terobosan baru sebagai bentuk inovasi untuk daerah.

Ia menyebutkan, selain kehadiran BRIDA di MPP, telah ada sederet inovasi yang akan dilanjutkan. Salah satu di antaranya adalah SIRIDAKAMI (Sistem Informasi Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Mimika).

Baca Juga :  Disambut secara Adat, AIYE Raih Dukungan dari Keluarga Dawan NTT di Mimika

“Ini sebenarnya sudah disiapin teman-teman dari Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) waktu lalu. Kita akan terus mendorong itu agar inovasi-inovasi yang lahir di Kabupaten Mimika benar-benar dirasakan manfaatnya untuk Kabupaten Mimika, untuk masyarakat Mimika dan juga bisa diadopsi, bisa diterapkan di daerah lain,” kata Slamet.

Menurut Slamet, jika kemajuan yang begitu pesat terjadi di Mimika maka tentu akan menjadi pencapaian yang sangat positif baik bagi masyarakat maupun daerah.

“Tentu kita di Mimika di ujung timur bukan berarti kita paling terbelakang, tapi kita bisa hadir memberikan nuansa baru dan menjadi pelopor daerah yang inovasi,” tuturnya.

Slamet melanjutkan, berbagai urusan mengenai pendampingan magang, penelitian strata secara berjenjang akan turut dibantu oleh BRIDA, termasuk bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan inovasinya sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

“Jadi semua saling mengisi, yang sudah disiapkan oleh masyarakat bisa disampaikan ke pemerintahh dan bermanfaat, dan yang disiapkan pemerintah bisa bermanfaat untuk pelayanan publik,” kata Slamet.

“Insya Allah ke depan berbagai inovasi dan terobosan akan kita terus jalan, kita koordinir dengan baik sehingga semua bisa dirasakan secara maksimal untuk masyarakat Mimika,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan
3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat
Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat
Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung
Waduh, Baru Tiga OPD di Mimika yang Serahkan LAKIP
Pejabat Pemkab Mimika Diingatkan Segera Lapor LHKPN, Tenggat 31 Maret 2026
KPK Soroti Aset Pesawat dan Helikopter Pemkab Mimika, Piutang Rp18,8 Miliar Belum Lunas
BRIDA Mimika Buka Akses Riset Daerah, Gandeng Perguruan Tinggi Lokal

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:49 WIT

Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIT

3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 01:54 WIT

Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:57 WIT

Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung

Senin, 2 Februari 2026 - 12:06 WIT

Waduh, Baru Tiga OPD di Mimika yang Serahkan LAKIP

Berita Terbaru

Sejumlah karyawan yang hendak naik ke Tembaga diperintahkan kembali pulang akibat adanya penembakan di area PT Freeport Indonesia, Mile Point 50, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Freeport

Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan

Kamis, 12 Feb 2026 - 01:06 WIT

Pesawat PK-SNR milik PT Smart Air Aviation yang ditembak saat menjalankan rute Tanah Merah menuju Danawage/Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Tengah, Rabu (11/2/2026). (Fotoo: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Peristiwa

Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Dua Pilot Gugur

Rabu, 11 Feb 2026 - 19:13 WIT