BRIDA Mimika Mulai Aktif, Siap Buka Layanan Riset dan Inovasi di MPP

Ahmad

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Plt Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika mulai menunjukkan langkah awal sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) baru dengan menyiapkan berbagai rencana strategis untuk mendukung riset dan inovasi daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BRIDA Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo, mengatakan bahwa saat ini BRIDA masih berada pada tahap persiapan teknis sebelum menjalankan program kerja secara penuh pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya.

“Sebagai OPD yang baru dibentuk, tentu kami masih mempersiapkan hal-hal teknis sebelum nanti mulai meracik berbagai program kerja di tahun 2026 dan menatap masa-masa mendatang,” ujar Slamet kepada awak media saat ditemui, Senin (26/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai langkah awal, BRIDA Mimika akan membuka loket pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) mulai Selasa (27/1/2026), sekaligus menyiapkan kantor operasional.

“Insyaallah besok, hari Selasa, kami sudah koordinasi dengan Pak Kadis DPMPTSP, kami akan bergabung di MPP (Mal Pelayanan Publik). Jadi nanti ada loket layanan BRIDA di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP),” jelas Slamet.

Baca Juga :  Pj Bupati Puncak Jaya Resmikan Pusda dan 90 Proyek Pembangunan Lainnya

Menurutnya, bergabungnya BRIDA di MPP merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan pelayanan nyata kepada masyarakat sekaligus mendukung ekosistem inovasi di Kabupaten Mimika.

BRIDA akan berperan dalam membantu berbagai pemangku kepentingan, baik masyarakat, OPD, maupun pihak eksternal, terkait pengembangan dan penguatan inovasi daerah.

“Kita bergabung di MPP tentunya terkait dengan misalnya membantu stakeholder eksternal atau masyarakat dan juga OPD terhadap inovasi-inovasi yang sudah diciptakan, yang dilaksanakan, ataupun juga invensi,” kata Slamet.

“Kita akan sama-sama mendiskusikan di situ (BRIDA, red), termasuk juga kita akan membantu untuk pengurusan HKI (Hak Kekayaan Intelektual, red),” tambahnya.

Lebih lanjut, Slamet menjelaskan bahwa kehadiran BRIDA bertujuan menyatukan seluruh aktivitas riset dan inovasi yang sebelumnya tersebar di berbagai OPD, agar berada dalam satu wadah kelembagaan.

Baca Juga :  Kunker ke Mimika, Dirjen Imigrasi Kemenkumham Apresiasi Operasional Tambang PTFI

Selain itu, BRIDA juga akan mengambil alih layanan perizinan riset yang selama ini ditangani Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika, khususnya izin penelitian dari kalangan akademisi dan pelajar.

“Fungsi BRIDA bagi masyarakat adalah menangani izin riset yang dilakukan masyarakat,” ujarnya.

“Selama ini izin-izin penelitian adik-adik mahasiswa, SMA, praktik, insyaallah yang selama ini dilayani di Kesbangpol, mulai tahun 2026 ini kita akan coba layani lewat BRIDA,” imbuh Slamet.

Ia menegaskan bahwa pengalihan layanan tersebut telah dikoordinasikan dengan pihak Kesbangpol dan akan dilakukan secara bertahap demi kelancaran pelayanan.

Dengan bergabungnya BRIDA di MPP, diharapkan layanan riset, inovasi, dan pengurusan hak kekayaan intelektual di Mimika dapat diakses lebih mudah dan terintegrasi.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan
3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat
Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat
Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung
Waduh, Baru Tiga OPD di Mimika yang Serahkan LAKIP
Pejabat Pemkab Mimika Diingatkan Segera Lapor LHKPN, Tenggat 31 Maret 2026
KPK Soroti Aset Pesawat dan Helikopter Pemkab Mimika, Piutang Rp18,8 Miliar Belum Lunas
BRIDA Mimika Buka Akses Riset Daerah, Gandeng Perguruan Tinggi Lokal

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:49 WIT

Bupati Mimika Tegur OPD Terkait LAKIP 2026, Baru 11 dari 58 OPD Patuh Pelaporan

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIT

3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 01:54 WIT

Data Dukcapil: Penduduk Mimika Tembus 323 Ribu Jiwa, Miru Paling Padat

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:57 WIT

Dana Otsus Mimika 2026 Menyusut, Pemkab Prioritaskan Pembangunan dari Kampung

Senin, 2 Februari 2026 - 12:06 WIT

Waduh, Baru Tiga OPD di Mimika yang Serahkan LAKIP

Berita Terbaru

Sejumlah karyawan yang hendak naik ke Tembaga diperintahkan kembali pulang akibat adanya penembakan di area PT Freeport Indonesia, Mile Point 50, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Freeport

Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan

Kamis, 12 Feb 2026 - 01:06 WIT

Pesawat PK-SNR milik PT Smart Air Aviation yang ditembak saat menjalankan rute Tanah Merah menuju Danawage/Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Tengah, Rabu (11/2/2026). (Fotoo: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Peristiwa

Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Dua Pilot Gugur

Rabu, 11 Feb 2026 - 19:13 WIT