Depresi Ditinggal Mantan, Seorang Pria di Timika Tewas Gantung Diri

Minggu, 18 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak jasad korban tergantung di kosen pintu rumah.

Tampak jasad korban tergantung di kosen pintu rumah.

MIMIKA – Seorang pria berinisial AP, berusia 24 tahun, ditemukan tewas gantung diri di Kompleks Perumahan Duta Komar SP 2, Kampung Wanagon, Mimika, Papua Tengah, Minggu (18/6/2023).

Kasihumas Polres Mimika, Ipda Hempi Ona, melalui keterangan tertulisnya membenarkan peristiwa tersebut.

“Iya benar, jasad korban ditemukan di kamar rumahnya dalam keadaan tergantung menggunakan tali selang,” ujar lpda Hempi via WhatsApp.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ipda Hempi menyampaikan bahwa korban sebelumnya berprofesi sopir mobil rental di SP 2. Korban diduga gantung karena mengalami depresi ditinggal mantan pacarnya.

“Korban tidak pernah bercerita terkait masalah kepada keluarga maupun orang-orang sekitar. Diduga korban mengalami depresi akibat permasalahan dengan mantan pacar korban yang mana sudah putus dan karena tidak bisa menerima, korban melakukan aksi bunuh diri,” jelas Hempi.

“Korban sempat bertengkar dengan mantan pacar korban dengan mendatangi mantan pacar korban untuk meminta bisa menjalin hubungan kembali. Namun, mantan pacar korban sudah tidak mau,” ungkapnya.

Baca Juga :  Karantina Papua Tengah Periksa 38 Ekor Sapi Kurban yang Didatangkan dari Maluku ke Mimika

Ipda Hempi menjelaskan, berdasarkan keterangan dari saksi 1, sekitar pukul 10.30 WIT, korban bersama saksi 1 minum kopi di dalam kamar korban.

“Kemudian pukul 11.00 WIT, saksi 1 pergi ke kebun di SP 4 untuk melakukan aktifitas berkebun. Setelah itu, saksi sudah tidak mengetahui keadaan korban. Pukul 15.00 WIT, saksi kembali ke rumah dan mengetok pintu memanggil korban. Namun, tidak ada jawaban dari korban,” jelas Hempi.

Lantaran tidak ada jawaban, lanjut Hempi, saksi 1 kemudian memanggil teman untuk mengecek keadaan korban di dalam.

“Teman saksi 1 lalu mendobrak pintu dan saat masuk ke dalam rumah, mereka melihat korban sudah dalam keadaan tergantung,” tutur Hempi.

Di samping itu, Hempi menyampaikan, adapun keterangan yang didapat dari saksi 2 bahwa pada pukul 14.00 WIT, korban sempat chat saksi 2 untuk datang mengubur mayat korban.

“Korban juga mengirim 2 foto melalui Masengger kepada saksi. Kemudian saksi mencoba menelfon korban berulang kali tetapi tidak di angkat,” ujar Hempi.

Baca Juga :  Tekuk SMA SMRT 76, Taruna Segel Tiga Poin di Kapolda Cup II

Tepat pukul 17.10 WIT, kata Hempi, saksi kembali menelfon ke nomor HP korban dan diangkat oleh sepupu korban.

“Pas diangkat oleh sepupunya, saksi langsung menanyakan keberadaan korban. Sepupunya menjawab korban di rumah dan membenarkan bahwa korban bunuh diri. Saksi pun menuju ke TKP,” tutur Hempi.

Lebih lanjut Ipda Hempi menjelaskan bahwa mendapatkan informasi penemuan mayat ini pada pukul 17.06 WIT dari seorang anggota Polres Mimika.

“Pada pukul 17.10 WIT, piket fungsi Polres Mimika bersama patroli Polsek Mimika Baru bergerak menuju TKP. Pukul 17.27 WIT, tim Inafis tiba di TKP dan selanjutnya melakukan olah TKP,” kata dia.

Ipda Hempi mengatakan, saat ini, pihaknya terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan kerabat korban guna menyampaikan kejadian ini kepada orang tua korban yang berada di Nusa Tenggara Timur.

“Kami juga sedang mencari keluarga yang ada di Timika untuk memastikan apakah proses pemakaman jenazah korban dilakukan di Timika atau di kampung halaman,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV
MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot
Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:00 WIT

Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:41 WIT

MRP Papua Tengah Tampung Aspirasi Perempuan Mimika, Berbagai Persoalan Disorot

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:21 WIT

Fakhiri dan FPHS Tsingwarop Perkuat Komitmen Kawal Dana 4 Persen Freeport

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Berita Terbaru

Kepala Disdukcapil Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo saat diwawancarai di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (18/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Dukcapil Siaga, Membaca Arah Baru Tertib Adminduk di Mimika

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:56 WIT

Foto bersama pada pembukaan kegiatan sosialisasi di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (18/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

Dukcapil Mimika Sosialisasi Adminduk, Diikuti Elemen Masyarakat

Kamis, 18 Jun 2026 - 12:34 WIT